Try Not to Fall In Love

Try Not to Fall In Love
Bab 115



" Kalian berdua kenapa berdiri disana?."


ucap Indah sedikit berteriak, membuat Alan dan Rizal langsung berjalan menuju tempat Aira dan Indah berdiri.


Aira kemudian terdiam sejenak, dia baru ingat jika Rizal adalah anaknya Tante Indah yg tak lain adalah Mamahnya, berarti Rizal adalah kakak gw pikirnya.


" Hey... little girl!."


ucap Rizal, Aira menatap Rizal Datar.


" Mah..kita masuk yuk!."


ucap Aira sambil memeluk lengan Indah. Aira pun menyadari sesuatu.


" Mamah bisa berdiri?."


ucap Aira terkejut, Mereka semua pun sadar begitupun dengan indah, dia tidak sadar jika sejak dari tadi dia sedang berdiri.


" Mamah bisa berdiri?."


ucap Rizal yg masih tidak percaya, dia pernah putus asa karena mamahnya lumpuh selama bertahun-tahun, Tetapi siapa sangka setelah bertemu dengan adiknya lagi, keajaiban terjadi.


Indah melihat kedua kakinya yg bisa berdiri tanpa alat bantu, dia menutup mulutnya dengan tangannya.


" Oh tuhan.!!."


ucap Indah.


" Kamu benar benar sebuah mukjizat untuk mamah sayang!."


ucap Indah, memeluk Aira untuk yg kedua kalinya.


tidak lama kemudian setelah itu mereka pun masuk kedalam mansion, dan duduk diruang tengah, Aira duduk disamping Mamahnya, sedangkan Alan dia duduk dengan Rizal, walaupun sebenarnya dia ingin duduk bersebelahan dengan Aira, tapi mau bagaimana lagi. pikirnya.


Mereka pun mulai bercakap cakap. dan mereka mulai hanyut dan tidak ingat jam, Alan melihat jam tangannya.


" Sudah jam 24:00, cepat sekali." pikirnya, Alan kemudian melihat Aira yg terlihat tidak ingin berpisah dengan indah, Alan pun tidak ingin egois, dia mungkin laki laki posesif tetapi dia tetap punya pikiran yg rasional.


" Tante, Aku izin mau pulang dulu."


ucap Alan sopan, perkataan Alan membuat Aira langsung menatapnya, Alan pun tersenyum lembut.


" Dan juga Aku titip Aira ya Tante, besok aku akan kesini lagi kok."


ucap Alan.


" Kenapa kalian berdua tidak pulang bareng aja Alan?."


ucap Indah heran.


" Aku pulang sendiri aja Tan, lagian dirumah juga nggak ada mamah, aku nggak mau Aira ditinggal sendirian di mansion."


ucap Alan beralasan, Aira tersenyum kecil mendengar ucapan Alan.


" Sejak kapan ini anak berubah menjadi cowok peka!." pikirnya sambil tersenyum kecil, Alan melihat senyuman kecil terukir di wajah Aira.


" Aku akan berusaha untuk membuat senyuman manis itu selalu terukir diwajah cantik mu itu sayang." pikirnya.


ucap Rizal asal, Alan memberikan tatapan tajam kepada Rizal, sedangkan Rizal pura pura tidak melihatnya.


" Kalian berdua bukan anak kecil lagi!, jika Alan memang ingin pulang sendirian maka tidak apa apa, itu keputusan Alan, tetapi sekarang yg menjadi pertanyaan nya adalah, Aira mau nggak nginep disini sayang?."


ucap Indah lembut, tanpa pikir panjang lagi.


" Aku mau nginep disini mah!."


ucap Aira antusias, Rizal tertawa kecil mendengar ucapan Aira yg dengan santainya berbicara seperti itu, tanpa melihat Alan terlebih dahulu.


" Hahahahah...ada yg bakalan tidur sendirian ini mah!."


ucap Rizal, Aira langsung menundukkan kepalanya, untuk pertama kalinya dia merasa malu dengan seseorang orang apalagi itu Laki laki, dan laki laki itu adalah suaminya sendiri.


" Maaf ya Alan.. Aira memang masih belum dewasa, tapi Tante tau, Gadis kecil Tante ini sangat mencintai suaminya."


ucap Indah, wajah Aira Tiba tiba berubah menjadi merah.


" Mamah!!..Aih.."


ucap Aira sambil memegang tangan Mamahnya, Alan tersenyum melihat pemandangan tersebut.


" Jika seperti itu aku pamit pulang dulu ya Tante."


ucap Alan sambil berdiri dan bersalaman kepada Tante Indah, kemudian dia menatap Aira Tetapi gadis itu tak kunjung mengangkat kepalanya.


" Aira aku pamit ya sayang..inget jangi nakal ya..dan jangan nangis besok aku pasti akan kesini lagi."


ucap Alan sambil mencium pucuk rambut Aira, gadis itu terdiam seperti patung, jantungnya berdetak tidak karuan.


Saat Alan membalikkan badannya, Aira mengatakan sesuatu yang membuat Perasaan Alan menjadi hangat seketika.


" Aku sayang kamu, jadi aku akan tunggu kamu besok disini Alan."


ucap Aira.


" siap..my princess!."


ucap Alan, sambil berjalan keluar dari mansion.


.



dan terimakasih untuk vote nya☺️


.


.


.


terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca ☺️