Try Not to Fall In Love

Try Not to Fall In Love
Bab 118



" Hanya ada dua waktu dimana aku ingin bersama dengan mu, sekarang dan selamanya."


- Christina Aira Agustin-.


🌸🌸🌸


Keesokan harinya, Aira bangun lebih pagi dari biasanya, ternyata dia semalaman tidak bisa tidur nyenyak, dia merasa ada sesuatu yang hilang, dan dia tau apa yg hilang.


Aira melihat sekelilingnya, dia melihat sosok wanita paruh baya yg tidak lain adalah Mamahnya, masih terasa seperti mimpi. pikirnya, Aira sekilas memikirkan seseorang kemudian dia tersenyum sendiri, mungkin itulah yang disebut dengan kasmaran.


Aira berinisiatif untuk tidak membangunkan mamahnya, Aira turun dari ranjangnya secara perlahan, dia berusaha untuk tidak bersuara sedikitpun, dan berhasil, Aira mengelus dadanya sambil tersenyum manis.


Aira melihat jam tangannya, masih jam tujuh pagi, dia yakin kalau Alan belum datang.


" Kenapa dia Nggak nginep sih!."


ucap Aira bergumam kesal. karena kesal, Aira langsung keluar dari kamar mamahnya begitu saja, tanpa mencuci mukanya terlebih dahulu.


Aira pun menuruni anak tangga, sambil bergumam sesekali, dia tidak sadar kalau seseorang sedang memperhatikan dirinya sambil tersenyum lembut, Aira mengangkat kepalanya saat mendengar seseorang memanggil namanya.


" Aira...lu turun Nggak cuci muka dulu?."


ucap Rizal, menatap adiknya tak percaya.


" Males!."


ucap Aira cuek, dia kemudian memalingkan wajahnya, matanya langsung terbuka lebar saat melihat sosok Alan yg sedang memperhatikan dirinya dari tadi, wajah Aira langsung berubah merah seperti kepiting rebus, dan Rizal langsung dibuat tertawa.


" Hahahhahahaha...wajah lu kenapa de!."


ucap Rizal bercanda.


" Nyebelin lu jadi orang bang,.. bukannya kasih tau kalau Alan udah datang!."


ucap Aira kesal, sambil melototi kakaknya, sedangkan Rizal masih tertawa terbahak-bahak.


" Walaupun kamu belum mandi, kamu tetap wangi kok, dan kamu tetap cantik!."


ucap Alan berkomentar.


" Waduh!!!!, sejak kapan orang belum mandi disebut wangi Bro!."


ucap Rizal sambil geleng-geleng.


" Kalau orang belum mandi tapi tetep wangi itu berlaku buat Aira, tetapi kalau lu belum mandi Bro..gw Cemplungin lu ke got!."


ucap Alan, Rizal langsung melongo setelah mendengar ucapan Alan.


" ternyata cinta bisa merubah apapun..salut gw!."


ucap Rizal sambil bertepuk tangan.


" Aih..Alan..aku kekamar dulu ya!."


ucap Aira malu malu, Alan tersenyum


" Iya..tapi ingat jangan tergesa-gesa!."


ucap Alan sambil tersenyum lembut, Aira menganggukkan kepalanya, tidak lama kemudian dia berlari kembali ke kamar mamahnya.


" Wah.. ternyata cinta bisa bikin orang buta!."


ucap Rizal sambil geleng-geleng.


" Ya elahhh..bro..Cinta itu emang buta!."


ucap Alan.


ucap Rizal


" Ada benernya juga ucapan lu Bro, biar si cinta itu nggak buta, maka perlu yg namanya operasi mata, buat si cinta, biar bisa lihat lagi!."


ucap Alan.


30 menit kemudian, Aira sudah mandi dan sudah ganti baju (Alan sudah membawakan baju milik Aira dari mansion nya).


" Sepertinya kalian berdua sedang membicarakan hal yg serius!."


ucap Aira sambil memperhatikan mereka berdua.


" Kita sedang membahas tentang cinta buta!."


ucap Rizal.


" Terus apa intisarinya?."


ucap Aira.


" Intinya, si cinta itu perlu operasi mata supaya nggak buta lagi!."


ucap Alan spontan, sedangkan Aira yg mendengarnya langsung menepuk jidatnya tidak percaya.


" Demi apa kak!, lu jangan ajarin suami gw yang aneh aneh dong!."


ucap Aira.


" Itu bukan hal yg aneh sayang!."


ucap Alan menenangkan Aira, Aira menghela nafasnya.


" Kamu kesini pagi pagi mau ngapain?."


ucap Aira, Alan tersenyum kecil sambil menggaruk tengkuk lehernya.


" Sore ini ada party!."


ucap Alan.


" Party lagi?."


ucap Aira tidak percaya, Alan menganggukkan kepalanya.


" Tidak bisakah, kalau aku tidak ikut?."


ucap Aira lesu, Alan terlihat kikuk, dia tidak ingin membuat Aira tidak nyaman, tetapi dia memerlukan Aira untuk hadir sore ini bersamanya, Aira melihat Alan yg bingung dan hal itu membuat nya menjadi tak enak.


" Kamu jangan tinggalkan aku sendirian nanti, saat di party sore ini."


ucap Aira, Alan tersenyum manis sambil menganggukkan kepalanya.


.


.


.


.


.


.


Terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️