Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Stuck Marriage (Season 1 & 2)
Rencana Honeymoon



Happy reading


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam tapi suaminya belum juga masuk ke kamar. Ariana menyelimuti tubuh putranya yang sangat nyenyak itu dan bangun dari baringannya. Ariana berjalan menuju ruang kerja suaminya.


Ceklek


"Mas sudah malam ayo tidur," ajak Ariana pada suaminya yang masih berkutat didepan laptop.


"Bentar sayang kurang sedikit lagi," ucapnya menatap istrinya sekilas.


"Ini sudah malam Mas, dilanjutkan besok aja," ucapnya memegang pundak suaminya.


"Nanggung sayang, tinggal dikit. Kamu tidur aja dulu," ucapnya mengelus punggung tangan Ariana.


Tadi saat ingin berbincang dengan istrinya, tiba-tiba ada email masuk keponselnya dan akhirnya dari jam delapan sampai sekarang ia belum beranjak dari sana. Bahkan teh melati buatan Ariana sudah habis sedari tadi.


"Gak bisa tidur Mas!"


"Ya sudah sini temani mas aja." Alex mengangkat tubuh istrinya untuk duduk dipangkuannya. Daster yang dipakai Arianapun. menyingkap sampai paha.


"Gini aja, sambil nunggu aku selesai kerajin ini," ujarnya seraya fokus pada laptopnya.


Ariana hanya mengangguk walau ia tahu akan lama. Ariana menatap suaminya yang sedang fokus itu, kaca mata yang bertenger dimatanya mmebuat pesona suaminya itu bertambah.


"Ganteng banget sih," ucap Ariana memegang rahang tegas suaminya.


"Suami kamu memang ganteng karena istrinya juga sangat cantik," ucapnya seraya mengecup bibir istrinya sekilas.


"Bisa aja."


Ariana memeluk tubuh Alex dan menyandarkan telunganya di dada Alex. Ariana cukup menikmati detak jantung suaminya.


"Bian gak bangun lagi kan yank?"


"Tadi aku kesini masih tidur gak tahu nanti."


"Aku akan selesaikan ini kalau kamu ngantuk tidur aja," ujarnya menggelus punggung istrinya dengan satu tangan ada dikeyboard laptop.


"Hm."


Seketika suasana hening, hanya suara ketikan yang terdengar. Ariana yang sedang menikmati irama jantung suaminya itu hanya tersenyum. Mengingat kejadian sore tadi.


"Aku gak nyangka bisa sebahagia ini," batinnya memeluk erat dada suaminya.


Setengah jam berlalu akhirnya pekerjaanya selesai, Alex yang merasa istrinya tertidur itu menggendongnya menuju kamar.


Sesampainya di kamar, Alex membaringkan sang istri didamping putranya yang nampak tak terusik.


Cups


"Mas mencintaimu sayang, maafkan mas jika selalu membuatmu kesal."


Alex ikut berbaring disisi kiti putranya, Alex megelus kening anaknya, menyingkirkan anak rambut itu dengan lembut.


"Papa menyayangimu sayang, cepat besar ya."


Alex mencium kening anaknya dengan lembut, tangan kekar itu memeluk tubuh sang putra dan ikut tertidur. Tanpa sadar jika Ariana mendengar dan melihat apa yang dilakukan suaminya.


"Kami juga mencintaimu mas," jawabnya ikut memeluk Bian menunpuk tangannya dengan tangan Alex.


Sedangkan di kamar lain setelah goncangan ranjang tadi, kini Papi Arthur dan Mami Gloria saling berpelukan dibawah selimut tebal itu.


"Seperti biasa Mami selalu hot buat Papi."


"Capek ih, udah tua kekuatan masih kayak ABG," ucapnya dengan nafas sedikit tersendat.


"Mami enak sih," jawabnya.


"Oh ya Pih. Kata Alex tadi Bian sudah bisa ngomong Mama Papa."


"Oh ya, terus kenapa?"


"Mami pernah denger jika Bian bisa ngomong itu Ariana dan Alex akan bulan madu. Tapi jika dilihat dari gelagat Ariana dia masih enggan untuk meninggalkan Bian yang usianya masih 10 bulan."


"Tepat sekali, aku juga kadang kesel lihat Alex selalu manja dengan Ariana tanpa tahu tempat. Apalagi saat papi gak ada," ujarnya dengan cemberut. Tangan Mami Gloria menggambar pola abstrak di dada bidang Papi Arthur.


"Aku sih apa kata Mami aja yang penting jatah malam Papi gak boleh kepending," jawabnya mencekal tangan Gloria agar tak berbuat lebih. Mami Gloria hanya menyengir kuda


"Kita gantian sama besan Pi, jadi adil."


"Oke, aku apa kata kamu aja."


Mami Gloria sudah memikirkan apa yang akan ia lakukan untuk anak dan menantunya. Lagipula Bian sudah diberi makanan pendamping ASI dan susu formula.


"Dah yuk tidur, atau mau main lagi. Papi masih siap kok buat cetak baby," goda Papi Arthur seraya mengecup bibir bengkak itu.


"Ishh udah tua juga, satu ronde udah cukup."


"Habisnya apem Mami legit banget sih, nggigit lagi. Uhh lihat Mi diw udah bangun lagi," Papi Arthur mengarahkan terongnya ke apem milik Mami Gloria.


"Satu ronde habis itu kita tidur," ujarnya menerima kehadiran terong diapemnya.


Dan ronde kedua dimulai, Mami Gloria memekik nikmat dibawah kungkungan Papi Arthur.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tak terasa pagi sudah menyapa, Ariana yang terbangun karena rengekan dari si kecil itu mulai memberinya ASI karena itu sudah kebiasaan.


"Pagi kesayangan Papa." Suara serak lhas bangun tidur Alex membuat Ariana menoleh kearah suaminya.


"Masih setengah lima tumben udah bangun?"


"Gara-gara yang dipeluk udah diambil sama mamanya," jawab Alex.


"Tidur lagi gak apa-apa kok mas, nanti kalau sudah siap aku bangunin," ujarnya.


"Hm."


"Yank, kata kamu kalau Bian udah bisa ngomong Mama dan Papa kamu mau diajak Honeymoon!"


"Iya terus?"


"Kemarin Bian udah ngomong Mama Papa, jadi bisa dong kita honeymoon!''


"Tapi Bian masih kecil Mas, aku gak mau tinggalin dia."


"Kan bisa nitip ke Mami dan Papi atau enggak Mama dan Papa pasti mau ngasuh cucunya untuk berberapa hari."


"Tapi.."


"Aku gak maksa kalau kamu gak mau, mungkin ada saatnya kita honeymoon."


Alex mendesah pelan, ia tahu apa yang dipikiran Ariana. Karena selama ini mereka tak pernah jauh dari anaknya. Wajar jika Ariana beray meninggalkan Bian.


"Kamu marah mas?" tanya Ariana tak enak.


"Aku paham kok yank, lagian masih ada waktu kok buat kita honeymoon," jawab Alex pada istrinya.


Ariana mengangguk pelan, tapi ada rasa mengganjal dihatinya melihat raut wajah Alex.


"Apa aku bisa meninggakkan Bian walau hanya satu minggu."


Batinnya menatap anaknya yang sangat lahap menyusu. Tapi Ariana juga kasihan melihat wajah suaminya yang sangat menginginkan berbulan madu.


Bersambung


📌Nafsu Atau Cinta (On going) Cerita Mami Gloria dan Papi Arthur


Follow instagram uthor juga yuk. Instagram: _tyatul


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏