
Disekolah ratu langsung menemui kedua sahabatnya untuk memberitahukan berita besar tentang kepindahannya itu.
bel sekolah telah berbunyi sangat nyaring. semua murid murid segera keluar dari kelas masing masing, termasuk ratu. hari ini ratu mengajak kedua sabahatnya untuk bertemu di jam istirahat untuk memberitahukan kabar mengenai dirinya.
ratu sudah duduk ditaman sekolah sambil menyerut minuman dingin yang sedang dipegangnya. setelah beberapa saat kemudian adel dan nisa sudah muncul saja yang entah darimana.
"hai beb! udah lama? seger banget minuman lo, bagi dong." kata adel yang langsung mengambil begitu saja minuman ratu.
"del, del, kebiasaan banget deh lo." kata nisa yang hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan adel barusan yang merampas minuman ratu.
"gapapa kok. pastinya gue akan sangat kangen banget sama kelakuan lo de, nis." kata ratu dengan tatapan sedih.
"kenapa emangnya? bukannya kita bisa bertemu setiap hari ya? kalo pun ntar kita berjauhan semuanya. kan masih bisa komunikasian lewat hape. tapi tunggu deh, lo mau kemana?" tanya nisa penasaran sambil mengamati ratu lekat lekat.
"begini, gue mau kasih tau kalian kalo gue setelah tamat ntar akan langsung pergi ke london untuk melanjutkan kuliah gue disana. pastinya gue akan sangat merindukan kalian berdua." kata ratu sambil melihat secara bergantian kepada kedua sahabatnya itu.
"APAAA....! Jauh banget beb. duh gue juga pengen kesana. beruntung banget sih lo bisa kuliah disana beb. ntar kenalin ya, siapa tau ntar disana banyak cogannya. gue udah gak mau lagi sama yang lokal beb. bosan!" celutuk adel"
"belum lagi gue disana lo udah minta kenalin sama cowok del. emang ya lo gak pernah berubah. iya ntar kapan kapan kalian pokoknya harus main kesana ya? biar gue gak bosan juga." kata ratu sambil merangkul kedua sahabatnya.
"pasti itu tu, kita akan main kesana. lo jaga diri ntar ya selama disana. kita berdua jadi sedih deh. ternyata masa masa SMA itu cuma sebentar aja ya. tidak terasa sebentar lagi kita bertiga terpisah oleh jarak. huh. lo pergi sendiri?" kata nisa masih dengan tatapan sedih sambil saling berpelukan dengan ratu dan adel.
"iya semuanya terasa cepat sekali berlalu, sepertinya baru kemarin kita masuk sekolah. eh gak taunya sekarang sudah tamat saja. gue gue tauu harus pisah sama kalian berdua. pasti gue akan sangat kangen sekali dengan kalian, terutama adel yang tingkahnya selalu saja aneh aneh. gue pergi bareng tommy. sebenarnya tommy yang ngajakin gue untuk ngelanjut kuliah disana. awalnya gue ragu, tapi setelah gue pikirin lagi, kenapa tidak? selagi ada kesempatan kan." kata ratu sambil menjelaskan semuanya kepada adel dan nisa.
"ih lo pasti bakalan kangen lah sama gue! disana kan gak ada adel yang kayak gini beb?" kata adel dengan tatapan yang mulai sedih.
"tapi bentar deh, lo pergi bareng tommy? duh asiknya, tommy itu baik banget ya beb, udah tampan, kaya dan yang jelas dia itu cinta mati sama lo beb. kenapa kalian tidak bersama saja? pasti lo akan lebih bahagia deh beb." kata adel.
"tommy itu terlalu baik buat gue tau. dia pasti bisa dapaten cewek yang jauh lebih baik lagi daripada gue. gue itu gak pantes sama dia. apalagi gue sekarang masih belum move on sepenuhnya dari kavin, makanya itu gue mau sekalian aja pergi jauh dari sini. disini sudah terlalu banyak kenangan gue bersama kavin. gue mau lupain semuanya." kata ratu sambil terus menerawang semua kejadian yang pernah dilewatinya bersama kavin.
"hmm.. tapi kan tu, adel ada benarnya juga tau. karena lo belum pernah mencoba makanya lo tidak tau. tommy itu cowok terbaik yang udah Tuhan kirimkan buat lo! coba deh buka sedikit hati lo untuk dia. tapi memang sih lo benar juga kalo masalah hati emang ribet, gak bisa dipaksa juga. kita berdua hanya berharap yang terbaik aja untuk lo, tu." kata nisa.
"gue sekarang hanya ingin sendiri dulu, menenangkan hati gue dulu. gue hanya ingin fokus untuk kuliah gue, terus setelah tamat ntar gue ingin mengembangkan bisnis ortu gue. kalo masalah cinta itu urusan belakangan aja deh." kata ratu dengan tekat yang kuat.
"apapun itu kita berdua akan selalu ada buat lo! buat selalu mendukung semua yang lo lakukan. kita yakin lo pasti akan sukses kelak." kata nisa sambil mengelus bahu ratu dengan lembut.
adel hanya mengangguk angukkan kepalanya tand setuju dengan apa yang telah disampaikan oleh nisa.
"sama sama." jawab mereka serentak sambil tersenyum.
******
tanpa terasa hari kelulusan telah tiba ratu, adel, nisa, kavin, vika dan raya lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. mereka semua bersorak senang karenanya.
semua anak kelas tiga berlombat lompat kesenangan bercampur sedih karena harus berpisah.
rencananya hari ini juga ratu akan pergi ke london bersama tommy. ratu sudah tidak ingin lagi membuang buang waktunya untuk bertahan disini.
raya dan vika ingin menjalankan rencana yang telah mereka perbuat untuk membuat kavin jadian dengan vika, tapi sebelum itu. setelah pulang sekolah dan semua anak anak kelas tiga sudah pulang kerumah mereka masing masing, raya dan vika masih betah berada disekolah. kavin masih betah berada disekolah karena dia berjanji untuk menunggu pacarnya pulang sekolah.
tapi baik raya maupun vika tidak mengetahui hal itu. mereka sedang asik berbincang bincang tanpa mengetahui ada yang sedang menguping semua percakapan mereka.
kavin telah mendengarkan dari awal sampai akhir semua rencana mereka. betapa kaget bercampur marahnya kavin mendengar semuanya.
"oh jadi ini semua adalah rencana lo! gue gak nyangka ya vik, vika yang gue kira sudah benar benar berubah hanyalah akting belaka! lo denger ya gue gak mau lagi ketemu sama orang menjijikkan seperti lo! ngerti!" kata kavin yang mengamuk sambil penuh penekanan.
"bukan begitu vin, gue bisa jelasin semuanya! dengerin dulu penjelasan gue." kata vika sambil menarik tangan kavin.
kavin menepis dengan kasar tangan vika. "apa lagi yang perlu lo jelasin? gue sudah mendengar semuanya dengan sangat jelas! mulai detik ini lo bukan teman gue lagi. ngerti!!" kata kavin lalu segera pergi dari sana.
vika terus menerus menangis sambil meneriaki nama kavin. "KANVINNNNN.....!! DENGERIN GUE DULU....PLEASE VIN......LO SALAH PAHAM....."
"BUKAN SEPERTI ITU VIN. LO HARUS DENGERIN GUE DULU."
kemudian vika ingin mengejar kavin akan tetapi lengannya ditahan oleh raya.
"percuma lo mau jelasin bagaimanapun kavin itu udah gak percaya lagi sama lo." kata raya jujur.
*****
>> Mampir ke novel terbaru author ya yang berjudul "Secret Love & NARA"
Happy Reading All ^.<