
Sore ini, Nesya sudah mulai di makeup kembali oleh MUA dari tim sis Anggi. Berbeda dengan tadi pagi ketika akad, Makeup Nesya untuk malam ini bertema glamor dan glowing sesuai dengan tema acara yang bernuansa Rose gold. Wajahnya terlihat lebih flawess dan bersinar. Ia mengenakan gaun rok payung Cinderella berwarna rose gold sesuai tema acara. Tatanan kerudungnya di penuhi accesoris bunga manik berwarna senada dengan bajunya.
Nolan juga sudah rapi dengan tuxedo warna hitam dan dasi kupu-kupu. Ia hanya bisa bengong di sofa melihat istrinya yang tampil dengan berbeda sore ini, dia sangat cantik dan seperti ratu-ratu kerajaan Yunani yang sering ia tonton filmnya.
Rasanya Nolan masih belum puas ingin berdua dengan istrinya. Tadi, ia hanya beberapa menit berdua bersama istrinya. Setelah sholat Dzuhur, di sambung sholat Sunnah dua rakaat setelah menikah, segerombol orang masuk ke dalam kamarnya untuk memberi pijatan Spa agar rilex saat acara malam ini. Istirahat yang di maksud Mama Mitha adalah di pijat terapis Spa agar rilex dan bisa tidur pulas sementara. Padahal ia ingin sekali istirahat itu, bobo siang bareng istri. Tapi gagal kerena setelah spa, Sis Anggi and tim langsungnya nyerobot masuk ke kamar mempersiapkan pengantin untuk resepsi.
Alhasi tidak ada waktu mesra-mesraan dengan istri. Nolan menguatkan hatinya, nanti malam ia bisa bersama istrinya sampai pagi.
Petugas WO masuk ke dalam kamar mengabarkan acara di mulai lima belas menit lagi. Nolan turun ke bawah terlebih dahulu karena Nesya sepertinya masih butuh beberapa proses lagi agar terlihat sempurna tampilannya malam ini.
Setelah beberapa menit menunggu pengantin wanita, Nesya akhirnya keluar dari balik pintu lift. Keluarga inti yang mengiring kedua pengantin menuju pelaminan mulai berbaris mengikuti arahan WO. Nesya langsung mengandeng lengan suaminya dan berbaris di posisi paling depan.
"Tante Nes cantik," puji Abel yang berada di sampingnya.
"Makasih Kak Abel, Kakak juga. Arzen mana?" tanya Nesya pada wanita yang pernah di cintai suaminya itu.
Abel menunjuk ke arah kiri, Davin yang mengendong bayi tiga bulan itu.
"Daddy siaga ya," canda Neysa di sela waktu segang ini.
"Maminya lagi cantik, bayi di titip dulu, foto dulu yuk." Abel menyiapkan ponselnya untuk Selfi bertiga.
Kru WO mulai mengarahkan agar pengantin mulai berjalan menuju ballroom utama. Rombongan keluarga mulai berjalan mengekor mengiring pengantin.
Sore ini pukul 18.00, tamu undangan kloter pertama mulai berdatangan memenuhi ballroom. Nolan dan Nesya memasuki Ballroom utama yang di dekorasi dengan sangat Mewah. Di depan Ballroom, orang yang akan masuk disambut red karpet yang di samping kiri kanannya di penuhi bunga dalam pagar kristal.
Keluarga Adiguna tak tanggung-tanggung menyelenggarakan pesta megah untuk Pernikahan putra bungsunya. Pernikahan keluarga Adiguna kali ini berhasil membuat trending topik di kota ini. Tentu itu membuat pak Hendrawan puas, karena pesta pernikahan Nolan dan Nesya di gadang-gadang pesta pernikahan termegah di kota ini selama beberapa tahun terakhir.
Pesta pernikahan yang mengusung tema Rose gold di cerminkan dengan plafon gedung yang dihiasi kristal-kristal gantung. Dekorasi sangat jauh berbeda dengan akad nikah yang berkonsep adem dan private. Untuk kali ini di pilih bernuansa khas Eropa. Dengan susunan meja tamu berjajar, makin megah dengan susunan bunga mawar merah besar di tengah meja yang menjulang tinggi. Bunga-bunga indah disisi ruangan.
Tamu yang di undangan pun terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari relasi bisnis kedua keluarga, pejabat-pejabat pemerintah kota, teman-teman kedua pengantin hingga warga RT sekitar rumah.
Kedua pengantin berjalan menuju pelaminan dengan diiringi pemain sexofon yang memainkan Alunan lagu-lagu romantis.
Nesya tak menyangka pernikahannya akan semegah ini. Ia merasa seperti impian pernikahannya terwujud. Ia benar-benar seperti raja dan ratu meskipun hanya semalam. Senyum tak pernah lepas dari bibirnya sambil melangkah ketika jejeran tamu undangan berdiri di samping red karpet memotret atau bahkan ada yang melakukan streaming.
Nesya dan Nolan sudah di atas pelaminan megah dengan nuansa klasik Eropa berbalut tak jauh-jauh dari kristal. Lagi-lagi Nesya merasa terharu bahagia, tak henti bersyukur, sekarang ia bersanding di pelaminan dengan laki-laki impiannya juga.
Sebenarnya Nolan kurang nyaman dengan pernikahan seperti ini. Ia lebih suka pernikahan sederhana di hutan Pinus seperti Kakaknya. Demi keinginan keluarga dan Istrinya yang menginginkan pernikahan negeri dongeng, ia terima saja pernikahan yang dikonsep secara matang oleh keluarganya ini.
Meskipun Nolan merasa sungguh risih di pajang di atas pelaminan dengan istrinya dan menjadi pusat perhatian ribuan pasang mata. Ia lebih senang jika membaur dengan tamu undangan daripada harus melihat antrian tamunya menuju pelaminan untuk memberikan ucapan selamat.
Dua MC acara yang biasa mengisi acara di salah satu stasiun televisi ibukota ikut berpartisipasi di acara ini. Pengisi acarapun mendatangkan empat penyayi ibukota, dari mulai penyanyi pop hingga dangdut untuk ibu-ibu komplek. Dia antara, Syahridon, Jodaka, Cantik Ting Ting, terakhir penyanyi pria bertubuh subur Nasir sungkan.
Alunan musik klasik mulai terdengar dari penyanyi lokal jazz yang membius senja di dalam gedung ini.
"Nes, kira-kira sudah berapa tamu yang datang," tanya Nolan sambil memperhatikan kerumunan orang memenuhi meja di bawah sana.
"Paling seribuan Bang," bisik Nolan.
"Masih lama dong, aku udah nggak nyaman banget di atas sini dilihat orang-orang."
"Ih namanya juga jadi pengantin, kita harus berbagi kebahagiaan dengan tamu kita. Dan jadi raja ratu sehari." Seru Nesya yang menikmati pestanya.
"Kalau aku maunya cepat selesai, cepat bisa berdua sama kamu!"
"Idih ... sabar dong suamiku sayang, kita nikmati aja dulu!" Seru Nesya.
"Iya ... Nes lihat di sana Itu temen-temenku di kampus datang duluan biar dapat hape." Nolan menunjuk pemandangan unik di meja sovenir dekat pintu masuk.
Selain pernikahan yang masuk redaksi trending berita media lokal, Souvenir pernikahan Nolan dan Nesya sempat jadi perbincangan heboh. Penyelenggaraan menyediakab souvenir ponsel merek loppo yang berwarna rose gold untuk 1000 tamu undangan umum pertama. Tak salah sekarang banyak yang mengantri di meja tamu undangan dan souvenir.
Sedangkan 3000 tamu undangan yang lain mendapatkan souvenir emas batangan mini 1,5 gr. Souvenir yang sedang populer di kalangan pernikahan anak pengusaha.
Semakin malam pesta semakin ramai, ruangan sudah penuh dengan tamu undangan. Pengisi acara mulai menyanyikan lagu - lagu romantis sesuai keahlian penyanyi. Sesekali biduan mengoda agar Nolan mau menyumbang lagu. Sebenarnya Nesya ingin juga Nolan menyanyikan lagu untuknya di depan semua orang, tapi Nesya sadar itu hal yang tidak akan mungkin di lakukan suaminya.
Nolan dan Nesya tak henti-henti menerima ucapan selamat dari para tamu yang tak pernah habis. Nesya yang di awal merasa semangat, sekarang nampak mulai lesu. Tapi ia masih memaksakan untuk senyum. Di sela waktu longgar, Nesya duduk di sofa dan melepaskan high heelsnya.
"Kamu capek?" Nolan bertanya pada istrinya yang mengistirahatkan tubuhnya itu.
"Banget Bang, sekarang jam berapa?" tanya Nesya.
"Masih jam sembilan, perkiraan satu jam lagi, kalau capek kamu duduk aja nggak apa-apa," ucap Nolan.
Nesya berdiri, "Nggak sopan, aku kuat kok."
"Nggak apa-apa Sayang, nanti malam biar kamu nggak kecapean," goda Nolan.
Nesya meninju lengan suaminya. "Apa sih Bang," ucap Nesya malu.
Pesta masih berlanjut, Nesya dan Nolan memotong kue raksasa sesuai intruksi kru WO. Sebenarnya masih ada sesi dansa di tengah acara, tapi Nolan menolak dengan halus. Ia tidak suka memamerkan kemesraan di depan banyak orang. Nesya tak menyerah mengeluarkan bujuk rayu pada suaminya untuk melengkapi pesta ala Cinderellanya. Nolan tidak bergeming, ia mau berdansa memenuhi permintaan istrinya ketika tamu undangan sudah sepi.
Kini keduanya bersemangat lagi menyambut tamu yang memberi ucapan selamat dan berharap acara malam ini segera berakhir.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC...
Visual lokasi versi author
Pelaminan konsep Eropa versi Author.
Sumber gambar : @catleyamirror @ponnawash @chicplanner @luxuryweeding
Nesya cantik ya? beda banget...
Tolong yang dapat undangan dilarang bawa amplop kosong ya😂😂😂
Ei Lanjut ntar lagi ya, 😍😍 loph-loph
Jangan lupa tinggalkan jejak like komen vote 😘😘