Playboy Vs Playgirl

Playboy Vs Playgirl
Syarat yang terlupakan



Previous Episode


kemudian tommy berhenti disebuah restoran favoritenya yang menurutnya semua makanan yang disajikan sangat enak. sesampainya disana tommy dan ratu segera masuk dan mencari tempat, tiba tiba mata ratu tertuju kepada pasangan yang ada didepannya.


kenapa harus ketemu mereka disini sih, dari sekian banyak tempat! heran gue. mimpi apa sih gue hari ini. batin ratu kesal.


****


 


ratu menatap kedepan seolah tidak melihat dan mengenal sosok yang ada didepannya, tommy pun mengikuti ratu. ratu memilih tempat duduk paling sudut. kavin belum menyadari tentang keberadaan ratu.


dalam hati ratu syukur deh mereka berdua tidak menyadari keberadaan gue dan tommy, kalau gak males banget kalau sampai diajak gabung.


pelayan datang memberikan buku menu, lalu ratu karena sudah merasa sangat laper, dia memesan makanan sebanyak banyaknya dengan harapan dia bakalan sanggup untuk memakan semuanya, ya bisa dibilang selera mata saja, kalau benar benar pasti bakalan tidak sanggup untuk menghabiskan dan memakan semuanya. tommy kaget karena ratu banyak memesan, lalu segera menggoda ratu "laperr banget nih?" ucap tommy.


"iyaa tomm, banget banget deh." ucap ratu sambil berkata manja dengan tommy.


"iya keliatan banget kok, kayak udah lama gak makan." ucap tommy sambil terkekeh menatap ratu.


"TOMMY!" Ucap ratu, yang ditatap hanya ketawa terus melihat ratu yang menurut tommy sangat menggemaskan.


setelah selesai makan, ratu malah mengantuk "tom, sekarang gue kenyang banget deh sampai ngantuk!" ucap


ratu sambil sesekali menguap.


"jangan tidur disini ya, kalau sampai tidur disini ntar gue tinggal." kata tommy terus menggoda ratu.


"yeee, lo kok gituu sih tom. padahal gue kan gak berat sama sekali." kat ratu sedikit cemberut.


"berat dong!" kata tommy.


"berat apaan, gak kok gue kan langsing begini. beruntung kali lo tom punya kesempatan bisa gendong gue." kata ratu penuh percaya diri.


"ah masaaa sihhh? yang buat berat itu dosanya tu." kata tommy dengan terus usil kepada ratu.


"ah tauu ah, lama lama ngeselin juga lo tom. males gueee. udah ah gue mau ke toilet dulu." kata ratu langsung berdiri lalu segera menuju toilet.


tommy kenapa sih usil banget sekarang, suka gangguin guee terus. batin ratu.


selesai dari toilet, ratu segera bergegas akan keluar, tiba tiba tanpa disengaja ratu bertabrakan dengan seorang cowok yang tidak asing lagi, siapa lagi kalau bukan kavin. karena kekagetan ratu yang hampir terjauh langsung ditangkap dengan sigap oleh kavin, yang sama kagetnya dengan ratu.


seketika pandangan mereka bertemu,semakin lama semakin dalam semakin lama semakin terhanyut satu sama lain, yang isinya hanya ada mereka berdua, cukup lama mereka berada seperti itu dengan posisi ratu dipeluk miring. keduanya terbawa oleh suasana sampai lupa dengan pasangan mereka pada saat ini sedang menunggu diluar.


tiba tiba detakan jantung ratu berdegup cukup kuat dan mulai cepat semakin tidak beraturan, ternyata kavin


juga mengalami hal yang sama seperti ratu. mereka berdua mulai tersadar lalu langsung melepaskan diri.


"lo gapapa?" tanya kavin yang jadi salah tingkah.


dengan muka yang sangat memerah, ratu menjawab "iyaa gapapa kok, guee kedepan duluan ya." jawab ratu lalu langsung berjalan cepat menemui tommy.


dengan ekspresi yang tidak bisa digambarkan, penuh dengan kebingungan, tommy yang sadar dengan sikap aneh ratu langsung segera bertanya "lo kenapaa tu? kok kayak bingung gitu?"


"gueee ga pa pa. yuk pergi sekarang." jawab ratu langsung menarik tangan tommy.


"okee bentar ya, lo duluan aja deh tu masuk kedalam mobil." kata tommy sambil memberikan kunci mobil kepada ratu, tanpa banyak berpikir ratu langsung bergegas pergi dengan cepat lalu masuk kedalam mobil, lalu dia berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri sambil menarik napas secara perlahan.


tommy datang, ratu berusaha untuk bersikap biasa aja supaya tommy tidar curiga, hari ini rencananya mereka berdua akan menghabiskan waktu bersama sampai malam, tapi kan ratu masih memakai seragam sekolah, lalu mereka mampir kebutik tempat biasa ratu untuk membeli pakaiannya, di butik ini semua barang serba terbaru, bahan bahannya serba berkualitas, dan tentunya dengan merek merek ternama, harganya jangan ditanyakan lagi, serba mahal semua paling murah dengan harga 1 jutaan. ratu memilih kaos berwarna hitam, lalu membeli celana jins dan sebuah jaket jins berwarna putih. ya hari ini ratu ini bergaya simple aja, lagian mereka kan mau pergi ke tempat tempat yang bisa membuat have fun.


jadi ratu tidak ingin ribet dengan pakaian yang digunakannya. rencananya siang ini ratu mengajak tommy untuk pergi ke wahana permainan, tommy awalnya menolak dengan alasan yang masuk akal, karena pasti bakalan banyak awak media dimana mana, tapi ratu punya ide untuk mendandani tommy supaya tidak dikenali, dengan menggunakan kacamata hitam dan sebuah topi. sekarang tidak akan ada yang tau kalau ratu sedang berjalan dengan tommy.


benar aja ide ratu berhasil besar, tidak ada yang mengetahui kalau itu tommy, dan mereka bisa menikmati acara


mereka dengan santai.


sesampainya disana mereka menikmati semua permainan, mulai dari permainan yang cukup ekstrim seperti Roller


Coaster, Kora-Kora, Komidi Putar, Enjot-Enjot, Rainbow, Bom-bom Car, Rumah Hantu, lalu kemudian mereka sekarang sedang bermain diwahana Bianglala atau Kincir Raksasa. Wahana ini memiliki tinggi puluhan meter sehingga pemandangan yang tersaji akan sangat luas hingga 360 derajat.


mereka sekarang sedang menikmati pemandangan yang cukup indah dari puncak tertinggi, ratu tidak henti hentinya tersenyum kesenangan seperti anak kecil yang mendapatkan permen kesukaannya. tommy yang sedari tadi memperhatikan ratu cukup merasa senang melihat ratu seperti itu.


gue bahagia kalau lo bahagia tu. batin tommy.


tommy teringat sesuatu tentang perjanjian dengan ratu sebelum mereka ke Bali. lalu tommy penasaran akan syarat


yang akan diminta oleh ratu, tommy segera menanyakannya kepada ratu.


"tu kemaren sebelum kita ke bali kan lo nyajukan satu syarat, kalau boleh tau syaratnya apaan ya?"


tanya tommy.


"oh iyaa iya, hampir aja gue lupa! hmm, apaa ya?" sambil berpikir cukup keras akhirnya ratu menemukan syaratnya yang harus disetujui tommy sesuai dengan perjanjian.


"gue minta lo untuk lanjutin usaha lo yang lo pernah ceritain kegue waktu itu yang ada di London. dan lo gak boleh nolak karena lo udah janji ke gue." kata ratu yang cukup membuat tommy kaget karena permintaan ratu terlalu sulit.


sebenarnya tidak masalah sih, cuma ini harus pisah dengan ratu dengan waktu yang lama, tommy hanya diam terpaku mendengar syarat yang diajukan oleh ratu. disatu sisi tommy berat berada berjauhan, aklau dia menolak dia sudah terlanjur berjanji akan mengabulkan satu keinginan ratu. posisi tommy sekarang jadi serba salah, tommy jadi galau sendiri dibuatnya,


"apa gak ada syarat yang lain tu?" tanya tommy seperti tidak semangat.


"gak ada! gak bisa tawar menawar juga." jawab ratu dengan penuh penegasan.


raut wajah tommy seakan berubah, yang tadinya happy langsung berubah menjadi gak semangat dan galau karena tidak mempunyai pilihan lain lagi.