
" Jangan katakan jika kamu baik baik saja, karena kamu tidak dalam keadaan baik baik saja."
- Alan Gusti Nugraha-.
🌸🌸🌸
Alan tersenyum bahagia melihat pemandangan yg sangat menyentuh hatinya tersebut, Alan membiarkan dirinya sendiri berdiri seperti patung.
" Kenapa lu ada disini?."
ucap Seseorang suaranya berasal dari belakang punggung Alan, tapi Alan kenal betul itu suara siapa.
" Gw lagi nganterin istri gw Bro!."
ucap Alan santai sambil membalikkan badannya dan menatap Rizal, Rizal mengernyitkan keningnya, kemudian dia mulai memiringkan kepalanya dan melihat pemandangan yg membuat dia tersenyum manis untuk pertama kalinya.
" Lu kenapa nggak kasih tau Aira?."
ucap Alan datar, Rizal menghela nafasnya.
" Gw lagi males cerita."
ucap Rizal, wajahnya Tiba tiba saja berubah menjadi dingin.
" Kenapa emangnya?."
ucap Alan
" Kalau Aira tidak menyelamatkan mamah hari ini, mungkin gw akan kehilangan orang yang berharga dalam hidup gw untuk yg kedua kalinya."
ucap Rizal ambigu, Alan semakin dia bingung bukan main.
" Kenapa sih...lu itu kalau ngomong itu selalu kayak lagi main teka teki silang, bikin pusing bukan main!."
ucap Alan kesal.
" Adik gw itu termasuk cewek yg tangguh, jadi kalau lu mau main main dengan perasaan adik gw, liat aja kalau nggak kena batunya."
ucap Rizal.
" Gw nggak ada niatan buat mainin perasaan istri gw, dan gw tau dia memang tangguh..tapi dia itu, emmm terkadang lembut dan kecil seperti sebuah pangsit ketan, tapi dia sangat tegar, membuat gw tidak tahan untuk menariknya ke belakang tubuh gw untuk melindunginya."
ucap Alan panjang lebar, Rizal terperangah mendengar ucapan Alan, dia tau betul seperti apa sahabatnya yg satu ini, tetapi dia tidak akan pernah menyangka jika adiknya mampu menarik perhatian laki laki batu es seperti dia. pikirnya.
" Sebesar apa lu menyukai adik gw huh?."
ucap Rizal sambil terkekeh kecil, Alan kemudian membalikkan badannya dia menatap sosok Aira sambil tersenyum.
" Gw nggak tau seberapa besar rasa suka dan sayang gw buat Aira, tetapi gw nggak yakin bisa hidup tanpa Aira, gitu saja!."
" Cinta memang bisa merubah seseorang."
Ucap Rizal sambil geleng-geleng kepala.
" Memang seperti itu kenyataannya, dan tenang saja gw nggak akan pernah menyangkalnya, karena gw memang sedang dibuat kewalahan oleh perasaan gw sendiri."
ucap Alan.
" Kok bisa?."
ucap Rizal heran.
" Karena istri gw punya sedikit trauma, yg membuat dia menjauhi yg namanya kaum laki laki."
ucap Alan.
" Lu tau dari mana?."
ucap Rizal terkejut.
" Gw hampir tau semuanya tentang istri gw Bro, dan gw juga tau seperti apa kehidupan yg dilalui oleh istri gw selama ini saat bersama dengan keluarga angkatnya."
ucap Alan, dia tiba-tiba saja mengepalkan tangannya. Alan kemudian menceritakan semuanya bagaimana Aira diperlakukan oleh Hendra yg tak lain adalah ayah angkatnya, Rizal mengertakan giginya.
" Jika Aira bukan menikah dengan gw, mungkin dia akan menikah dengan keluarga yg telah menjadi dalang kecelakaan beberapa belas tahun yg lalu, yg membuat papah lu meninggal, Tante indah lumpuh, dan adik ku yg hilang."
ucap Alan.
" Gw Sepertinya perlu menghabisi semua keturunan Kusumo!."
ucap Rizal geram.
.
.
.
.
.
.
terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️