Try Not to Fall In Love

Try Not to Fall In Love
Bab 120



Setengah jam kemudian akhirnya mereka sampai Ditempat party diadakan.


perasaan gugup tiba tiba menghampirinya, Aira terlihat masih duduk didalam mobil sambil menyatukan jemari tangannya, Alan tersenyum kecil melihat pemandangan yg jarang terjadi, Alan kemudian memegang lembut tangan Aira, membuat gadis itu langsung tersadar kembali, senyuman lembut terukir jelas diwajah tampan Alan.


" Ada aku disini, Aku akan selalu berada disisi kamu, jadi jangan gugup sayang."


ucap Alan lembut, Aira menatap wajah Alan, tak lama kemudian dia menghembuskan nafasnya, kemudian dia tersenyum.


" Ayo kita keluar, yang lain pasti sedang menunggu kita."


ucap Aira, Alan pun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


Aira dan Alan keluar dari mobil, Party kali ini diadakan secara tertutup, tidak ada reporter, dan tidak ada suara jepretan kamera, dan hal itu membuat Aira bisa bernafas lega, Alan selalu memperhatikan ekspresi wajah Aira, dia berusaha untuk membuat Aira nyaman.


Aira dan Alan masuk kedalam ruangan,disana sudah ada banyak orang yg berkumpul, dan Aira sama sekali tidak mengenal mereka semua.


Aira mengeratkan genggamannya, Alan pun tersenyum manis kepada Aira.


" Tenang sayang, tidak akan terjadi apa apa kok."


ucap Alan lembut, Aira terlihat meringis.


" Kenapa?."


ucap Alan khawatir.


" Aku gugup, walaupun kamu bilang untuk tetap tenang."


ucap Aira pelan. Alan pun tersenyum lebar, kemudian dia mengecup kening Aira sekilas, gadis itu dibuat terdiam, kemudian Aira memegang keningnya.


" Kamu ngapain sih?."


ucap Aira kesal, Alan pun tersenyum kecil.


" Aku nggak mau kamu mempunyai kerutan di wajah cantik kamu ini."


ucap Alan sambil tersenyum manis.


" Aih..ini orang kalau ngomong lihat situasi sihh." pikirnya, Aira terlihat tersipu malu.


" Masuk kedalam lagi yuk sayang, nggak enak loh kita berdiri Mulu ditengah jalan."


ucap Alan pelan, Aira pun baru menyadarinya. kemudian dia menarik tangan Alan masuk ke dalam.


Senyuman manis selalu terukir diwajah Tampan Alan, dan hal itu merupakan pemandangan yg sangat langka, dan tanpa mereka berdua sadari, ternyata orang orang yg berada disana hampir membicarakan tentang dua sejoli tersebut.


" Lihat..saya baru pertama kali lihat Pak Alan tersenyum seperti itu."


ucap seorang gadis.


" Iya bener sekali."


ucap Gadis (2)


" Dia sangat tampan, dan istrinya juga sangat cantik, benar benar pasangan serasi."


ucap gadis(3)


" Apakah Anda nona Aira?."


ucap gadis (1), Aira terdiam sejenak, kemudian dia menganggukkan kepalanya, sebenarnya bingunung bukan main, karena dia tidak kenal wanita yg ada dihadapannya.


" Wah Anda sangat cantik."


ucap gadis(2) memuji kecantikan Aira, Aira terlihat tersenyum kecil.


"Terimakasih, kamu juga cantik kok."


ucap Aira pelan.


" Nona Aira dan Pak Alan, benar benar pasangan yg sempurna."


ucap gadis (3)


" Iya.. terimakasih."


ucap Aira kikuk... Ketiga gadis itu terus menerus bertanya dan sepertinya mereka terlihat tidak mau berhenti bicara, dan Aira mulai terlihat tidak nyaman, dan Alan menyadarinya.


" Siapa yg jatuh cinta duluan, nona Aira?, Atau tuan Alan?."


ucap Gadis (2). saat Aira ingin mengatakan sesuatu tiba tiba saja Alan memegang wajah Aira dengan tangannya dan..


Cup... sebuah kecupan ringan mendarat di bibir Aira, gadis itu terdiam mematung, begitu pula dengan tiga gadis tadi. Alan tersenyum kecil melihat reaksi Aira. wajah Aira Tiba tiba menjadi merah, dan suaranya terdengar bergetar karena malu.


" Alan...A..Apa kamu sudah gila..aduh!!."


ucap Aira yg malu bukan kepalang, Alan hanya tersenyum polos. Alan terlihat tidak menggubris suasana sekelilingnya saat ini.


"Ke.. Kenapa?."


ucap Aira tiba tiba saja gagap, Alan pun tersenyum polos, tanpa merasa berdosa sedikitpun.


" Aku hanya ingin membantu mu, yg tidak bisa bergerak karena pertanyaan dari tiga gadis ini."


ucap Alan sambil tersenyum. Aira dibuat melongo mendengar ucapan Alan..


.


.


.


.


Maaf banget update nya lama, saya baru pulang dari rumah sakit soalnya, terimakasih karena sudah mau menunggu.


.


.


.


semoga semuanya sehat selalu..jaga kesehatannya semua.