Try Not to Fall In Love

Try Not to Fall In Love
Bab 69



Dihari berikutnya, di bandara.


Pesawat sudah tiba tepat waktu. Elena, Mamahnya Alan mulai melambaikan tangannya kepada seorang V.I.P yg dikelilingi oleh banyak bodyguard, dia adalah Genta bumi Nugraha, Kakak kandung almarhum Ayahnya Alan.


" Ah,, Dua bulan berada jauh dengan keluarga, terasa seperti dua tahun lamanya."


ucap Genta


" Iya, tapi tetap saja, kamu sekarang perlu memperbaiki segalanya, apalagi kamu ketinggalan sesuatu."


ucap Elena


" Iya, termasuk pernikahan Alan, saya merasa bersalah karena tidak bisa menghadiri pernikahannya."


ucap Genta.


"Tetapi itu bukan kesalahan kami Genta, kamu melakukan itu semua karena perkataan Alan, dan semua itu untuk perusahaan."


ucap Elena memberi alasan, supaya pamannya Alan, tidak merasa bersalah.


" Iya.. Karena itu memang perkataan Keponakan saya-."


ucap Genta terpotong, karena tiba tiba saja teleponnya berbunyi. dan nama Alan tertera di layar hpnya. kemudian dia mengangkat telpon tersebut.


" Oh... keponakan kecil ku, baru saja tadi om membicarakan tentang kamu."


ucap Genta semangat.


" Sekarang om sedang dimana?, bagaimana penerbangan apakah berjalan lancar pesawat nya?."


ucap Alan


" Di langit Nggak pernah ada macet, jadi perjalanan semuanya berjalan lancar, ah dan juga bagaimana dengan anggota baru keluarga kita?."


ucap Genta.


" Ah..jika soal itu, sepertinya om perlu datang kerumah aku terlebih dahulu."


ucap Alan


" Baiklah jika seperti itu, nanti om akan berkunjung ke mansion mu."


ucap Genta.


" Baik om, Alan tunggu."


ucap Alan, setelah mengatakan hal itu, alam pun langsung mematikan telponnya.


" Ayo kita pulang, saya sudah membawa banyak oleh oleh untuk semua orang!."


ucap Genta bersemangat.


" Dan juga saya ingin cepat cepat bertemu dengan keluarga baru Nugraha!."


ucap Genta.


" Saya hanya mau memberi tahu saja, dia adalah gadis yg baik dan juga sopan."


ucap Elena yg teringat dengan sosok Aira.


" Ah, mendengar ucapan mu.. membuat saya ingin cepat cepat bertemu gadis itu..ayo."


ucap Genta, kemudian mereka pun mulai berjalan kembali.


🌲🌲🌲🌲


Disisi lain, disebuah kantor pusat.


Dua orang laki-laki sedang berjalan menuju ruangan direktur, salah satu diantara mereka ditelpon secara tiba tiba, dan dia tau semuanya itu karena apa.


" Ngomong ngomong menurut lu ini bagaimana?, Apakah ini sudah menjadi pilihan terakhir mereka?."


ucap Laki laki (1)


" Tanya aja nanti, langsung kepada direktur."


ucap Laki laki (2)


Mereka mengetuk pintu ruangan tersebut dan dipersilahkan untuk masuk.


" Pak!."


ucap Laki laki (2)


" Masuk, masuk keruangan.. kalian berdua silahkan duduk disini."


" Pak, Apakah ini--."


ucap Andi terpotong.


" Iya itu, Saya sudah membaca dokumen tentang murid didik mu SN.03."


ucap direktur George


" Semuanya terlihat sangat sempurna!."


ucap direktur George sambil tersenyum misterius.


" Apakah gadis itu sudah siap?."


ucap laki laki(2) yg bernama Juan.


Pada saat ini direktur George melihat Andi, SN.03 murid yang telah dia latih selama 10 tahun, Murid yg selalu membuat dirinya selalu bangga.


" Bukankah dia sudah membuktikan kemampuannya sendiri dengan semua operasi yg dia lakukan."


ucap Andi.


" Juan, apakah kamu masih meragukan kemampuan dia?."


ucap direktur George


" Tidak, tetapi tuan George bukankah Anda yg menghentikan semua ini tahun kemarin?."


ucap Juan


" Iya,karena para petinggi tidak bisa mengabaikan pemikiran bahwa dia adalah yang ketiga dari kita."


ucap direktur George.


" Bukankah itu hanya pemikiran mereka saja."


ucap Andi.


" Sepertinya kamu cukup paham dengan aturannya."


ucap direktur George


" Kami tidak suka mengambil resiko."


ucap direktur George


" Maaf pak, saya ingin menanyakan, kenapa baru dilakukannya sekarang?."


ucap Juan.


" Sesuai dengan perkataan Andi tadi. Gadis itu sudah membuktikan kalau dia mampu menguasai semuanya di tahun-tahun sebelumnya., dengan catatan bahwa dia juga belum pernah gagal dalam menghadapi suatu rencana."


ucap direktur George


" Ah dan juga, Juan bukankah katamu semuanya sudah berjalan secara sempurna sesuai dengan rencananya?."


ucap direktur George


" Iya pak, kita hanya sedang menunggu perintah anda."


ucap Juan.


" Ah saya mengerti, akhirnya waktunya sudah tiba, untuk Aira Sebagai SN.03 untuk bergabung secara resmi sebagai pasukan elit 10, Sebagai Ghost agent E08."


ucap direktur George.



Bagaimana kelanjutan ceritanya.. silahkan tetap baca.


.


.


.


.


.


terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️