Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Stuck Marriage (Season 1 & 2)
Bayi Besarnya Mama



Happy reading


Setelah kejadian malam itu Luna masih tampak enggan untuk berbagi cerita. Saat di kantor, Luna menjadi seorang yang pendiam. Setiap malam ia menangis di kamarnya dengan penuh pilu.


Sedangkan Nico terus menerus mencari keberadaan Luna, ia yakin jika wanita yang ia tiduri saat itu adalah Luna. Saudara wanita yang sangat ia cintai.


Sedangkan dikediaman Bara, seorang wanita sedang memasak bubur untuk suaminya. Sudah tiga hari Alex terbaring di dalam kamarnya.


"Sayang!! Alex belum juga sembuh?" tanya Mami Gloria pada dang menantu.


"Belum mi, demamnya masih naik turun," jawabnya pada sang mami.


"Alex masih gak mau ke rumah sakit?" tanya Mami Gloria seraya membuka kulkas itu dan mengambil satu buah pir.


"Gak mau mih, katanya cukup dirawat sama aku aja gitu " jawabnya seraya mematikan kompor.


"Alex itu sama seperti papinya, dia hanya ingin dimanja sama istrinya," ucap Mami Gloria.


"Masa papi gitu mi? Kayaknya gak mungkin deh. Papi tuh tegas gitu," ucap Ariana tak percaya.


"Tegasnya papi kamu itu cuma cover sayang."


Ariana mengangguk, Alex juga begitu. Sifat tegas dan datarnya Alex hanya untuk orang luar tapi beda jika dengan dirinya.


Setelah memasukkan bubur kemangkuk itu, Ariana menambah suiran ayam dan bawang goreng diatasnya.


"Aku ke atas dulu ya mi," pamit Ariana pada sang mami.


"Iya," jawabnya seraya memakan buah pir yang sudah dipotong itu.


Ariana membawa nampan itu ke kamarnya, saat ia membuka pintu kamar itu. Hal yang ia lihat adalah Baby Bian yang berbaring diatas perut sang suami dengan kaki yang menendang kesegala arah.


"Mas!"


"Ya sayang."


"Makan dulu ya, aku udah buatin bubur buat kamu," ucap Ariana yang sudah duduk di kasur itu.


Alex mengangguk dan mendudukkan tubuhnya dan memangku Baby Bian yang sangat aktif memainkan tangan dan kakinya itu.


"Baby diam ya, papa mau makan," ucap Ariana mengelus rambut lembut sang putra.


"Aaaaaa." Baby Bian membuka mulutnya saat Ariana menyendok bubur itu.


"Oh baby mau juga hmm?" tanyanya meniup sedikit bubur dan menyodorkan mulut Bian.


"Emmm," Bian merasakan bubur yang lembut di lidahnya itu seraya tangan bertepuk.


"Aaa mas."


"Ayamnya sayang," pintanya menunjuk ayam suir itu.


"Cepat sembuh ya mas," ucap Ariana seraya mengusap sudut bibir sang suami dan juga bibir Baby Bian yang sudah berlepotan itu dengan tisu.


"Kalau kamu yang rawat aku, pasti cepat sembuh," jawabnya dengan senyum.


"Gombal," ucapnya seraya menyuapkan sedikit bubur pada Bian.


"Serius sayang."


Ariana mengangguk dan terus menyuapkan bubur itu pada suami dan anaknya hingga habis.


Saat ingin meletakkan mangkuk kotor itu dinakas. Tangan kecil Baby Bian meraih mangkuk itu dan mengambil sendok didalam mangkuk itu.


"Kenapa nak? Masih mau lagi?" tanya Ariana pada putranya yang hanya memainkan sendok kotor itu.


"Biarin aja yank, mungkin dia mau main."


Cegah Alex saat Ariana ingin mengambil sendok yang dipegang Bian.


"Sini naik," pinta Alex menepuk sisi ranjang. Ariana menurut dan naik kesana.


"Pindah posisi ya nak," ucap Alex mengangkat tubuh putranya dan tidur dipaha Ariana.


"Kebiasaan," ucap Ariana mengambil alih Baby Bian.


Bian hanya tersenyum dan membuang sendok itu begitu saja kelantai. Tangan kecil bayi gembul itu menyentuh dada Ariana dengan tatapan haus.


"Mau nen hmm?" tanya Ariana membuka kancing daster itu dan mengeluarkan buah dadanya. Seakan mendapat sumber kehidupannya Baby Bian langsung mencomot buah dada itu.


"Jangan dihabisin ya nak, papa juga mau," ucap Alex mengelus punggung putranya.


"Papa manja," ucap Ariana mengusap pipi Bian.


"Karena papa bayi besar mama, nak. Nanti kalau kamu udah besar cari perempuan yang seperti mama ya," ucapnya pada sang putra.


Ariana hanya tersenyum mendengar itu, Ariana juga berharap anaknya mendapat pendamping yang pas dan bisa menerima dengan apa adanya. Tidak masalah kaya atau miskin yang penting ia setia dan dapat mengimbangi putranya kelak.


"Mama hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kamu nak," batinnya menatap putranya yang asik menyusu itu.


Bersambung


📌Nafsu Atau Cinta (On going) Kisah Mami Gloria dan Papi Arthur.


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏