
" Oh ternyata dia orangnya!."
ucap Alan, dia menatap lurus manik mata Aira, dia ketahuan?, Tatapan tersebut seperti menembus jiwanya.
Aira berhasil mengalihkan pandangannya kearah lain, dia sudah ketahuan, pikirnya.
Keningnya mulai mengeluarkan keringat dingin, hanya satu kalimat yg terlintas dalam pikirannya saat ini. " Gw nggak bisa terlibat masalah apapun dengan dia" kalimat tersebut selalu berlarian dalam pikirannya saat ini.
Ketika Aira sedang melamun seseorang menepuk pundaknya, dan ternyata dia adalah Rachel.
" Aira, Lu habis dari mana?, dari tadi gw nyariin l-."
ucap Rachel terpotong
" Lu berkeringat banyak, Apakah lu baik baik saja?."
ucap Rachel
" Yeah...dan jangan terlalu khawatir, karena gw baik baik aja."
ucap Aira.
Aira dan Rachel mulai mengobrol seperti biasa, tetapi Aira tidak bisa menenangkan hatinya yg berdebar dan pikiran yg penuh dengan kekhawatiran.
Aira sedikit berharap jika Alan mungkin saja masih tidak tau tentang dirinya, dan untuk memastikan semua itu, Aira perlu berbicara dengan Aldi, saat Aira masih mengobrol dengan Rachel, tetapi setiap saat matanya masih mencari sosok Aldi.
Akhirnya Aira melihat Aldi, Aldi Terlihat sedang mengobrol dengan tamu yg lain dan nilai plusnya adalah Aldi sedang tidak bersama Alan.
" Gw mau pergi ke toilet sebentar."
ucap Aira membuat alasan.
" Oh ok."
ucap Rachel santai, dengan sedikit ragu dia berjalan menghampiri Aldi.
" Ehemmm...Maaf?."
ucap Aira
"Big Bro?."
ucap Aira melanjutkan ucapannya.
Aldi sudah bisa memastikan siapa yg sedang berdiri dibelakangnya saat ini, walaupun tanpa melihat kebelakang, Karena wanita yg memanggilnya 'Big Bro' itu hanya satu orang, Aldi memanggil bodyguard Alan, dan meminta bodyguard tersebut untuk membawa tamu tersebut, kemudian Aldi membalikkan badannya.
" Oh Aira, Ada apa?."
ucap Aldi
" Gw...Uhmm..Se. Sebenarnya."
ucap Aira ragu ragu, Aira kemudian menghela nafas dalam-dalam.
" Apa yg Andre bicarakan dengan lu tadi?."
ucap Aira, tanpa basa basi lagi.
"Owh, Santai saja Aira, Santai ok!."
ucap Aldi
" Dia hanya memberi tahu sesuatu?, Dan kami hanya mengobrol?."
ucap Aldi
" Huh?, Kalian berdua hanya mengobrol?."
ucap Aira sambil mengernyitkan keningnya.
" Bagaimana kami tahu dia?."
ucap Aldi bertanya balik, Aira dia sesaat.
ucap Aira
" Bagaimana kamu mengenalnya Secara pribadi?."
ucap Aldi
" Bagaimana gw mengenalnya secara pribadi?, itu bukanlah inti dari pembicaraan, apa yg di ucapkan kepada lu, itu adalah inti dari pembicaraan kita saat ini."
ucap Aira
" Tidak ada hal yang penting."
ucap Aldi, Aira kecewa mendengar ucapan Aldi, karena menurutnya Aldi Seperti sedang menyembunyikan sesuatu darinya.
" Apakah kamu tidak tau, Kakaknya Andre itu adalah calon tunangan mu?."
ucap Aldi tiba tiba.
" Maksudnya apa?."
ucap Aira bingung.
" Dia memberi tahu kita soal masalah tersebut."
ucap Aldi
" Maksud lu dia nggak ngasih tau lu kalau gw adalah-."
ucap Aira yg langsung menghentikan ucapannya sendiri karena dirinya hampir saja memberi tahu jati dirinya.
"Maksud gw, dia tidak memberi tahu apa apa lagi sama lu?."
ucap Aira, Aldi menggangukan kepalanya sebagai respon.
" Makasih, karena lu sudah membiarkan gw tau, dan maaf jika gw terlalu mengganggu."
ucap Aira tulus
" Tidak apa apa."
ucap Aldi
" Ah dan juga, Apakah kamu tidak penasaran bagaimana calon tunangan mu itu?."
ucap Aldi penasaran. mendengar pertanyaan tersebut, jawabannya hanya satu yaitu karena Papahnya.
" Mengapa saya harus tahu tentang hal yg dapat mengubah seluruh hidup saya, ketika Papah gw yg mengatur semuanya."
ucap Aira tidak peduli kemudian dia tertawa kecil dengan sarkastik, dia menjawab pertanyaan tersebut tanpa menatap wajah Aldi sedikit pun. dan dengan cepat Aira meninggalkan Aldi sendirian
Aldi cukup cerdas dalam menghadapi situasi saat ini, Dia juga sudah tau tentang Aira yg dipaksa menikah dengan Alan oleh Papahnya. Tetapi sekarang Aldi sudah mengetahui semua biodata Aira, karena dia adalah wanita yg menikah dengan Alan, dan Alan lah yg memintanya untuk mencari informasi tersebut.
Aira kemudian teringat dengan ucapan Elena, dia pernah mengatakan jika seharusnya Aira menikah dengan laki laki lain, tetapi dia berakhir menikahi Alan.
Party tersebut sudah selesai, Saat ini Aira sedang Duduk dikursi, sendirian.
" Sendirian lagi?."
ucap Seorang Laki laki.
.
.
.
.
.
terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca