
"Ratu berharap kalo dia sedang bermimpi, lalu kemudian bangun sesegera mungkin, tapi itu hanyalah sebuah harapan ratu saja, kenyataanya apa yang sedang terjadi sekarang ini adalah kenyataan."
ratu mengulangi perkataannya lagi kepada seseorang yang sedang menatapnya dengan tatapan mengejek, masih sama seperti dua tahun yang lalu. tatapan yang penuh dengan kemenangan yang mana adalah ratu merupakan sosok yang tertindas.
flashback on
"lo udah dengar semuanya kan? rama itu pacar gue dari sebelum kenal lo! jadi lo harus sadar diri, rama itu milik gue bukan eloo!" ucap raya dengan melipatkan kedua tangannya.
rama yang daritadi diam membisu karena tidak tahu harus menjelaskan seperti apalagi kepada ratu, karena ratu udah mendengar semuanya cukup jelas, rama sadar kalo dia adalah cowok paling brengsek yang udah nyakitin hati ratu yang tulus sayang dan cinta sama dia. tapi penyesalan rama sudah terlambat, karena rama tau betul dengan apa yang diperbuatnya dengan jelas dan pasti ratu sangat membenci dirinya. rama hanya tertunduk tidak berani menatap ratu sama sekali.
ratu yang penuh dengan amarah yang tidak percaya dengan semua yang baru saja didengar dan dilihatnya, seketika air mata ratu jatuh tanpa henti.
"KENAPA KALIAN TEGA NUSUK GUEE DARI BELAKANG?! TERUTAMA LO RAY, APA SALAH GUE SAMA LO SAMPE LO SEGITU JAHATNYA SAMAA GUEEE?" Teriak ratu sambil sesekali terisak sedih.
"karena lo emang pantes dapatin dan rasain ini semua tu! gue gak suka selama ini sama lo, lo selalu pura pura baik kepada semua orang, lo itu munafik!" ucap raya dengan penuh penegasan.
"APA YANG BUAT LO SEGITU GAK SUKANYA LIAT GUE? GUE KURANG BAIK GIMANA SAMA LO RAY?" Tanya ratu yang masih terisak.
"asal lo tau ya tu, banyak hal yang gue gak suka dari lo, kenapa selalu elooo aja yang selalu dipuja puji, kadang gue mikir, apa lebihnya lo dibandingkan dengan gue?" jawab raya.
"GUE GAK NYANGKA LO YANG GUE ANGGAP SEBAGAI SEORANG SAHABAT TERNYATA SESEORANG YANG MEMANG GAK PANTES BUAT DISEBUT SAHABAT! HEBAT KALIAN BERDUA, PASANGAN YANG TER THE BEST! SEMOGA KALIAN SELALU BERBAHAGIA SELAMANYA!" Ucap ratu sambil bertepuk tangan lalu tertawa mengejek sambil menatap bergantian kepada raya dan rama.
"DAN BUAT LO RAM, KITAA PUTUS! JANGAN PERNAH BERANI MUNCUL LAGI DIHADAPAN GUE!" ucap ratu yang penuh dengan kebencian.
rama hanya pasrah, toh ratu juga udah gak mau mendengar semua penjelasannya.
"SAHABAT LO BILANG? GUE GAK SUDIII JADI SAHABAT LO!!" Teriak raya sambil menatap tajam kearahnya.
ratu langsung pergi meninggalkan raya dan rama dengan perasaan yang bercampur aduk, benci, marah, kecewa. disinilah awal mulanya ratu benar benar gak percaya lagi dengan cinta! "cinta itu hanya kepalsuan, yang hanya memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari pasangannya." itu adalah hal yang diyakini oleh ratu.
flashback off
"hai ratu, udah lama kita gak ketemu, lo kok masih sama aja sih? gue senang akhirnya kita bisa bertemu lagi!" ucap raya sambil tertawa melihat ratu.
"Basa basi banget ya lo! enek guee dengernya. masih berani ya lo muncul lagi dihadapan gue?!" ucap ratu dengan penuh emosi.
"gue hanya ngikutin kemana cowok gue pergi! lagian ini tempat umum, jadi ya terserah gue lah." jawab raya gak mau kalah.
ratu seketika tertawa mendengarnya "masih cowok lo? jagain ya, awas ditikung sama cewek lain, seperti apa yang lo pernah lakuin!" ucap ratu berusaha untuk setenang mungkin.
"lo tenang aja, gak perlu lo kasih tau juga udah gue jagaa, karena rama kan pacar gue!" ucap raya dengan setenang mungkin.
"biar gue tebak, pacar lo yang mana diantara kanan dan kiri? apa keduanya!" ucap raya berusaha untuk memancing emosi ratu.
"itu bukan urusan lo!" ucap ratu.
"awas lo say ntar pacar lo diambil sama dia!" ucap raya sambil menatap vika yang daritadi diam lalu kemudian menunjuk ratu dengan tatapan mengejek.
ratu yang mulai terpancing, lalu mendesah kemudian merangkul mesra tommy sambil berkata "ayok pergi sayang, gak mau nanggapin orang gak tau malu!"
"jadi ini sekarang pacar lo! gue kirain yang ini" sambil menunjuk kavin. ucap raya.
"udah deh lo urusin aja pasangan lo sendiri, jangan ganggu gue lagi! ngerti!!" ucap ratu lalu beranjak untuk pergi dengan menarik tangan tommy.
"kok gue ngerasa lo lebih cocok sama yang ini ya? sambil menunjuk kavin, apa karena dia udah ada pacar!" ucap raya.
ratu tidak menggubris lagi lalu pergi, tapi tangannya ditahan oleh raya. "kenapa lo pergi aja? atau jangan jangan kalian pacaran diam diam?" ucap raya sambil menatap penuh arti ke ratu.
"JAGA YA MULUT LO! GUE SAMA DIA GAK MUNGKIN JADIAN, LAGIAN TERSERAH GUE DONG GUE MAU PACARAN SAMA SIAPAPUN!!" Ucap ratu yang udah terpancing dengan ucapan raya barusan.
"kalo enggak kenapa lo marah banget ya? aneh deh guee! jadi lo sama dia gak suka ya? oh jadi lo sama dia gak mungkin buat jadian yaa?!!" ucap raya.
"GUE GAK SUKA SAMA DIA, GAK AKAN PERNAH SUKA SAMPAI KAPANPUN JUGA! APALAGI BUAT JADIAN ITU GAK AKAN PERNAH! KARENA DIA SAMA AJA SEPERTI COWOK LO, SAMA SAMA BRENGSEK YANG SUKANYA MEMPERMAINKAN HATI CEWEK!" Teriak ratuu tanpa berpikir lagi dengan apa yang barusan diucapkannya.
raya hanya tertawa puas mendengarkan jawaban ratu yang akhirnya terpancing dan jadi marah dengan dirinya.
tanpa sadar ratu mendapatkan tatapan yang aneh dan penuh kekecewaan dari cowok yang ada disebelahnya, ratu tidak bisa menjelaskan apa apa lagi. kavin cukup sadar dan terpukul mendengar semuanya, kavin akhirnya mengetahui apa isi hati ratu sebenarnya tentang dirinya selama ini.
kavin berjanji kepada dirinya sendiri untuk menjauh dan gak mau berurusan lagi dengan ratu! selamanyaa, karena hatinya cukup merasakan sakit yang cukup dalam. belum pernah kavin merasa sakit atau patah hati seperti ini, luar biasa rasanya.
kavin kemudian langsung pergi meninggalkan mereka semua, lalu vika segera mengejar kavin, tapi vika sekilas melirik ke arah tommy lalu tersenyum karena merasa rencananya telah berhasil.
kavin dan ratu tidak ditakdirkan untuk bersama, karena kavin hanya ditakdirkan bareng gue! batin vika yang merasa cukup puas dengan kejadian barusan.
ratu seketika mulai menyadari dan menyesal dengan apa yang barusan diucapkannya, tapi tidak tau untuk gimana menjelaskan ke kavin, lagian menurutnya gak perlu dijelaskan lagi. "memang harusnya seperti itu, gue gak salah! batin ratu.
"Permainan berakhir! ratu sekarang milik lo dan kavin pasti akan jadi milik gue!" Ucap vika pada seseorang yang berada tepat didepannya.