THE MAFIA BRIDE 2

THE MAFIA BRIDE 2
MB 2



Sejak pertemuannya dengan Siena di pemakaman bersama Dareen. Kenzi sulit memejamkan mata, ia teringat terus pada Siena.


Semangatnya yang dulu pernah hilang, kini bergejolak kembali di dalam dadanya. Tidak terima melihat Siena bersama pria lain. Keinginan untuk merebutnya kembali begitu besar.


"Kakak pulang!" seru Angela dari ruang tamu terdengar oleh Kenzi.


"Ryu?" Kenzi langsung bergegas keluar kamar, melihat apa benar Ryu pulang. Dan ternyata benar, Ryu pulang lebih cepat karena urusannya telah selesai.


"Kakak!" seru Angela berlari menyambut Ryu dan memeluknya erat sembari menangis.


Ryu mengerutkan dahi menatap Angela bingung, selama di Indonesia ia sama sekali tidak mendapatkan kabar apa apa. Tiba tiba saja sambutan dan pelukan hangat yang selama ini hilang. Ia rasakan kembali, perlahan tangan Ryu membalas pelukan Angela. Matanya menatap ke arah Kenzi, Ryu dan Zoya di hadapannya.


"Angela, kau kenapa menangis sayang?" tanya Ryu dengan tatapan lutus ke arah Kenzi yang menyeka air matanya sendiri. "Ayah, ada apa?"


Mendengar Ryu memanggilnya 'Ayah' lagi, Kenzi langsung memeluk Ryu erat. Di ikuti Jiro saling memeluk erat dan menangis. Samuel hanya diam memperhatikan di belakang Ryu. Zoya sendiri berdiri terpaku menggendong putrinya yang tengah tertidur di pangkuannya.


"Maafkan Ayah, nak..maafkan Ayah..' ucap Kenzi terisak.


" Ada apa? katakan? jangan membuatku takut." Ryu melepas pelukan mereka. Kemudian Kenzi merangkul bahu Ryu untuk duduk di kursi, di ikuti yang lain.


"Nak, maafkan kesalahan ayah selama ini. Karena tidak mempercayaimu." Kenzi menggenggam erat tangan Ryu.


"Kami juga minta maaf!" ucap Jiro dan Angela serempak.


"Ada apa?" Ryu masih bingung dengan sikap mereka yang tiba tiba berubah.


Kemudian Kenzi menceritakan apa yang terjadi selama Ryu tidak ada, sampai pertemuannya dengan Siena.


"Jadi? Ayah bertemu Ibu?" tanya Ryu senang.


Kenzi menganggukkan kepalanya. Lalu mengutarakan niatnya untuk kembali ke dunia hitam dan merebut kembali Siena dari tangan Dareen. Membalaskan dendamnya pada Avram.


"Apa kau setuju?" tanya Kenzi.


"Tapi, bagaimana dengan kalian?" Kenzi khawatir dengan anak anaknya.


"Kami tidak takut Ayah!" sahut putra putri Kenzi bersamaan.


"Jika Ibu berani mengorbankan dirinya buat aku, kenapa aku harus takut mengorbankan nyawaku sendiri? kasih sayang yang Ibu betikan tidak akan terbalas meski dengan nyawaku, Ayah." Ryu sangat mendukung Kenzi untuk membawa Siena kembali pulang.


"Begitu juga aku, selalu berbuat hal yang bodoh. Aku pun ingin menjadi anak yang berguna buat Ibu," sela Jiro.


"Aku juga tidak takut Ayah!' timpal Angela.


"Aku punya banyak uang, Kak Ryu juga punya banyak uang. Buat apa kita banyak harta tanpa kehadiran seorang Ibu." Dukungan penuh di berikan Zidan Kau ling, suami Angela yang baru saja pulang dari kantor.


"Kau siapa?" tanya Ryu.


"Dia suami aku kak!" sahut Angela.


Zidan membungkuk hormat pada Ryu, lalu duduk di kursi sebelah Angela. "Uangku dan uang kak Ryu bisa untuk menyewa satu gangster menjaga kami semua. Jika itu di perlukan, dengan begitu Ayah tidak mengkhawatirkan kami di sini." Zidan memberi usul.


"Aku setuju!" sahut Ryu.


"Baiklah, jika kalian mendukung, Ayah akan membawa Ibu kalian pulang." Kenzi tersenyum menatap satu persatu putranya dan putrinya.


Hampir saja, Kenzi melakukan kesalahan lagi. Tapi kini ia bertekad untuk mengembalikan semua yang telah hilang. Ryu tersenyum bahagia, keluarganya telah kembali. Ia melihat sosok Kenzi yang dulu, pria yang bertanggungjawab. Bukan pria menjijikkan seperti yang kemarin.


"Ibu, tunggu ayah menjemputmu pulang," ucap Ryu dalam hati.


Keesokan paginya, Kenzi pergi meningglkan rumah untuk menghimpun kekuatan melawan Avram dan Dareen, merebut kembali Siena.


Sementara Ryu dan Zidan menyewa orang orang pilihan untuk menjadi pengawal setiap anggota keluarganya. Namun Ryu sendiri tidak khawatir, karena anak buah Siena sendiri masih terus mengawasi dan mengawal secara diam diam.


Mampukah Kenzi menuntaskan masalahnya, apakah ia dapat dengan mudah merebut Siena dari Dareen? dan mendapatkan maaf dari Siena? atau sebaliknya?