
Semenjak kejadian di Club', Sandra fak mau lagi membantu Jonas, ia masih kesal dengan kelakukan rekannya, bukannya meminta maaf, lelaki itu bilang tak menyesal telah melakukannya, malah memintanya untuk menjadi kekasihnya,
Sandra yang tak terima sempat memaki dan hampir saja menampar sepupu dari Alex itu, beruntung saat pertengkaran keduanya, Choki datang lalu menjadi penengah, meskipun saat itu lelaki dengan tubuh besar itu tak mengetahui penyebab dirinya dan Jonas berdebat.
Karena alasan itu pula, ia pindah dari rumah Tante Terry, ia mengaku ada perempuan paruh baya itu jika, dirinya ingin membawa putranya pergi.
Tante Terry sempat keberatan, tapi tak berdaya mengingat Sandra yang lebih berhak atas Alexander.
Sejak itulah Sandra memutuskan untuk tinggal kembali di rumah Natasha bersama putranya.
Untuk menyambung hidup, Sandra bekerja di toko kue sebagai kasir, tak jauh dari komplek perumahan dirinya tinggal,
Sejak itu pula ia menutup semua akses komunikasi dengan Jonas juga Choki, termasuk memindahkan sekolah putranya, meskipun sebenarnya tanggung, sedikit lagi putranya lulus dari sekolah dasar.
Beberapa waktu berlalu, Natasha mengiriminya pesan jika gadis itu akan kembali dikarenakan Ayudia yang kabur dari Penthouse milik Benedict.
Sahabatnya yang satu itu rutin bertukar kabar padanya, mengenai keseharian di negara asing itu begitu juga sebaliknya.
Juga tentang dirinya yang tinggal bersama putranya di rumah milik gadis itu.
Dari Natasha juga, ia tau, jika Alex, dan sahabatnya yang lain telah kembali beberapa Minggu setelah dirinya pindah dari rumah Tante Terry.
Pesawat yang ditumpangi sahabatnya sampai malam hari, Sandra dan putranya telah menunggu kedatangan Natasha sedari magrib.
Seperti biasa ia akan mengenakan topi dan kacamata begitu juga dengan putranya, ia belum ingin bertemu dengan Alex, meskipun ia sangat merindukan lelaki itu.
Cukup lama, sepasang ibu dan anak itu menunggu di bandara, hingga terlihat gadis bertubuh mungil itu datang.
Mereka saling berpelukan, tak ketinggalan Xander menyalami gadis yang biasa dipanggil Aunty Asha itu.
Dalam perjalanan menuju rumah, kedua sahabat itu mengobrol,
"Tadi Alex nawarin buat jemput gue, tapi gue tolak, ya kali entar lo bisa ketemu dia,"cetus Natasha.
Sandra yang mengemudi melirik sekilas pada sahabatnya, bukannya menanggapi, ia justru penasaran dengan alasan Ayudia kabur, padahal setau dirinya, Benedict adalah orang yang loyal pada sahabat-sahabatnya apalagi jika itu istrinya sendiri.
"Apa alasan Ayu kabur?"tanyanya penasaran.
Natasha menaikan bahunya, "itu terakhir dia gue periksa, gue nggak nyangka Ayu ngambil kartu akses masuk punya gue, kayaknya udah merencanakan gitu, tau aja gitu selanya, karena setau gue, semua barang pribadi Ayu, ditahan sama Ben, padahal Sa, di Penthouse itu apa aja ada loh, bahkan ada kolam renangnya segala, tapi kenapa Ayu kabur,"jelasnya.
"Pasti ada alasan yang buat Ayu berbuat nekad, apalagi dia dalam keadaan hamil, bisa jadi dia nggak terbiasa dengan kehidupan di sana,"
Jalanan tidak terlalu ramai, sehingga mobil terus melaju dengan lancar hingga memasuki komplek perumahan dimana mereka tinggal.
"Kayaknya sih, mungkin Ayu kaget, dengan segala kemewahan yang diberikan Ben kali ya! Ayu tuh orangnya sederhana, kalau gue dateng, dia pasti minta bawain nasi Padang atau mie, udah gitu dia nggak diijinkan keluar sama Ben, kayak di kurung gitu,"
"Ya wajarlah Ayu kabur, Ben juga gitu sih, posesif,"
"bener banget, yang gue nggak abis pikir, semua komunikasi Ayu dibatasi, medsosnya ditutup, benar-benar terasing, kerjaannya ya nungguin Ben balik kerja,"
Mobil memasuki rumah bergaya minimalis itu, Sandra membangunkan Xander agar pindah ke kamarnya, lalu membantu Natasha membawakan koper-koper masuk ke dalam rumah.
Menurut pengakuan Natasha, ada waktu dua hari untuknya beristirahat sebelum kembali bekerja kembali di rumah sakit.
Sandra juga sempat heran, seingatnya dulu saat berangkat ke Amerika, sahabatnya hanya membawa satu koper besar, sementara semalam, ada tiga koper besar yang dibawanya.
Entah berapa yang dibayarkan untuk tambahan biaya bagasi, karena Natasha menggunakan pesawat komersial, berbeda saat keberangkatan dulu, yang menggunakan private jet milik Benedict.
"Lo mau dagang apa gimana sih Asha? dua koper isinya barang baru semua,"ucap Sandra saat dirinya membantu sahabatnya membongkar dan membereskan koper.
Yang ditanya malah nyengir lebar, "kok tau, itu koper yang silver barang dagangan, kalau yang di koper cokelat hadiah dari Ben,"jelas Natasha.
Sandra melongo, ia tau Benedict memang royal, tapi tak menyangka jika lelaki itu memberikan hadiah satu koper besar berisi tas, sepatu, aksesoris, dari brand ternama.
"kenapa bukan Lo sha yang jadi bininya Ben?"tanyanya tiba-tiba.
Natasha yang sedang memilah barang-barang dan memfotonya langsung menghentikan kegiatannya,
"gue sama Ben?"ucapnya sambil tertawa, "bisa berubah jadi kerupuk gue, Lo lupa badan dia segede apa, lagian dia sama sekali bukan tipe gue,"
"lah Ayu kan nggak jauh beda sama Lo, buktinya dia baik-baik aja tuh,"
"yang jelas baik dulu hingga sekarang sedikitpun gue nggak ada rasa sama cowok-cowok itu termasuk Ben, yang ada sebel banget,"
"Termasuk Alex,"
"Apalagi Alex sama Nando, gue udah tau kelakuan minus mereka,"menyadari ucapannya akan menyinggung sahabatnya, Natasha menutup mulutnya, ia lupa jika Sandra adalah kekasih dari Alex, "Sorry Sa, serius gue nggak bermaksud menyinggung elo,"lanjutnya tak enak,
Sandra tertawa, tentu ia tau kelakuan minus kekasihnya, baik dulu ataupun sekarang, tapi semua itu tertutup oleh rasa cinta yang besar.
"Lo pernah ke club' mami Belinda nggak?"tanyanya.
Terlihat raut terkejut dari sahabatnya,
"kenapa Lo nanya gitu?"tanya Natasha heran.
"tinggal jawab aja Asha, apa susahnya,"
"mau jujur apa bohong?"ucap gadis itu meledek.
"Natasha, gue aduin sama pak Soedrajat Lo,"sahut Sandra kesal.
"udah beberapa kali, ikut-ikutan cowok-cowok itu, sejak Lo pergi, karena gue nggak ada temen, Lo tau kan Vina juga sibuk sama Toni, mau nggak mau gue ikut, cuman joget-joget sama minum soda, maka dari itu gue tau busuknya cowok-cowok itu, kecuali Ben ya,"jelas Natasha, "terus kenapa Lo nanya kayak gitu? Jangan bilang Lo udah pernah kesana,"
Sandra secara jujur menceritakan tentang kejadian di club' antara dirinya dan Jonas,
Natasha terkejut sampai menutup mulutnya, "Jonas berani banget, kalau Alex tau, abis tuh, lagian di club' itu sebagian karyawannya itu kenal sama Alex, pasti bakal Ngadu tuh, siap-siap aja dia,"
"tapi mereka kan nggak tau kalau gue itu ceweknya Alex, gue juga bingung, kenapa Jonas kayak gitu sama gue, apa dia cuman ngetes doang, atau emang beneran suka,"ujar Sandra berfikir keras.
"sayangnya gue nggak terlalu deket sama Jonas, jadi gue nggak yakin akan kelakuannya, udah bener sih, Lo jaga jarak sementara waktu sama dia,"
Sandra juga menceritakan tentang kepergiannya ke Semarang dan telah resmi bercerai nya ia dengan Ferdiansyah, tetapi ia minta supaya sahabatnya merahasiakan dari Alex dan sahabatnya yang lain.