
Isi pesan bodyguard.
" Maaf tuan Alan, saya kehilangan Nyonya, karena tiba tiba saja dia masuk kedalam kerumunan."
Alan menggenggam hpnya geram setelah membaca pesan tersebut, kemudian dia menelepon bodyguard tersebut dan tidak butuh waktu lama bodyguard tersebut.
" Saya tidak mau tau, cari keberadaan gadis itu sekarang juga, saya beri kalian waktu beberapa menit."
ucap Alan yg kemudian langsung mematikan telpon tersebut secara sepihak, tidak tau kenapa perasaan Alan tiba tiba saja menjadi was was, dia mengambil jas nya, kemudian mengambil kunci mobilnya dan mulai berjalan keluar dari ruangan nya menuju parkiran mobil.
Sedangkan disisi yg lain, para bodyguard mulai kalang kabut, tetapi selang 10 menit akhirnya para bodyguard bisa bernafas lega, karena mereka sudah mendapatkan lokasi Aira saat ini, dan setelah mereka perhatikan, Aira tidak menaiki bus yg biasa dia pakai, dan lebih memilih untuk berjalan kaki.
Pada waktu yang bersamaan Alan sudah berada di depan mobilnya, kemudian dia mendapatkan informasi lokasi terbaru Aira, Tanpa membalas pesan tersebut Alan mulai masuk kedalam mobil dan mulai melajukan mobilnya ke lokasi Aira saat ini.
π²π²π²
Aira menggunakan Earphone dikedua telinganya, volume musik yg didengar Aira sangatlah tinggi, dia sedang mendengarkan lagu BTS, dan sesekali ikut bernyanyi.
Di tempat yang sama Alan menghentikan mobilnya sedikit jauh dari Aira, dan kemudian Alan keluar dari mobilnya, salah satu bodyguardnya menunjukkan posisi Aira saat ini, Alan menyuruh mereka semua untuk pergi.
Aira berjalan sambil memperhatikan setiap toko yg dia lewati, tetapi gadis itu tiba tiba menghentikan langkahnya di depan showroom mobil, disana bisa terlihat jelas ada sebuah banner yg besar di gambar banner tersebut ada mobil yang selalu Aira impikan yaitu mobil Bugatti.
Bukan uang, bukan perhiasan, akan tetapi dia inginkan hanyalah mobil, dan rata rata hal yg dia sukai hampir sama seperti laki laki pada umumnya, padahal dia adalah cewek.
" Mobil Bugatti!."
ucap Aira sambil membuang nafas kasar dan terlihat jelas dari sorot matanya dia sangat tertarik dengan gambar mobil tersebut.
" Mesin 8,0 L, tenaga Output 1475 hp dan juga transmisi kopling ganda 7 percepatan, Oh tuhan, suatu hari gw pasti akan memiliki lu sayang, dengan uang gw sendiri."
ucap Aira semangat dan dengan mata yg berbinar binar.
Aira pun melanjutkan langkahnya dan mulai masuk kedalam sebuah mobil bus, dan tanpa Alan sadari dia juga masuk kedalam mobil bus tersebut, pertamanya mobil bus tersebut kosong, tetapi beberapa menit kemudian mobil bus tersebut terisi penuh.
Aira memberikan Tempat duduk kepada seorang wanita lansia yg bersama dengan cucunya, Dan Aira sadar jika anak tersebut sedang memainkan wajahnya, kemudian Aira pun mengikuti anak tersebut ikutan memainkan wajahnya.
Mereka berdua terlihat sedang bercanda, sampai Aira mulai diganggu oleh seorang laki-laki yg berusia hampir kepala empat, dan terlihat jelas jika laki laki tersebut dengan sengaja mendorong tubuhnya kebadan Aira, membuat gadis itu seketika meletakkan Tasnya kesamping dimana laki laki itu berada.
Alan duduk sedikit jauh dari Aira, tapi Alan masih bisa melihat Aira, dan setelah memperhatikan dari tadi, Alan mulai mendekati Aira.
" Laki laki itu sudah bosan hidup Sepertinya."
ucap Alan pelan, dan tanpa dia sadari sendiri dia mulai hilang kendali.
Bus sudah mulai terisi semakin penuh, dan tas gendong Aira sudah tidak bisa membatasi jarak antara dirinya dan Laki laki tersebut.
Akhirnya Alan bisa sampai ditempat Aira, kemudian dia berdiri disampingnya kemudian dengan sengaja Alan mendorong tubuh laki laki tersebut, Aira pun melirik sekilas, tiba tiba matanya membulat sempurna.
" Kenapa lu bisa ada disini?."
ucap Aira pelan.
" Lagi pengen berduaan sama kamu aja."
ucap Alan santai sambil tersenyum simpul.
Melihat senyuman tersebut membuat Aira bergidik.
" Ini anak salah makan apa sih?." pikirnya, saat Aira sedang melamun, tiba tiba saja.
Ckittttttt
Supir mobil bus tersebut tiba tiba saja mengerem mendadak.
.
.
.
.
terimakasih atas kunjungan Anda selamat membaca βΊοΈ