
Sepulang sekolah, kavin selalu menggenggam erat tangan ratu, seakan bilang kesemua murid yang ada disekolah kalau ratu itu punya kavin.
Ratu tidak menolak kavin, ratu malah sangat menikmati perlakuan yang dianggap ratu sangat manis itu, tatapan menggoda kavin sangat memikat ratu, didunia ratu sekarang hanya ada kavin.
Kavin juga sangat terpikat dengan pesona dari ratu, cewek yang banyak menarik perhatian dikalangan cowok cowok.
Perasaan yang sangat nyaman, penuh kelembutan dan kehangatan, itulah kavin dan ratu sekarang.
Sambil jalan beriringan, saling malu malu, tapi sama sama bersikap setenang mungkin, kalau soal begitu mereka sudah terbiasa menghadapinya.
“Kita berdua lucu ya sekarang? Kamu jangan senyum deh.” Ucap kavin.
“Iyaa lucu, kamu lebih lucu deh sekarang, sejak kapan kamu semanis ini? Kenapa ? Tanya ratu heran.
Kavin berbisik “cuma aku yang boleh melihat senyum kamu! Jadi nanti aja senyumnya pas cuma hanya ada aku aja.” Jawab kavin.
“Lah, suka suka aku dong, selama ini aku mau tersenyum kesiapapun bebas! Kenapa kamu larang larang?” Kata ratu yang merasa keberatan.
“Soalnya kamu cantik banget kalau lagi tersenyum, jadi kamu jangan suka senyum senyum ke cowok lain ya! Aku gak suka, terutaa Tommy.”
“Loh cowok kayak kamu bisa takut juga ya? Dasar posesif. Kamu juga jangan suka tebar pesona ke cewek cewek lain, jangan cuma aku doang. Kenapa dengan tommy? Tommy itu baik lo. Dia cowok yang dekat dengan aku selama ini. Kalau tommy aku gak janji deh.” Ucap ratu.
“Aku gak tebar pesona aja mereka udah datang sendiri kok, apalagi kalau aku tebar pesona? Iya aku gak suka melihat kamu terlalu dekat dengan tommy. Kenapa kamu gak bisa janji?” Ucap kavin kesel dengan jawaban ratu.
Seketika ratu tertawa, karena lucu melihat sikap kavin yang sedang cemburu kepada tommy. “Kok aku jadi gemes ya melihat kamu begini?” Ucap ratu seraya menggoda kavin.
“Pokoknya aku gak suka melihat kamu dekat dekat dengan tommy, udah cukup selama ini kamu berdekatan dengan dia, sekarang kamu itu pacar aku! Aku gak kasih izin kamu untuk dekat dekat dengan dia! Titik.” Ucap kavin yang semakin kesal.
“Kamu cemburu ya? Ih lucunya pacar siapa sih?” Ucap ratu sambil mengusap usap pipi kavin.
“Pacar kamu lah, siapa yang cemburu! Aku cuma bilang aku gak suka aja. Ngerti gak sih.” Ucap kavin dengan gengsi mengakui bahwa dirinya emang sedang cemburu ratu terlalu dekat dengan tommy.
Ratu hanya bisa menahan tawanya, iya iya, gengsi amat sih kamu untuk mengaku? Cemburu juga gapapa kok, wajar kan?” Ucap ratu.
“Aku bilang aky gak cemburu, ih kamu gak ngerti ngerti deh! Kesel aku.” Ucap kavin sambil cemburut.
Ratu hanya tertawa geli melihat tingkah kavin yang seperti ini, “iyaa deh iya gak cemburu. Aku oercayaaa kok.” Ucap ratu.
Kavin hanya tersenyum membelai secara perlahan rambut ratu, ratu hanya menikmati semua perlakuan kavin.
“Aku antarin kamu pulang ya?” Ucap kavin.
“Gak usah lah vin, aku bisa balik sendiri kok.” Ucap ratu.
“Pokoknya kamu harus setuju, gak boleh nolak!” Ucap kavin.
Ratu hanya menatap kavin sekilas lalu cemberut.
Dasar cowok posesif, terlalu banyak aturan, gak boleh ini, gak boleh itu, harus begini, tidak boleh begitu. Batin ratu pasrah.
****
“Vin aku masih penasaran gimana caranya kamu mutusin vika? Kamu lihat kan dia serius banget cinta sama kamu, kenapa kamu malah memilih aku?”
“Hmmp, kenapa ya? Karena vika bukan kamu! Coba vika jadi kamu, pasti akan aku jadikan pacar deh.” Ucap kavin jail.
“Yee aku serius vin, kamu jangan bercanda deh, gak lucu tauu!” Ucap ratu kesel dengan apa yang baru didengarnya.
"Aku bilang kedia kalau aku gak suka cewek licik." lalu kavin kembali mengingat pada saat kavin sorenya berencana untuk ngajak vika ketemu.
FLASHBACK ON
Kavin mengajak untuk ketemuan vika, sorenya setelah pulang dari rumah ratu, ya kebetulan vika juga masih dijalan pulang menuju rumahnya setelah bertemu raya. perasaan vika gak enak saat kavin mengajak ketemuan dirinya, ada firasat buruk yang bahkan dia sendiri tidak mengetahuinya. tidak senang seperti biasa vika untuk ketemu kavin,
'kok semakin dekat perasaan gue makin gak enak aja ya? tumben amat kavin ngajak gue ketemuan sore sore begini? ada apa ya?' batin vika.
kavin sudah sam[ai di cafe citra pelangi, kavin sedang menunggu kedatangan vika, vika muncul tiba tiba langsung duduk dihadapan kavin, kavin gak ingin berlama lama atau bahkan sekedar basa basi, kavin langsung to the point aja.
'Vik ada hal yang lo sembunyiin dari gue? gue paling benci melihat cewek yang berbohong, kalau ada tolong lo kasih tau gue, jujur ke gue dari sekarang, ada gak?' ucap kavin sangat tegas.
vika gugup seketika, 'aduh mampus gue, apa yang harus gue bilang, gak mungkin gue jujur ke dia kan? tentang apa yang telah gue lakukan ke ratu, apa kavin mulai curiga ya? atau bahkan dia telah mengetahui, tapi harus terus menutupi semua ini, kalau tidak bisa jadi kavin akan semakin marah ke gue, bahkan sampai tidak ingin bertemu gue lagi? apa yang harus gue jawab? bohong untuk kebaikan gak masalah kali ya?' pikiran itu lah yang akhirnya membuat vika tenang.
vika berusaha senatural mungkin untuk menjawab kavin, "apa vin? gak lah mana mungkin gue pernah bohongin lo, gue kan cinta sama lo, vin." ucap vika.
'semoga gue gak salah jawab ya, semoga kavin gak curiga lagi, kalau tidak bisa mampus gue! bisa bisa gue kehilangan kavin untuk selamanya, gak gak gak, itu gak boleh terjadi.' batin vika.
"lo yakin vik? gue tanya sekali lagi ya, lo pernah bohongin gue gak?" tanya kavin yang mulai meninggikan suaranya.
'ini adalah kesempatan terakhir yang akan gue berikan kepada lo, vik. mengingat lo baik banget selama ini ke gue, tapi kalau lo masih gak mau ngaku dan terus berbohong, gue akan bertindak tegas, gue bahkan gak mau ketemu lagi dengan lo.' batin kavin.
'kavin kenapa ya? apa dia tau sesuatu? gue harus jawab apa ini? tapi gue takut kalau kavin marah besar ke gue, gak gak gak, gue harus tetap berbohong sama kavin.' batin vika.
vika hanya terdiam lalu akhirnya menjawab kavin, "lo kenapa sih vin? heran gue! yang seharusnya nanya gitu gue lagi? tadi lo gak sadar kenapa gue pulang duluan? gue kecewa sama lo vin, didepan mata gue lo merangkul mesra ratu, sebenarnya cewek lo siapa sih? gue apa dia?" ucap vika berusaha untuk mengalihkan pembahasan.
"kenapa harus lo yang nolongin ratu? kenapa vin? apa sebenarnya lo masih belum bisa lupain dia? apa lebihnya dia dari gue vin? gue gak ngerti kenapa lo tiba tiba nanya begini, tapi gue tegasin sekali lagi ya vin, gue gak pernah alasan untuk bohong sama lo." ucap vika.
kavin terdiam memandangi sosok vika yang sangat berbada dari yang dia kenal dulu, yang lugu, imut, cantik, dan selalu baik sama semua orang, vika yang dihadapan kavin sekarang adalah sosok vika yang jauh berbeda, bahkan kavin tidak mengenali nya lagi.
"lo siapa sih sebenarnya? lo vika yang gue kenal? kayaknya sekarang gue udah gak kenal lagi sama lo, atau sebenarnya gue aja yang baru menyadari sifat asli lo? gue mau kita putus, jangan pernah temuin gue lagi, gue paling gak suka dekat dekat dengan cewek yang suka bohong, gue udah berusaha untuk ngasih lo kesempatan, tapi gak lo pergunakan sebaik baiknya, kalau aja dari awal lo jujur sama gue, gue masih bisa maafin lo, vik. sekarang gue gak mau melihat muka lo lagi, jangan pernah ganggu hidup gue lagi.lo ngerti kan?!" ucap kavin sangat tegas dengan muka yang penuh dengan emosional yang luar biasa.
vika tidak percaya bahwa dirinya telah diputuskan oleh kavin, cowok yang sangat dicintainya, baru sebentar vika menikmati indah indah pacaran dengan kavin, sekarang harus berpisah yang parahnya lagi vika tidak mengerti dan tidak sadar tentang apa yang telah diperbuatnya sampai sampai kavin bisa semarah ini dengan dirinya.
"lo mutusin gue vin? slaah gue apa? gak gak! gue gak mau kita putus, lo hanya milik gue vin, gue gak akan mau melihat lo dengan cewek lain." ucap vika dengan mata yang udah berkaca kaca.
"percuma lo nangis vik, sayang air mata lo kalau jatuh karena cuma akting doang! gue udah tau lo cewek yang seperti apa. jangan ganggu gue lagi, oh iya satu lagi, kalau lo berani nyakitin atau macam macam sama ratu, lo langsung berurusan dengan gue, ngerti!" ucap kavin dengan tersenyum sinis.
"gueeee.... gakkk mauuuu vin.... KAVINNNN!!!!!!" Teriak vika sambil menangis sejadi jadinya.
FLASHBACK OFF
********
Nah author gak bohong kan? udah ditepati sesuai janji author kan..? double up episodenya..pada senang kan..?
sekarang author akan up berdasarkan seberapa besar kalian suka dan antusias dengan novel ini.
>>lebih kasih author semangat dong\, dengan like dan comment\, rating kalian!<<
tinggal di klik saja.. hehe, jangan pelit pelit yaa...!!
MAIN TEBAK TEBAKAN LAGI YOK!
"KOTAK, KOTAK APA YANG SANGAT MENYAKITKAN?"
hayoo tebak, kalau benar ntar author bakalan kasih hadiah buat siapa yang berhasil nebaknya...
cukup hanya 1 orang yang berhasil menjawabnya saja, langsung kirim no WA kalian, ntar author akan menghubungi langsung dan akan bagi bagi pulsa...
SELAMAT MENCOBA, TERIMAKASIH!!