The Troblemaker Is My Boss

The Troblemaker Is My Boss
S2 Karma 2



Andre yang tahu jika Tama sudah lagi tak berada di negaranya dan ia yang di usir oleh mommy nya sendiri memilih untuk menenangkan pikirannya di sebuah PUB di kotanya.


“ tampan, mau ku temani?” ucap seorang wanita yang melihat Andre hanya minum sendirian.


“ sure.” ucap Andre mulai ******* bibir wanita itu- sedikit rakus. Dan wanita itu malah membalas ciuman Andre tak kalah rakus. Pemilik PUB yang tahu siapa Andre langsung memberikan kunci kamar untuk para pasangan itu memadu kasih- tanpa di minta. Andre menuntun wanita itu tanpa melepaskan ciuman sambil tangannya mulai dengan nakalnya meraba naik ke daerah kebanggan wanita itu.


‘wanita itu seharusnya seperti ini, lupakan saja wanita itu dan mari bersenang- senang.’ batin Andre mulai mengukung wanita yang bahkan namanya tak di ketahui oleh Andre.


Namun saat Andre mulai akan memasukkan miliknya- entah bagaimana rupa wajah Tama yang kesakitan dan berteriak agar Andre menghentikan aksinya- tercetak di wajah wanita di depan Andre.


“ pakai bajumu!” ucap Andre menghentikan aksinya. Entah mengapa mengingat wajah Tama membuatnya kehilangan selera- miliknya bahkan seketika tak lagi berminat pada tubuh wanita yang tengah siap menerima miliknya itu.


“ ha?” heran wanita itu.


“ kau tak dengar kata- kataku? Aku bilang segera paka bajumu dan tinggalkan aku sendiri!” ucap Andre sedikit meninggikan suara.


Wanita yang bahkan tak di ketahui namanya itu dengan perasaan bingung segera memakai bajunya. Di sela meninggalkan Andre- pria itu masih dapat mendengar sumpah serapah yang di katakan wanita itu karena Andre tak jadi mencumbunya. Setelah wanita itu pergi meninggalkan Andre sendiri- pria itu mengusap wajahnya kasar.


‘ apa ini karma untukku? Huh?’ batin Andre.


‘ seorang Casanova tak lagi berminat pada wanita setelah menyentuh seorang virgin?’ batin Andre menertawakan dirinya sendiri.


Ia mengacak- acak rambutnya, mengusap wajahnya dengan kasar dan menutupi mulutnya dengan satu tangannya. Dengan malas ia membaringkan tubuhnya di kasur yang di sediakan di PUB itu.


Ia menatap langit- langit kamar bernuansa natural dengan warna dominan cream dan warna coklat walnut. Ini mengingatkannya pada Tama. Ia jadi mengingat saat kulit Tama yang basah oleh keringat dan membuatnya kulit coklatnya menjadi eksotis.


‘ sial!’ batin Andre yang tahu jika miliknya seketika terbangun hanya karena memikirkan wanita itu. Padahal saat ada wanita yang dengan senang hati ingin bermain dengannya saja ia kehilangan selera- mengapa mengingat wanita yang dengan nyata menolaknya bisa membangunkan gejolak kelelakian nya?


‘ apa yang istimewa dari wanita itu- hingga milikku juga menyanjung wanita itu.’ batin Andre.


‘ apa karena ia yang masih virgin? Tidak! Aku pernah merasakan seorang virgin lebih dari satu atau dua orang dan tak ada yang istimewa dari mereka.’ batin Andre.


Andre masih ingat betul rasa nikmatnya saat miliknya merasakan hangatnya milik Tama- saat milik Tama yang seolah mencekram erat milik Andre dan rasa nikmat saat milik wanita itu berkedut tanda akan mendapatkan pelepasannya. Tubuh Andre menegang hanya membayangkan betapa nikmatnya dan hangatnya milik Tama.


‘ tidak! Katakan, jika ini bohong!’ batin Andre melihat celananya yang telah basah oleh lendir lengket. Andre tak percaya jika pria itu mendapatkan pelepasannya hanya karena membayangkan wanita itu- wanita yang telah pergi sebelum Andre meminta maaf.


0o0


 


hai! hai! hai!


penulis amatir hanya mau mengingatkan buat para reader.


 jangan lupa ninggalin jejak ya.


coment dan likenya. juga jangan lupa love nya ^_^