Try Not to Fall In Love

Try Not to Fall In Love
Bab 61



" Apakah anda masih berpikir, jika anda masih bisa dibebaskan?."


ucap laki laki tersebut sambil tersenyum misterius.


" Saya tidak bisa memberi tahu nama mereka."


ucap Haikal menggantung


" Kalian semua Hanya akan membunuh saya saja, Tetapi jika saya memberi tahu siapa nama nama mereka, mereka akan membunuh keluarga saya."


ucap Haikal melanjutkan ucapannya.


Semua orang tahu, seperti apa mafia BANGTAN tersebut, mereka memang sekumpulan orang orang yg tak kenal ampun, tapi bukan berarti mereka akan membunuh orang orang yang tidak bersalah.


" Apakah kamu pikir kita semua yg ada disini adalah polisi Huh?, Kami semua tau dimana letak keluarga anda, dan saya bisa pastikan saya bisa membunuh keluarga anda tanpa tersisa."


ucap Kevin geram, mendengar ucapan Kevin membuat Haikal mulai tersenyum menyeringai sambil menahan rasa sakitnya.


" Kita cenderung selalu melawan musuh kita, tetapi bagaimana jika orang yg kita sayangi ternyata merekalah yang mengkhianati kita?."


ucap Haikal sambil menyeringai.


" Baiklah, kamu sudah memilihnya."


ucap Alan Santai.


" Gara?, kamu sudah tahu apa yang harus kamu lakukan!, Tapi ingat jangan sampai dia mati."


ucap Alan kepada laki laki misterius sebelumnya.


" Siap bos!, tenang saja anda tidak perlu khawatir."


ucap Gara.


Haikal sudah tidak menyeringai lagi, setelah melihat Gara menapat dirinya seperti seseorang yang sedang siap siap untuk memakan dirinya hidup hidup.


Setiap orang mengetahui jika Gara adalah kata lain dari kematian yang menyakitkan, akan tetapi hanya korbannya lah yang tahu Gara itu monster yang seperti apa, Dan dia sangat menyukai beberapa metode penyiksaan yang baru baru ini untuk menyiksa orang orang kriminal.


" Aku mohon Tuan, berikan saya keringanan."


ucap Haikal memohon.


" Hmmm... sekarang anda masih berani untuk minta belas kasihan ternyata."


ucap Haikal sambil tersenyum menyeringai.


Haikal terus menerus memohon, tetapi itu tidak ada artinya sama sekali, untuk yg pertama mungkin Kevin masih bisa memberi rasa belas kasih, tetapi sekarang Haikal sedang berhadapan dengan pemimpin BANGTAN, Alan dan ada satu kata yg paling dia benci, yaitu penghianat.


Orang orang disana mulai membawa Haikal, tetapi Alan menghentikan mereka.


" Saya tidak pernah membedakan antara teman ataupun musuh, jika itu berkaitan dengan keadilan, termasuk keluarga saya."


ucap Alan, sebelum Haikal bisa membalas ucapan Alan, orang orang sudah mulai membawa Haikal pergi dari sana.


" Hey Guys!!, Apakah saya ketinggalan sesuatu?."


ucap seorang laki laki tanpa merasa bersalah sedikitpun.


" Seriusan?, Aldi!, Lagi?, Apa sih yg bisa buat lu datang tepat waktu Huh?."


ucap Kevin tidak percaya sambil menatap kearah Aldi yg sedang tersenyum cengengesan.


"Lu ngomong kayak gitu lagi, Gw tadi baru saja kejebak macet yg sangat melelahkan."


ucap Aldi beralasan.


" Oh tentu, Pasti sangat melelahkan bukan terjebak dijalan yg macet yg sebenarnya tidak ada, dan sekarang jam 03:45 pagi, bukankah seperti itu Aldi."


ucap Alan Datar.


" Maafkan Atas humor gw yg jelek, Lain kali gw nggak bakalan telat."


ucap Aldi mantap.


" Itu Terdengar lebih baik!."


ucap Alan santai.


" Kevin, ikut Gw."


ucap Alan santai, Alan mulai berjalan pergi dan diikuti oleh Kevin, disana hanya tinggal Aldi dan Gara.


" Hey Teman, Terus apakah pegawai tersebut mengatakan sesuatu?."


ucap Aldi santai.


" Belum."


ucap Gara tenang.


" Baiklah ji.. sebentar."


ucap Aldi, dia menggantung ucapan sendiri dan terlihat berpikir untuk beberapa saat.


ucap Aldi.


" Apa maksud perkataan lu tadi dengan kata 'Cobalah' itu?, Gw baik loh orangnya."


ucap Gara santai.


" Gw udah tau lu itu seperti apa bro."


ucap Aldi mendengus kesal.


.


Karakter & Visual



Nama: Kevin Aprilio


Umur : 25 tahun


Keluarga: Tidak diketahui


Pekerjaan: pelaksana kegiatan Geng


Status: Tidak diketahui


Keahlian: Seorang pembisnis.


Belajarlah dari: " Dia adalah ikan dengan mulut yang tertutup, dan tidak pernah tertangkap".


🌲🌲🌲



Nama: Gara Abraham


Usia: 25 tahun


Pekerjaan: Memimpin Pertarungan dalam Geng.


Status: Single


Keahlian: Master semua senjata & bisa bertarung dengan menggunakan tangan.


Belajarlah lagi: " Saya mempunyai sebuah nama panggilan sejak kecil, yg selalu di artikan dengan kata sebuah harapan, Tapi aslinya saya adalah mimpi buruk untuk para musuh dan korbannya".


🌲🌲🌲



Nama: Aldi Wijaya


Umur: 24 Tahun


Keluarga: Wijaya


Pekerjaan: Tangan kanan ketua geng


Keahlian: Tekun.


Status: Tidak diketahui


Belajarlah: Dia adalah orang satu satunya yg didalam Gengnya yg selalu mempunyai rasa belas kasihan kepada orang lain.


🌲🌲🌲



Nama: Alan Gusti Nugraha


Usia: 25 tahun


Keluarga: Nugraha


Pekerjaan: Pemimpin BANGTAN & CEO


Status: Menikah.


Keahlian: Mr perfectionis


Belajarlah: Dia adalah orang yang kejam dan selalu bertindak dibelakang tirai.


.


.


.


.


Terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️