
Sementara itu, di lain tempat.
Begitu Tama dan Andre sampai di tempat Pesta- Tama langsung menjauh dari Andre tanpa di minta Andre. Andre pikir Tama akan mengikutinya sama seperti sebelumnya, namun Tampak jika Tama langsung menjauh sejauh 10 meter dari Andre meski masih mengikutinya.
“ dasar bodoh, aku menyuruhnya menjaga jarak 10 meter itu di pesta sebelumnya.” geram Andre yang melihat Tama langsung menjaga jarak dengannya.
Setelah berbincang sebentar dengan para long itu, Andre memilih menyesap Wine nya. Tampak Andre yang menggertakkan giginya kala melihat Tama yang di kerubungi para pria yang ingin mengajaknya kenalan.
‘ wanita itu milikku!’ batin Andre geram, tangannya bahkan sudah mengepal kuat.
‘ tunggu! Aku pasti sudah gila, Ayolah! Siapa yang mau dengan wanita seperti Tama.’ batin Andre menertawakan dirinya.
“ kenapa anda tertawa sendiri, tuan?” heran salah satu seorang dari perusahaan Long.
“ tidak, aku hanya menyukai Ta.., maksudku pesta ini.” ucap Andre hampir saja kelepasan.
“ begitu? Kalau begitu ayo kita menyantap hidangan di sana, saya harap masakan china ini sesuai dengan selera anda.” ucap Manajer eksekutif dari pihak perusahaan Long.
“ tentu.” ucap Andre.
Setelahnya, banyak wanita yang menggerubungi Andre karena mereka mengira Andre adalah Raymond Ashton- sang pewaris sekaligus direktur utama dari Ash- group. Ada yang mengajak berbincang, sekedar berkenalan atau malah merayu pria itu. Dan Andre menerima dengan senang hati para wanita yang mencoba merayunya.
’ wanita itu seharusnya seperti ini.’ batin Andre memeluk ke dua gadis di sisi kiri dan kanannya.
Meski tubuhnya asyik dengan para wanita yang menggerubunginya, namun ekor mata Andre tetap mencoba mencari sang pengawal wanita itu. Seketika Andre menggertakkan giginya kembali, nafasnya naik turun seolah menahan beban di dadanya tatkala melihat Tama yang di goda seorang pria- bahkan terlihat hampir memaksa wanita itu. Andre hampir saja beranjak dari tempatnya berdiri sebelum akhirnya tertawa kecil melihat pria yang memaksa Tama- di tendang oleh wanita itu tepat di daerah kebanggaan pria yang hendak memaksa Tama. Andre bahkan terkekeh kecil melihat pria yang mulai meringkuk itu di tendang kembali perutnya.
Andre tak dapat mendengar apa yang di katakan Tama karena suara bising pesta, namun ia yakin sumpah serapah keluar dari mulut wanita itu.
“ kenapa anda tertawa sendiri?” tanya salah satu perwakilan dari perusahaan Long itu.
“ tidak, makanan ini enak.” ungkap Andre menampilkan sikap wibawanya.
“ begitu, kalau begitu mari kita minum untuk mempererat kerja sama kita.” ucap perwakilan dari perusahaan Long itu.
“ Yei, berikan minuman terbaik kita.” panggil perwakilan Long itu kepada seorang wanita yang memakai riasan tebal dan baju khas China.
“ mari, Tuan.” ungkap Yei Long, sengaja memperlihatkan belahan dadanya.
“ ya.” ucap Andre. Setelah menyuguhkan minuman itu, lantas Yei duduk di sebelah Andre. Setelah meminumnya, Andre merasa ada yang salah dengan dirinya. Tubuhnya panas dan nafasnya memberat.
‘ cara yang sama.’ batin Andre menatap perwakilan Long yang menampilkan smirk smile pada Andre. Ia yakin jika para Long itu mengira dirinya itu Ray, sehingga mereka menggunakan cara licik untuk membuatnya jatuh agar bisa selalu senantiasa menjerat perusahaan Ash- group. Tapi Andre yang telah di latih dengan latihan yang biasa di gunakan untuk latihan Bodyguard- dapat dengan mudah menahan reaksi obat perangsang itu. Namun saat melihat Tama, entah bagaimana terpikir hal gila dari dalam diri Andre.
“ maaf, Tuan Long dan nona Yei, hari sudah larut dan saya masih harus bekerja besok, jadi saya ijin pulang dan menyudahi Pesta sampai disini saja.” ucap Andre mencoba beranjak pergi.
“ kenapa anda terburu- buru, tuan?” cegah Yei Long. Merasa obat yang di berikan mulai bereaksi, Yei lantas menggeluti dada Andre.
“ tuan, bagaimana jika anda menginap dulu di hotel ini, kami akan memberi pelayanan yang akan membuat anda puas.” ucap Yei mengeluarkan suara sexy nya dan menempelkan dada besarnya pada dada bidang Andre.
“ maaf aku tidak tertarik pada barang palsu.” ucap Andre dengan smirk smile nya lalu mendorong tubuh wanita perwakilan dari China tersebut.
“ ap?” ucap Yei tak terima, namun tanpa banyak kata, Andre mengambil jassnya yang tersampir di sofa tempat ia duduk dan menarik Tama yang sedang asik mangawasi Andre sambil sesekali menikmati hidangan yang di antarkan.
“ ap? Anda mau kemana, Tuan? Kan, pesta nya belum selesai.” ucap Tama hendak berontak, namun tenaga Andre masih lebih besar dari Tama.
“ diamlah!” ucap Andre masih menahan rasa tidak nyaman di tubuhnya.
Andre menarik Tama hingga menuju mobilnya yang di parkirkan di Basement hotel tempat di adakannya pesta.
“ MINGGIR!!” ucap Andre pada sopir yang di utus Patricia untuk keluar dari mobilnya.
Lalu dengan segera setelah sopir itu keluar, Andre mendorong Tama untuk masuk ke dalam mobil dan dengan segera melajukan mobilnya meninggalkan tempat pesta.
hai! hai! hai!
peulis amatir hadir kembali ^_^
jagan lupa ya ninggalin jejak jika kalian pernah mampir.
karena author sedang senang nanti kalo lulus review rencananya Author bakal up lagi lho
di tunggu ajh.