Try Not to Fall In Love

Try Not to Fall In Love
Bab 76



Alunan nada kehidupan mengalun semakin indah, hingga membuat orang lupa, jika dalam alunan indah dan sendu itu mengandung kesakitan dan kesedihan yang luar biasa mengacaukan, Ya, mereka hanyut dalam keindahannya saja, dan itu sudah cukup dipertontonkan di dunia.


(Benang merah takdir telah mengikat anak cucu Adam dengan sedemikian rupa, Hingga mereka tidak dapat melepaskannya, terlalu kuat dan selalu memiliki makna)


* Alan & Aira *


" Apa yg kamu lakukan didalam ruangan kerja Mamah?."


ucap Alan, membuat Aira kaget bukan main, karena dia sama sekali tidak mendengar langkah kaki siapapun yg mendekat.


Aira terlihat sedang berpikir, Aira kemudian menatap wajah Alan sekilas, pikirnya dan hatinya berkecamuk, dia tidak tau apa yg harus dia lakukan, Aira ingin hidup damai untuk saat ini setidaknya, dan dia juga ingin pergi dari kehidupan keluarga ini dengan baik baik tanpa melukai perasaan siapapun.


" Gw mau ngomong sesuatu sama lu!."


ucap Aira memberanikan dirinya, sedangkan Alan tidak bereaksi sedikitpun, dia hanya menatap wajah Aira dengan ekspresi datarnya, Aira menghela nafasnya.


" Ya sudah bicaralah!."


ucap Alan tidak sabaran.


" Kita ngomongnya jangan disini!."


ucap Aira, dia menunggu penolakan dari Alan, tetapi laki laki itu sepertinya tidak terlalu peduli.


" Gw mau ngomong hal yang serius!, jadi gw harap lu mengerti maksud kata privasi!."


ucap Aira dia sengaja menekan intonasi suara nya, Alan memiringkan kepalanya, dia sama sekali tidak mengeluarkan suara sedikitpun dan hal itu membuat Aira kesal bukan main.


" Gw mau ngomong Tentang cewek yg dibar beberapa Minggu yg lalu!."


ucap Aira, wajah Alan Tiba tiba saja menjadi serius.


" Ikut gw!."


ucap Alan sambil menarik tangan Aira, dia tidak menghiraukan perkataan Aira yg meminta dirinya untuk melepaskan tangannya, Alan menarik Aira kedalam satu ruangan yg belum pernah Aira masuki. Alan kemudian melepaskan tangan Aira setelah mereka berdua masuk kedalam ruangan tersebut, Alan membalikkan badannya, sekarang mereka berdua bertatap muka.


" Sekarang bicaralah, apa yg lu ketahui tentang gadis itu!."


ucap Alan suaranya tiba tiba menjadi dingin, dan hal itu membuat Aira tiba tiba gugup, dia sedikit ragu untuk mengatakannya, tetapi dia tidak bisa, karena dia tau jika selama ini Alan sedang mencari tau tentang gadis bar itu.


" Jika gw ngomong kalau gw adalah gadis bar malam itu apa lu akan percaya?."


ucap Aira, dia menatap wajah Alan, dia mencoba untuk membaca ekspresi wajah Alan, tetapi laki laki itu hanya memasang ekspresi datarnya.


" Tidak bisakah orang ini menunjukkan ekspresi yg lain gitu, selain datar dan ekspresi dingin dan mesumnya?." pikirnya


" Dan kamu kira saya akan percaya begitu saja dengan ucapan mu itu, gadis kecil?."


ucap Alan yg tiba tiba saja tersenyum menyeringai, membuat Aira mengernyitkan keningnya.


" Gw udah kasih tau ya sama lu, dan gw juga mau jujur Kalau cewek yg di bar malam itu adalah Gw, dan cewek yg memukul semua anak buahnya Andre sampai tumbang itu juga gw, dan sekarang gw mau kasih tau lagi sama lu, jangan pernah nyuruh seseorang untuk ngikutin gw, karena gw bisa melindungi diri gw sendiri."


ucap Aira panjang lebar, setelah mengucapkan semua rahasianya itu, Aira merasa bebannya sedikit berkurang.


ucap Aira dingin sambil membalikkan badannya dan mulai berjalan meninggalkan Alan sendirian diruangan tersebut.


Setelah melihat Aira pergi, tiba tiba saja senyuman kecil terukir diwajahnya yg tampan.


" Ternyata firasat gw selama ini nggak pernah salah."


ucap Alan sambil tersenyum misterius.


Flashback on


Beberapa Hari yg lalu, Aldi menemui Alan sambil menyerahkan sebuah berkas.


" Bagaimana?, Apa lu sudah menemukan informasi yg lainnya?."


ucap Alan datar.


" Ada informasi baru, ternyata Aira juga tinggal ditempat terakhir kali wanita bar itu menghilang, dan beberapa hari yang lalu juga gw melihat Aira sedang latihan Stick fighting, dan gadis bar waktu itu menumbangkan anak buahnya Andre itu dengan memakai Stick."


ucap Aldi, Alan mengernyitkan keningnya.


" Dimana lu liat latihan?."


ucap Alan penasaran.


" Ditempat biasa kita nongkrong dulu sama Reyhan."


ucap Aldi, Alan terdiam, dia tidak menyangka jika gadis itu seorang yg pro dalam Stick fighting.


" Dan menurut gw Aira adalah cewek yang sama, yg lu cari selama ini."


ucap Aldi.


Flashback off.


" Setelah sekian lama, akhirnya saya menemukan mu."


ucap Alan sambil tersenyum misterius.


.


.


.


.


.


Terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️