The Troblemaker Is My Boss

The Troblemaker Is My Boss
S2 POV BERTA



“ beliau pasti senang karena tahu kau berniat putus dari kekasihmu.” ucap Alea.


“ Alea! Stop it! Aku tak ingin berharap lebih jauh lagi.” geramku.


“ why not? Berta, aku hanya mengatakan sebuah berita fakta.” ucap Alea.


“ come on, Alea. Yang kau lakukan membuatku berharap. Aku pikir ia berbuat baik hanya padaku seorang, aku pikir ia juga berperilaku khusus padaku, tapi ternyata tidak! Beliau juga melakukannya pada bodyguard dari wakil direktur. Jika beliau bisa berbuat baik pada seorang bodyguard apa lagi padaku yang hanya merupakan karyawan biasa.” ucapku berkilah.


“ yang katanya kau dandani itu?” tanya Alea.


“ ehem.” jawabku sekenanya.


“ aku jadi penasaran bagaimana hasilnya?”


“ mau lihat?” ucapku memperlihatan handphone ku, beruntung aku sudah memfoto Tama dari sebelum aku make up dan setelah aku make up.


“ tak heran kau bisa menjadi seketaris pribadi direktur, kau ini memang berbakat.” puji Alea.


“ terima kasih.”


“ tak heran jika direktur kita bisa menyukai mu.” Alea mulai menggodaku lagi.


“ Alea!” kesalku.


“ ayolah, Berta! Salah satu kekuranganmu adalah percaya diri. Kau ini kurang percaya diri.” ucap Alea menyemangatiku.


” tapi apa salah jika aku kurang percaya diri? Aku ini hanya karyawan biasa sementara dia adalah direktur. Apa lagi ia berbuat baik juga bukan hanya padaku namun juga semua karyawan.” ungkapku.


“ apa kau tak pernah dengar jika sebenarnya direktur itu orang yang perfeksionis, ia sama dengan direktur sebelumnya yaitu tn. Allan- ayah dari tn Ray. Meski ia berbeda dengan beliau karena tn. Ray itu hangat dan supel seperti istri tn. Allan- Mrs Rena.” ucap Alea.


“ ya, lalu apa hubungannya?” heranku.


“ apa kau tahu alasan mengapa hampir setiap pesta perusahaan Tn. Ray tak pernah hadir dan selalu di gantikan tn. Andre?” tanya Alea. Aku hanya mengendikkan bahu.


“ aku dengar ia memiliki agoraphobia.” ucap Alea.


“ apa itu?” heranku.


“ apa? benarkah?” ucapku tak percaya.


“ ya, aku dengar karena hampir semua orang yang mendekati nya karena memang ia yang merupakan direktur sekaligus pewaris utama ASH group. Tak jarang juga banyak wanita yang naik ke ranjangnya hanya untuk merayu beliau.” ucapa Alea membuatku terdiam. Setelah aku ingat lagi, ia memang tak dekat dengan wanita manapun kecuali saudarinya dan juga ibunya- Mrs Rena.


“ tapi selain dengan Nn Emily juga Mrs Rena- Direktur juga dekat dengan Tama.” ungkapku.


“ mungkinan, karena beliau berpikir untuk mengerjai wakil direktur menggunakan bodyguard tn. Andre.” jawab Alea sekenanya. Aku terdiam. Mungkin dan bisa jadi.


“ come on, Berta. Lihatlah! Semuanya bahkan sudah terlihat sejelas ini!” ungkap Alea.


“aku hanya takut kecewa Alea. Aku takut! Karena setiap aku berharap nasib seolah mempermainkan aku.” ucapku lirih.


“ mungkin karena yang kau harapkan itu memang belum Tuhan takdirkan untumu.” ucap Alea menenangkan.


“ bagaimana jika Direktur juga bukan takdirku.” ucapku lirih.


“ i’m sorry Berta.” ucap Alea memelukku.


“it’s okey, Alea. Aku tahu kamu hanya mengiburku. Namun aku memang takut berharap karena aku juga takut kecewa.” ungkapku.


“ kalau begitu jangan berharap.” ucap Alea menenangkan ku.


“ tapi jika Direktur benar- benar menyukai mu. Satu yang harus kau ingat!” ungkap Alea.


“ apa itu?”


“ terima beliau dan satu lagi...." ucap Alea menggantung.


" jangan lupakan sahabatmu yang satu ini.” ucap Alea membuatku tertawa.


‘ sahabat.’ batinku terharu lalu memeluk kembali Alea.


🌸🌸🌸


Alea😊😊😊😊