Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Stuck Marriage (Season 1 & 2)
Salah kamar



Happy reading


"Caca maafin gue."


Nicola berada di ruangan khusus yang hanya berberapa orang saja yang tahu. Botol minuman beralkohol itu berserakan dilantai, Nicola tampak kacau dengan kancing kemeja yang sudah terbuka. Apalagi tangannya tak lepas dari botol yang ia minum.


"Ca.... Aku mohon kembali!!" lirih Nicola meminum minuman beralkohol tinggi itu.


Pyar


Botol itu dilempar asal oleh Nicola. Minuman alkohol Diva Vodka yang bernilai 14,5 milyar perbotol itu tampak mengenaskan di lantai. Gila woy satu botol 14 M, mending gue jualan rumah daripada beli tu minuman haram. Hufftt sultan mah sultan.


"Caca...."


Nicola bangun dari duduknya dengan mata berkunang kesadarannya sudah berkurang efek dari alkohol yang ia minum.


Nicola keluar dari ruangan itu mengikuti bayangan Clara yang seolah menariknya.


Hingga bayangan itu hilang tepat di depan pintu kamar, tanpa peduli ini kamar siapa Nicola masuk begitu saja dan mengunci pintunya.


"Caca," gumamnya melihat sang pujaan hati sedang tertidur disana.


Dengan langkah sempoyongan Nicola berjalan menuju bed size itu dan membuang kemejanya begitu saja.


"Caca aku merindukanmu," gumamnya sudah mengungkung Luna yang sedang tidur.


Cups


Nicola mengecup bibir Luna yang menganggap itu adalah Clara. Luna yang merasa ada benda kenyal menyentuh bibirnya itu langsung membuka matanya.


"Si emmhh."


Sengan bruntal Nicola mencium bibir Luna, Luna yang tak tahu apa-apa itu hanya diam dan menangis.


"Bau alkohol," batin Luna.


"Ca.... Maafin gue, gue salah sama lu. Gue mohon kembali Ca," lirihnya menjatuhkan wajahnya di dada empuk Luna dan menangis.


Luna diam mematung saat tahu yang memeluknya adalah Nicola, orang yang sangat dicintai saudarinya. Reflek tangan Luna mengelus rambut Nico, dari suaranya Nico terdengar sangat sedih akan saudarinya.


"Ca... Ini kamu kan?" tanya Nicola mengangkat kepalanya.


"Aku Luna, bukan Clara," jawabnya.


"Luna?"


"Heem."


Nicola yang kesadarannya sudah hampir menghilang itu merasa panas disekujur tubuhnya.


"Asshhh Ca, tubuhku panas!"


Nico membuka semua pakaiannya hingga laki laki berusia 27 tahun itu telanjang bulat. Luna yang menyadari hal itu langsung bangun dari tidurnya tapi dicegah oleh Nico yang terlebih dulu menciumnya.


"Tolong aku Ca... Ini sangat menyiksa..."


Nico mencium bibir Luna dengan ganas, tak peduli akan teriakan Luna dibawahnya. Tangan pria itu membuka paksa pakaian yang dipakai Luna.


"Clara.... Ayah.... Maafkan Luna," batin Luna menangis saat ia sudah polos bahkan CDnya saja sudah dibuang oleh Nico.


"Clara aku mencintaimu," ucapnya tanpa sadar. Nico yang sudah tak tahan itu memasukkan pusakanya kedalam milik Luna.


"Clara.... Ayah... Maafkan Luna yang tak bisa menjaga kehormatan Luna," batin Luna.


Gadis berusia 26 tahun itu meringis menahan sakit yang teramat sangat saat selaput daranya ditekan kuat oleh benda besar itu.


Jlep


"Akhhh," ringis keduanya saat pusaka Nico sudah masuk sempurna kedalam milik Luna. Tanpa menunggu lama Nico memacu pusakanya dengan cepat.


"Akhhh tolong berhenti ahh," tangis Luna bertambah menjadi saat ia resmi tak perawan lagi itu.


"Akhh Caca sayang, aku sangat mencintaimu," ucap Nicola disela sela kegiatannya tanpa tahu bahwa ia sudah merusak hidup seorang gadis.


Malam panas ini tak ada yang mengetahuinya. Teriakan Luna hanya terdengar di kamar itu karena kamar tamu yang digunakan Luna kedap suara. Hanya Cicak yang ada disudut kamar itu saja yang mengetahui.


Sedangkan di kamar Alex dan Ariana keduanya sedang berdebat karena Baby Bian yang seenak udel dititipkan ke orang tuanya.


"Sayang... Ini malan kita, aku gak mau ada Bian diantara kita. Malam ini saja."


"Tapi aku mau peluk Bian, Mas."


"Malam ini aja sayang. mas mohon," melas Alex yang membuat Ariana tak tega dan mengangguk.


"Makasih, sekarang kita ganti baju dulu. Mas gerah pakai ini terus," ujar Alex membuka helai demi helai baju yang melekat ditubuhnya.


Arianapun mengambilkan celana suaminya, dan baju tidurnya sendiri. Setelah meletakkan diatas kasur Ariana berlalu menuju kamar mandi.


Dalam kamar mandi Ariana tak ada drama-drama gak bisa bukan gaunnya hingga suaminya masuk ke dalam kamar mandi.


"Sayang udah belum?" tanya Alex dengan berteriak.


"Bentar mas, kalau kamu ngantuk tidur aja dulu," jawab Ariana dari dalam kamar mandi.


Tak lama Arian sudah segar kembali dengan rambut terurai lembut itu. Alex yang sedang membaca email dari Sekretaris Vito itu.


"Sayang sini, aku mau ngomong."


Alex menepuk sisi kasur itu menyuruh Ariana untuk naik ke kasur. Ariana mengangguk dan naik ke kasur bukannya duduk disamping Alex wanita itu duduk dipangkuan sang suami dan langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami.


"Yank," panggil Alex.


"Hmmm?"


"Kenapa kamu bohong?" tanya Alex mengelus surai lembut Ariana.


"Bohong apa?" tanya Ariana yang belum paham itu.


"Kamu udah suci kan? Aku lihat di internet wanita selesai nifas paling lama 40 hari sampai 60 hari. Dan dua bulannya baby Bian sudah seminggu yang lalu," ujar Alex yang membuat Ariana kembali teringat.


"Kenapa kamu bohong?" tanya Alex mengangkat wajah Ariana.


"Sengaja biar kamu lebih lama puasanya," jawab Ariana santai.


Cups


"Udah jangan marah-marah kamu bilang ini malam kita kan?" tanya Ariana mengelus rahang tegas sang suami.


"Aku mau makan kamu malam ini juga," ucapnya tanpa menunggu jawaban Ariana dan langsung mengecup bibir pink itu dengan rakus. Dengan senang hati Ariana mengalungkan tangannya dileher Alex dan membalas ciuman maut Alex.


Plup


"Boleh?" tanya Alex mengusap bibir basah sang istri, dengan malu Ariana mengangguk. Jujur ia juga merindukan anakonda besar itu memasuki miliknya yang sudah 2 bulan lebih menganggur.


Dengan gerakan cepat Alex melepas baju tidur sang istri begitu juga celana pendek miliknya hingga menampakkan anakonda yang sudah siap untuk memuntahkan bisanya itu.


Ariana tersenyum malu merangkak kebawah Alex dan menutup tubuhnya dengan selimut.


"Sayang kamu....


Bersambung


📌Nafsu Atau Cinta (On going) Kisah Mami Gloria dan Papi Arthur.


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏