Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Stuck Marriage (Season 1 & 2)
Berat meninggalkan



Happy reading


"Kalau kamu mau tunda bulan madu kita juga gak apa-apa sayang. Aku bisa bilang ke oma dan mami," ucap Alex pada istrinya yang sedari tadi diam.


Setelah sarapan tadi mereka semua mencar ke tempat masing tak terkecuali Ariana dan Alex yang memilih ke gazebo yang menghadap langsung ke kolam renang itu. Baby Bian sudah dibawa oma dan opanya entah kemana.


Ariana menatap suaminya, dan tersenyum. Ia tahu apa yang ada dipikiran Alex. Suaminya ini ingin sekali bulan madu yang tertunda dulu. Tapi kondisinya beda, mereka sudah mempunyai bayi.


"Kamu sangat menginginkannya hmm?" tanya Ariana membaringkan kepalanya dipaha Alex.


"Aku ikut kamu aja sayang, aku gak maksa. Lagian lain kali kita masih bisa," ujarnya. Ariana dapat mendengar nada kecewa dari suaminya yang membuat Ariana tak tega.


"Bian?"


"Banyak yang jagain sayang," jawabnya.


"Hmm. Tapi hanya satu minggu ya Mas!"


"Kalau kamu setuju aku juga setuju sayang. Walau 3 harinya untuk pulang pergi," ucapnya mengelus rambut istrinya dengan lembut.


"Ya sudah aku mau," jawabnya mantap.


Alex yang mendengar itu seketika berbinar cerah. Harapannya untuk berdua dengan istrinya akan terkabul.


"Kapan kita berangkat?"


"Besok sayang," jawabnya dengan senyum. Ia mengecup bibir istrinya berulang kali.


"Emmhh mas!" kesal Ariana bibirnya serasa basah karena dicium terus oleh Alex.


"Kenapa sayang?"


"Malu kalau ada yang lihat," ujarnya malu.


"Ke kamar yuk," ajaknya.


"Kalau Bian cari kita gimana?" tanya Ariana.


"Gak bakal kan sudah sama oma dan opanya, ayo sayang aku butuh nutrisi," ajaknya dengan nada melas.


Ariana mengangguk dan merentangkan tangannya minta di gendong. Dengan senang hati Alex menggendong istri cantiknya itu sampai kamar. Tanpa malu Alex melewati pelayan yang sedang bekerja.


Sampailah mereka dikamar, Alex mengunci kamar itu dan membaringkan sang istri di kasur empuk itu.


"Kenapa natapnya gitu banget?" tanya Ariana membuka kancing baju suaminya.


"Mau makan mangsa," jawabnya ikut melepaskan baju yang dipakai Ariana.


"Hais kayak apa aja."


Cups


"Udah diam," ucapnya kembali mencium bibir istrinya dengan lembut Ariana yang memang merindukan belaian suaminya itu hanya bisa pasrah dengan tangan tangan mengalung dileher Alex.


Penyatuan merekapun tak terelakkan, ******* Ariana dan Alex tak bisa dihentikan. Alex yang merasa anakondanya dijepit dari dalam itu malah memekik nikmat. Sepertinya Mami harus mendapat hadiah darinya katena sudah memberi ramuan untuk istrinya.


"Lebih cepat Mas aku mau sampai ahh mass!"


Akhirnya guncangan hebat itu terjadi erang an dari keduanyapun menjadi tanda mereka sampai puncaknya. Alex menjatuhkan wajahnya diatas dada istrinya dengan nafas membutu.


"Makasih sayang kamu sangat nikmat," ujarnya masih brtah diatas tubuh Ariana.


"Hmm."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari yang ditunggu Alexpun tiba, keesokan harinya Ariana dan Alex berbulan madu ke Bali. Rencananya mereka akan menginap dua hari dibali dan diteruskan ke Maldives.


Sempat Ariana tak tega melihat wajah polos anaknya yang sedang memegang paha ayam itu.


Alex mengelus pundak istrinya yang terlihat berat untuk meninggalkan anaknya itu. Alexpun sama sebenarnya tapi ia tak mau menunjukkan raut wajahnya itu pada sang istri.


"Ajak Bian yuk," pinta Ariana. Alex menggeleng dan Ariana tahu maksudnya.


Pesawat yang mereka tumpangi sudah lepas landas, Ariana yang sedari tadi sendu itu hanya menyenderkan kepalanya dibahu sang suami.


"Hanya satu minggu sayang, Bian banyak yang jaga juga. Mama papa juga siapkan buat jaga Baby Bian," ujar Alex dan diangguki oleh Ariana.


Satu jam berlalu akhirnya mereka sampai dibali, mereka berlalu menuju hotel tempat mereka menginap.


"Kamu suka," tanya Alex memeluk istrinya dari belakang saat mereka sudah sampai di kamar mereka.


"Suka," jawabnya singkat.


Ariana menatap suaminya dengan lembut ia akan berusaha untuk menyenangkan hatinya selama seminggu ini walau tak bisa dipungkiri jika ia juga sangat merindukan anaknya.


"Coba kasur yuk yank," ajaknya pada sang istri. Alex menggiring tubuh sang istri naik keatas kasur.


"Gak capek hmm?"


"Enggak! Capekku udah hilang saat sampai sini," jawabnya dengan senyum.


"Nanti malam kan bisaMas! Aku capek, kangen Bian juga Mas. Gak apa-apa ya," ujar Ariana mengelus rahang sang suami.


"Hmm. Janji nanti malam," ujarnya menatap manik mata Ariana.


"Iya Mas!" jawabnya seraya mengekus rambut suaminya.


"Tapi mau ini boleh?" tanya Alex. Ariana mengangguk, menolakpun tak bisa karena Alex orangnya pemaksa.


Dengan senang Alex melepas baju atas istrinya dan juga melepas bra Ariana hingga tampaklah dada yang selalu menjadi candunya.


"Kapan kamu lepas KB?" tanya Alex seraya mencium dada istrinya.


"Kalau Bian sudah besar," jawabnya dengan tenang, tangannya terulur mengelus rambut suaminya.


"Tapi aku mau punya ank banyak!" ujarnya.


"Aku juga Mas, tapi mengingat usia Bian masih 10 bulan aky gak bisa. Kamu juga gak bakal ngalah sama anak anak kita. Sama Bian aja kamu rebutan," jawab Ariana seraya menggigit bibir bawahnya.


"Emmhh mas pelan-pelan dong," ujarnya pada sang suami.


"Hmm."


Bersambung


📌Nafsu Atau Cinta (On going) Cerita Mami Gloria dan Papi Arthur


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏