Try Not to Fall In Love

Try Not to Fall In Love
Bab 40



Aldi menatap Alan sambil geleng-geleng kepala.


" Oh ayolah Alan, setidaknya apakah lu pernah ngobrol bareng istri lu?, atau setidaknya pernah nggak lu memperhatikan istri lu?."


ucap Aldi


" Kenapa?, Apakah dia cantik?, jika dia memang cantik, gw nggak peduli!."


ucap Alan.


" Baiklah terserah lu aja!."


ucap Aldi


Aldi pertamanya sudah tau pasti Alan akan menolak tentang opininya, tetapi tetap saja dia ingin mencoba, walaupun dia tau hasilnya tidak akan jauh beda, dan kemudian mereka berdua pun mulai menyambut kedatangan tamu kembali.


Aldi sekarang sedang ngobrol dengan kedua orangtuanya, karena mereka ikut hadir ke party tersebut, dan Alan Sedang ngobrol dengan kliennya, dan saat itulah keluarga besar Nugroho dan Aira datang.


Mereka mulai menuruni anak tangga, Aira menjadi pusat perhatian saat itu juga, setiap tatapan mata semua tertuju padanya termasuk Alan.



Alan tidak bisa berkata apa-apa, matanya bergerak mengikuti setiap langkah kaki Aira, Aira terlihat seperti Disney princess, Aira merasa kurang nyaman, saat dirinya menjadi pusat perhatian, karena dia tidak ingin menjadi bahan perhatian.


Aldi mengarahkan tatapan matanya kepada Alan, Aldi tersenyum melihat Perhatian Alan hanya tertuju kepada Aira.


Aira turun kebawah bersamaan dengan yg lain, Aira selalu menempel dekat Rachel, Alan Mera seperti mantranya sudah rusak karena dia bisa kembali lagi ke akal sehatnya.


Semuanya kembali normal, Nyonya Elena mulai memperkenalkan Aira kepada orang lain, di auditorium tersebut banyak sekali orang, tetapi perhatian seseorang tiba-tiba tertuju kepada Aira.


Ketika semua mata tertuju kepada sosok Aira yg cantik, tetapi seseorang sedang menyeringai sambil memperhatikan wajah Aira.


Aira berdiri sendiri, karena tiba-tiba saja Rachel mendapatkan telpon penting.


" Hey babygirl!."


ucap laki laki tersebut, Aira mendengar suara tersebut dari belakang nya, karena merasa penasaran Aira pun membalikkan tubuhnya, matanya langsung membulat sempurna, saat melihat sosok laki laki yg sedang berdiri dihadapannya. yg tidak lain adalah Andre


Dan tiba tiba saja Aira merasa tertekan, karena jika Andre memberi tahu tentang insiden tersebut kepada orang lain, maka dirinya akan ketahuan, dan Alan sudah tentu akan menemukannya.


Andre adalah putra kedua dari Tuan Kusuma ( Salah satu saingan perusahaan Alan), Andre diundang karena image sosial.


" Lu lagi?, Ngapain lu kesini?, Gw rasa lu udah lupa bagaimana gw memukuli lu waktu itu."


ucap Aira.


" Dan kamu akan membayarnya dua kali lipat dari hal itu, dan kamu akan merasakannya nanti, ingat itu baik baik, my Babygirl!."


ucap Andre.


Rachel kemudian kembali dan berdiri disampingnya Aira sambil tersenyum, tetapi saat dia menyadari siapa sosok laki laki yg ada dihadapannya, senyuman tersebut langsung hilang.


" Hey.. Rachel sudah lama kita tidak bertemu!."


ucap Andre dengan nada merayunya.


" Yeah..tapi bagaimana mungkin?, bukankah kamu masuk kedalam rumah sakit karena dipukuli seorang gadis?."


ucap Rachel ketus.


Rachel tidak tau jika Alan pergi ke bar untuk menemui Andre, Akan tetapi dia mendengar jika Andre masuk kedalam rumah sakit Beberapa hari yg lalu, karena di pukul oleh seorang gadis, dan dia mengetahui nya dari seseorang.


" Tetapi gw lebih merasa kasian dengan gadis itu, karena gadis itu harus menyentuhkan tangannya ke lumpur menjijikkan seperti lu itu."


ucap Rachel dingin


" Rachel selalu menyebutkan " Gadis itu" beberapa kali, bukankah akan lebih mudah jika dia menyebut nama Aira?" pikirnya, tetapi sebuah kenyataan memukulnya.


" Apakah kamu mengetahui Siapa gadis itu?."


ucap Andre.


" Gw berharap gw tau Siapa gadis itu!."


ucap Rachel


" Gadis itu adal-."


ucap Andre terpotong.


" Rachel, ayo pergi dari sini!."


ucap Aira.


" Tapi Ra-."


ucap Rachel terpotong.


" Gw merasa kurang sehat, gw tinggal duluan!."


ucap Aira sambil berjalan.


" Ah...jangan tinggalin gw!."


ucap Rachel berjalan mengikuti Aira dari belakang, Sekarang Andre merasa yakin jika Aira menyembunyikan sebuah fakta kalau dirinya adalah gadis bar malam itu.


Aira membawa Rachel jauh dari Andre, Rachel sudah beberapa kali menanyakan kepada Aira apakah dia baik baik saja atau sebaliknya.


Tetapi Aira merasa tertekan saat ini, matanya mulai mencari keberadaan Andre, Aira sangat takut jika Andre memberi tahu ke seseorang yg sebenarnya tentang dirinya. tiba tiba saja Aira mendapati Andre bersama Aldi.


Aira merasa dirinya seperti sedang dikutuk, dia melihat Andre sedang membisikkan sesuatu ketelinga Aldi, sampai membuat laki laki itu mengernyitkan dahinya, Andre dan Aldi bersamaan menatap Aira.


Aldi mulai berjalan setelah Andre pergi, Aira merasa jantungnya akan keluar dari mulutnya kapan pun, dia mulai berjalan cepat menuju Aldi, dia berencana untuk menjelaskan semuanya kepada Aldi, dan memintanya untuk menutup mulutnya, tetapi dia sudah telat.


Aldi sudah menghampiri Alan terlebih dahulu, Aira berhenti mengikuti Aldi, dan saat itu dia melihat Aldi membisikkan sesuatu ketelinga Alan sampai membuat laki laki tersebut memberikan tatapan mata penuh tanda tanya.


Aira hanya berjarak sedikit jauh dari mereka berdua, tetapi Aira mampu mendengar percakapan mereka berdua, dan tiba tiba saja Alan dan Aira membuat kontak mata.


Dan saat Alan mengatakan sesuatu, tubuh Aira tiba tiba saja mematung.


" Oh..' Ternyata Dia orangnya'."


ucap Alan.



.


jangan lupa mampir



.


.


.


.


.


terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️