Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Stuck Marriage (Season 1 & 2)
Akal Ariana



Happy reading


Untuk Alex Bara


Alex yang melihat tulisan sang istri itu langsung duduk di pinggir kasur dengan tangan bergetar ia membuka surat itu.


Kamu udah pulang? Mungkin saat kamu membaca surat ini, aku sudah tidak ada di kontrakanmu. Aku pergi darimu, aku melasmu jika kamu ingin bersama Claudia.


Hahaha .... Aku bodoh ya Lex, selama ini kamu berhasil membohongi gadis sepertiku dan sekarang aku bukan gadis lagi.


Kamu bukan seorang sopir taksi, kamu adalah seorang CEO di perusahaan besar itu. Aku tahu semuanya, kamu juga menyiapkan bodyguard untukku, aku sangat berterima kasih.


Saat aku tahu dari resepsionis tadi kamu adalah pimpinan di sana aku sedikit kecewa akan kebohongan kamu itu, tapi aku juga bangga ternyata suamiku bukan orang biasa.


Harusnya aku menjadi orang yang bahagia memiliki suami sepertimu, tapi semua berubah saat aku mendengar kamu selingkuh dengan karyawan kamu sendiri. Bahkan... kamu pernah bersetubuh dengannya.


Hatiku sakit Lex!! Suami yang sangat aku cintai membagi tubuhnya dengan wanita lain. Apa sebegitu tidak pentingnya aku sampai kamu berbohong selama ini.


Aku bodoh... Ya aku akui itu, saat kamu membelikan aku make up itu uang kamu. Harusnya aku sadar saat itu, tapi aku terlalu bodoh untuk menyadari.


Terima kasih untuk 2 bulan ini, terima kasih sudah menjadi suami yang baik walau akhirnya kita harus berpisah.


Alex membalik kertas itu dengan air mata yang sudah menetes dari tadi, isaknya memenuhi ruangan itu. Terlihat tulisan yang ada di kertas itu sudah buram, Ariana menulisnya dengan perjuangan agar selesai.


Hahahaha... Hmmm.... Malam ini adalah hari jadi kamu kan? Selamat ulang tahun yang ke-28 tahun ya Lex, semoga di usianya yang makin tua ini kamu menemukan kebahagiaan yang sebenarnya.


Hadiahmu ada di laci ya Lex, maaf aku tak bisa memberikannya secara langsung. Aku harap kamu bahagia ya sama kado yang aku beri.


Alex langsung membuka laci nakas dan benar saja di sana ada kotak kecil yang dihias dengan pita biru di atasnya.


Jangan buka hadiahnya sebelum pukul 12 malam ya Lex. Mungkin surat yang aku buat cukup simple, tunggu surat gugatan cerai dari aku.


Dari Ariana Delta.


Alex meremas kertas itu, ia marah!! Marah pada dirinya sendiri. Kenapa ia tak jujur dengan Ariana sedari dulu? Kenapa ia menyembunyikan identitasnya selama ini? Sekarang Ariana pergi, pergi dari hidupnya.


"Sampai kapanpun aku gak akan pernah ceraikan kamu Riana, tidak akan pernah," gumamnya menangis.


"Ariana pasti salah paham, kenapa ia bilang aku selingkuh? Aku gak pernah selingkuh darinya. Melirik perempuan lain saja tudak," gumamnya mengusap air matanya.


Alex melihat ponsel sang istri yang tergeletak di nakas, ia mengambilnya dan membuka isi ponsel itu. Hingga Alex melihat pesan dari nomor tak di kenal di bawah nomornya yang disematkan.


Tanpa basa basi Alex membuka pesan itu dan betapa terkejutnya Alex saat fotonya dengan Claudia yang memberikan dokumen keuangan itu tertangkap kamera.


"Sial, pasti ini gara-gara Ariana menangis semalam."


Flashback


"Permisi pak, ini dokumen yang bapak minta," ucap Claudia dengan sopan.


"Hmm," Alex menerima dokumen itu dan membacanya.


"Biar saja jelaskan pak," ujar Claudia melangkah menuju Alex tanpa sengaja dada sintal Claudia menempel di lengan Alex.


Brak


Alex mendorong Claudia hingga tubuh wanita itu tersungkur dengan tidak etisnya.


"Karena dada busu* kamu menempel di lengan saya," serunya menatap tajam.


"Pergi kamu dari sini sebelum saya memecat kamu," ucapnya menarik baju Claudia menuju luar. Mungkin jika orang melihat bagaimana pakaian Claudia mereka mungkin berfikir jika Claudia dan Alex melakukan sesuatu di dalam ruangan Alex tapi nyatanya tidak.


Flashback off


Berbeda dengan Alex yang meraung sedih, Ariana sekarang berada di luar pagar mansion keluarganya. Jika kalian tebak Ariana akan kembali itu sangat salah.


"Nak tolong jaga mama ya," gumamnya mengelus perutnya.


Ariana mencari cela agar bisa masuk, tas yang ia bawa ia letakkan didekat pohon besar itu, ia masih ingat betul dimana tempatnya dulu keluar masuk mansion tanpa ketahuan yaitu pagar dibelakang mansion.


Ariana mulai memanjat pagar besi yang sangat kuat itu agar bisa masuk, setelah merasa sudah aman Ariana melompat dari atas pagar itu dengan melindungi sang buah hati.


"Aku rindu kalian, tapi sekarang aku gak bisa bertemu kalian dulu," batin Ariana mengendap masuk ke dalam mansion besar itu.


Untung ia dulu memilih kamar yang tak terlalu tinggi jadi ia bisa sedikit cepat masuk ke dalam kamar.


Ariana mengeluarlan tali yang dulu ia pakai untuk kabur, dan ternyata masih ada. Setelah lama berusaha Ariana sampai di balkon kamarnya. Rasanya masih sa-ma seperti dulu.


"Shitt!!! Kenapa dikunci sih, oma nih pasti," gumamnya mencoba membuka pintu menuju kamar. Tapi ternyata di kunci dari dalam.


"Gimana ya gimana," Ariana mengetuk dagunya seolah berpikir.


Ariana mengambil jepit rambutnya yang berusaha membuka pintu itu dengan jepit rambut.


Ceklek


"Akhirnya, emang deh ya. Ariana tuh paling pinter kalau soal kabur-kaburan," gumamnya tertawa ringan.


Wanita itu masuk ke dalam kamar dan langsung mencari ijazahnya dulu, semoga dengan berkas berkas yang ia punya bisa membantunya dalam hidup.


"Perhiasan, uang, laptop, dan foto keluarga," Ariana mengambil perhiasan, uang yang ia simpan, leptop miliknya dan kenapa ia tak mengambil kartu ATM karena papanya bisa melacaknya.


Kreeet


"Saatnya balik, dah mirip maling aja gue. Pasti besok pada heboh."


Ariana keluar dari kamar itu dengan menggendong tasnya.


Dengan keahlian yang ia miliki dalam kabur membuatnya mudah untuk pergi sebelum ketahuan warga mansion.


"Sekarang aku kemana?" tanya Ariana yang sudah sampai ditempat ia meletakkan tas kecilnya tadi.


"Kemana, kemana, kemana?" Ariana berfikir ia harus kemana sekarang.


"Arrgghh tahu ah, nanti aja gue pikirin sekarang harus cepat kabur dari sini," gumamnya bergegas pergi dari area bahaya ini. Ia tak siap untuk masuk ke mansionnya.


Bersambung


Jangan lupa Like + Komen + Vote dan difavorit kalian. Share juga novel ini ya😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏