
Entah siapa yang memulai namun entah bagaimana mereka telah dalam keadaan polos dengan semua kain yang tercecer di lantai. Saling memuaskan saling menciumi setiap kulit, jika bukan karena darah pertama yang menetes di sela paha Emily juga melihat reaksi kesakitan Emily- pria itu akan mengira jika Emily adalah seorang pemain ranjang yang handal- mengingat jika Emily secara aktif ikut merangsang pria itu.
Destara tersenyum sebelum akhirnya kemudian menciumi kembali wanita itu berusaha merangsang kembali wanita itu sebelum akhirnya memacu pinggulnya dengan pelan.
Sangat pelan namun tak membuat seorang Emily menderita- hanya ada desahan dan lenguhan saling menikmati dan di nikmati yang memenuhi ruangan yang di buat kedap suara tersebut. Suara yang saling bersahut- sahutan dan menggema akibat di pantulkan oleh cermin di atas tubuh mereka membuat mereka semakin menggila untuk saling memuaskan satu sama lain.
Sampai akhirnya satu lenguhan keras di sertai pekikan mengakhiri segalanya. Setelah menjatuhkan tubuhnya di samping tubuh Emily- Destara menutupi tubuh polos mereka dengan selimut yang ada di bawah kakinya.
“ kau mau mengakhiri ini dengan cepat?” tanya Emily membuat Destara yang sudah memejamkan mata membuka matanya lagi.
“ kau tidak lelah?” tanya Destara.
“ apa aku terlihat lelah? Ayo kita ke kolam, aku ingin berenang untuk menyegarkan tubuhku.” ungkap Emily beranjak menuju kolam tanpa menutupi tubuhnya.
“ apa kau biasa seperti ini?” tanya Destara melihat Emily dengan santainya menuju kolam tanpa menggenakan apapun.
“ bukankah ini pesta pribadi? Hanya ada kita berdua disini! Untuk apa malu?” tanya Emily telah melompat kekolam.
“ pasti kau juga biasa seperti ini dirumah.” ucap Destara duduk di tepi kolam namun kakinya telah masuk mengenai air kolam.
Tak ada jawaban dari Emily membuat Destara mengalihkan pandangannya yang awalnya menatap kebawah kakinya mencari kesekeliling.
“ EM!” panggil Destara. Namun ia begitu terkejut ketika kakinya di tarik- seseorang. Karena tiba- tiba membuat Destara yang tidak memiliki persiapan terjatuh ke dalam air.
“ Emily!” ucap Destara terkejut. Tampak jika wanita itu hanya tersenyum sambil mendekati Destara dan memeluk pria itu di dalam air.
“ ap..., apa yang kau lakukan?” tanya Destara gugup.
“ memeluk calon kekasihku.” ucap Emily santai.
“ jadi kau memang menerimaku?” tanya Destara senang.
“ aku hanya bilang calon kekasihku, semua tergantung kau! Bisa atau tidaknya kau mengambil hati daddyku.” ucap Emily mengelus milik Destara yang masih belum juga tertidur meski telah mendapatkan pelepasannya di tubuh Emily.
Wanita itu tahu jika sebenarnya sekali saja belum cukup untuk pria itu- namun Emily tahu jika Destara menahan dirinya karena biar bagaimana pun Emily baru pertama kali dan pria itu tak ingin memaksa kehendaknya.
“ Em... Emily.” ucap Destara terbata karea Emily mengarahkan milik Destara di miliknya.
Emily belum sempat bertanya- Destara mulai memasukkan miliknya dalam sekali hentakkan dan memacu tubuhnya hingga menimbulkan suara gemericik air yang memecah dan saling bertabrakan. Membuat Emily merasa sensasi yang berbeda dan tanpa bisa di cegah suara- suara aneh keluar begitu saja dari mulut Emily.
Sungguh, Emily mengakui jika pria itu sungguh pandai bermain cinta, bahkan wanita itu saja yang terbiasa hidup di LN masih terbilang tak memiliki pengalaman karena baru pertama kali, namun pria ini bahkan dapat membuat Emily merasa nikmat tanpa membuat wanita itu menderita.
“ kau pasti sering bermain cinta, Hem? Berapa wanita yang sudah merasakan milikmu?” ucap Emily di sela desahannya.
“ kau yang pertama.” ucap Destara mulai ******* bibir sexy Emily.
“ you are liar.” goda Emily.
“ aku tidak berbohong, milikku bahkan sangat mendamba milikmu.” ucap Destara dalam desahannya.
“ so?” tanya Emily soal Destara yang sangat pandai memuaskan miliknya.
“ insting pria. Atau karena aku selalu membayangkan mencumbumu.” ungkap Destara.
“ what?” ucap emily tak percaya.
“ hanya kau Emily! Entah bagaimana aku tak pernah tertarik pada wanita kecuali dirimu! Bahkan beribu wanita menggodaku- menarikan tubunya di hadapanku dan mlikku tak pernah beraksi hanya padamu dan milikmu- milikku seolah tak pernah mau tertidur.” ucap Destara mulai memacu miliknya dengan cukup keras- memuat Emily memekik karenanya. Dan di saat pria itu hampir mencapai pelepasannya, pria itu membawa Emily keluar dari kolam dan mulai menghentak- hentakkan miliknya membuat Emily semakin memekik karena nikmat dan semua itu di akhiri dengan lenguhan panjang dan hentakkan yang dalam. Emily merasa milik nya terasa panas dan penuh akan milik pria yang dulu di belanya ini. Pria gendut yang dulu sering di bully ini.
“ apa kau percaya jika aku sudah mencintaimu bahkan sedari aku kecil?” suara Destara yang mulai terasa samar karena Emily mulai kehilangan kesadaranya karena kelelahan.
0o0hai hai hai
maaf karena sang penulis ini jarang update ^_^
kalian masih stay ga nungguin author update? ^_^