
" Jangan bertindak gegabah.. mereka semua bukan orang sembarangan!."
ucap Rizal mengingatkan, Aira kemudian tersenyum menyeringai
" Terkadang permainan yang menegangkan itu lebih seru!."
ucap Aira sambil tersenyum misterius
" Jangan gegabah, gw nggak mau kehilangan adik gw lagi!."
ucap Rizal tulus, Aira tersenyum kecil mendengar ucapan Rizal, kemudian dia menepuk pundak kakaknya.
" Gw akan berhati-hati, dan gw akan menjadi mimpi buruk untuk mereka semua..Gw akan menyiksa mereka semua sampai mereka memohon kematiannya, gw ingin menghancurkan mereka sampai ke keadaan dimana mereka mengira jika diri mereka itu manusia atau hantu."
ucap Aira sambil tersenyum misterius.
" Cukup de..gw nggak bakalan tinggal diam saja, gw pasti akan membalaskan dendam keluarga kita, tapi untuk saat ini saja, gw mohon bantuannya dari lu, bersikaplah sewajarnya dihadapan Mamah, karena mamah tidak ingin ada pertumpahan darah lagi."
ucap Rizal pelan, Aira terdiam sejenak. dia pun mengetahui sesuatu, Rizal sangat memprioritaskan keluarga nya lebih dari apapun.
" Tenang saja jika soal itu... dan juga Kapan lu mau Pdkt sama ChaCha huh?."
ucap Aira Tiba tiba Rizal langsung terdiam dan mengedipkan matanya beberapa kali, kemudian dia tersenyum kecil.
" Tapi lu mau bantuin gw nggak buat dapetin dia?, bukan perkara mudah loh buat menaklukkan hati wanita."
ucap Rizal.
" Cie..mulai puitis..sejak kapan lu bisa ngomong manis bro!."
ucap Aira terkekeh.
" Sejak hati gw terpikat dengan seseorang."
ucap Rizal, Aira tertawa mendengar ucapan Rizal.
" Jangan ketawa mulu lu.."
ucap Rizal bercanda
" Tertawalah, selagi tertawa itu masih gratis."
ucap Aira, Rizal tertawa mendengar humor Aira.
" Lu benar benar unik, pantesan aja Alan sampai klepek-klepek sama lu!."
ucap Rizal sambil tersenyum.
" Iya dong, bukan Aira namanya kalau nggak bisa menaklukkan hati pangeran es seperti Alan dengan kecantikan gw yg hakiki ini."
ucap Aira sambil mengibaskan rambutnya, Rizal terlihat pura pura muntah. dari kejauhan indah' melihat pemandangan yg sudah lama ia impikan.
" Mas..anak kita sudah kumpul semuanya!."
ucap indah pelan, kemudian dia menghampiri mereka berdua.
" sepertinya kalian berdua sedang asik ngobrol nih!, tapi maaf yah..ini sudah waktunya kalian untuk tidur, kalian bisa lanjutkan lagi besok ok!."
ucap Indah sambil memegang tangan Aira.
" Lah kenapa mamah cuman megang tangan Aira?."
ucap Rizal
" Karena Aira akan tidur bareng mamah!."
ucap indah sambil tersenyum bahagia.
" Lah..kok gitu..terus aku tidur sama siapa?."
ucap Rizal merengek seperti anak kecil.
ucap Indah Tiba tiba, Rizal menatap mamahnya horor.
" Please..jangan mah..aku masih bisa cari pasangan aku sendiri!."
ucap Rizal sambil tersenyum.
" Iya mah.. tenang aja..bang Rizal udah punya calon nya kok!."
ucap Aira sambil tersenyum lembut, Rizal langsung memelototi Aira
" Wah...kok mamah belum tau kalau kamu udah punya pacar Rizal?."
ucap indah.
" Dia belum jadi pacar aku mah, masih proses!."
ucap Rizal beralasan.
" Kelamaan kalau nungguin proses nya kamu itu Rizal, bagaimana kalau mamah bantu kamu, mamah yakin gadis itu pasti mau sama anak mamah yg ganteng ini."
ucap Indah sambil mencolek pipi Rizal .
" Aih..mamah."
ucap Rizal sambil merengek.
" Jangan aneh aneh dong mah!."
ucap Rizal, indah kemudian tersenyum manis melihat tingkah Rizal.
" Sepertinya mamah akan suka jika wanita yg kamu sukai itu menjadi menantu Mamah."
ucap indah sambil tersenyum penuh arti.
" Mamah!."
ucap Rizal, Aira terkekeh mendengar rengekan kakaknya.
" sudah malam, mamah sudah mengantuk, begitu juga dengan adik mu, tapi ingat ya..mamah masih menunggu kamu kenalin calon istri kamu itu!."
ucap Indah sambil menggandeng tangan Aira dan mulai berjalan menjauh dari Rizal. Aira kemudian mengacungkan jempol nya. Rizal tersenyum setelah melihat dua sosok orang yang berharga untuk nya sudah menghilang dari pandangan nya.
" Udah dapet lampu hijau ternyata dari Mamah."
ucap Rizal pelan, kemudian ia teringat dengan wajah ChaCha.
" Tak sabar untuk segera bertemu dengan mu ChaCha."
ucap Rizal sambil tersenyum manis.
.
.
.
..
.
terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️.
.
.
.
maaf ya lama update nya.