Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Stuck Marriage (Season 1 & 2)
Butuh Nutrisi



Happy reading


"Sayang," panggil Alex.


"Apa mas? Masih laper?" tanya Ariana pada suaminya yang masih memeluknya.


"Makan kamu yank," ujarnya mencium bibir manis itu dengan mesra.


Ariana yang mendapat serangan mendadak itu terkejut tapi dengan cepat Ariana membalas ciuman suaminya tak kalah mesra. Wanita itu mengalungkan tangannya ke leher Alex.


Tangan Alex mengangkat tubuh Ariana, ia menggendong Ariana menuju kamar pribadinya agar lebih leluasa bermain.


"Akhhh Alex," geram Ariana saat Alex meremas bokongnya dengan keras.


"Gemes sayang, bokong kamu lebih semok sih," jawabnya tanpa dosa seraya membaringkan Ariana diatas kasur.


Dengan malu Ariana mengelus rahang sang suami, "Tampan banget deh ini punya siapa?"


"Punya nyonya Alex Bara."


Jawab Alex menelusuri wajah Ariana hingga sampailah pada bibir yang menggodanya itu.


Cups


"Emppttt."


Alex melu mat habis bibir manis itu, Ariana yang berada di bawah Alex itu hanya pasrah akan apa yang dilakukan suaminya. Jika dipikir memang sekarang jarang mereka melakukan hubungan badan akhir akhir ini.


Tangan Alex melepas seluruh pakaian yang ada ditubuh mereka berdua hingga sekarang keduanya polos bak bayi baru lahir.


"Kamu siap sayang?" tanya Alex seraya mengelus anakkonda yang sudah berdiri tegak itu.


Dengan malu Ariana mengangguk, tapi tangannya terulur memegang anakonda suaminya itu hingga Alex membiarkannya saja.


"Emm boleh aku mencicipinya mas?" tanya Ariana yang sudah duduk itu.


"Boleh, kamu mainkan juga terserah kamu biar aku yang menikmatinya," jawab Alex membaringkan badannya dan sedikit membuka kakinya agar sang istri leluasa memainkan anakondanya.


"Mas kayak udah siap banget gitu," ledek Ariana pada suaminya dengan tangan memijat anakonda itu dengan lembut.


"Aku memberikan akses untuk istriku yang cantik ini," jawabnya berusaha untuk tidak menyerang istrinya.


Tubuh Ariana masih saja langsing sama seperti dulu hanya ada dibagian dada dan bokong saja yang berubah.


Ariana yang melihat anakonda semakin besar itu memasukkannya kedalam mulutnya yang membuat Alex kaget bukan main pasalnya istrinya sangat jarang begini.


"Sayang kamu akhh."


Ariana tak merespond ia masih asik mengemut anakonda itu, memaju mundurkan mulutnya. Rasanya sangat aneh menurut Ariana tapi ia sangat menikmatinya.


"Arghhh sayang," erang Alex saat anakonda itu memuntahkan bisanya pas dengan Ariana melepas anakonda dari mulutnya.


Sekarang giliran Alex yang menindih Ariana, tubuh gagahnya itu menguasai Ariana yang sedang tersenyum menantangnya itu.


"Akhh sayang!!" pekik Ariana saat intinya dimasuki paksa itu.


"Bagaimana rasanya hmm?"


"Enak tapi sakit, kamu masukin sih gak bilang-bilang akhh Alex," gerutunya tak tahan untuk mende sah.


"Yah sayang, sebut namaku," ujar Alex memeprcepat laju anakondanya yang membuat Ariana memekik nikmat.


"Ah Alex... ahh ouhh sayang, pel lann."


Alex tak menghiraukan dan terus mempercepat anakondanya. Suara Ariana bagai nyanyian tersendiri untuknya.


Kamar itu menjadi saksi bisu pergulatan penuh gairah dari Alex dan Ariana.


"Akhhhh sayang."


"Aku mencintaimu sayang," ucapnya.


Cups


Alex terkulai lemas diatas tubuh istrinya yang sedang mengatur nafasnya itu.


"Me too," jawabnya lirih.


Sedangkan berbeda diruangan Papi Arthur. Mereka berdua sedang bermain dengan Baby Bian. Tadi Mami Gloria membuat banyak bentuk dari kertas-kertas yang tak terpakai milik suaminya. Ada burung, pesawat, kapal, dan masih banyak lagi.


"Mau buat anak lagi mi?" tanya Papi Arthur meneluk istrinya dari belakang yang ikut duduk lesehan dilantai itu.


"Hiss papi malu sama umur, emang papi mau kalau punya anak yang usianya dibawah cucu kita. Kita tuh cukup menikmati masa tua kita dengan cucu kita."


"Gak apa-apa jadi Bian bisa jaga anak kita lagi," jawab Papi Arthur.


"Mami gak mau, papi."


"Ya sudah, kalau gak mau. Yang penting jatah malam papi tetep jalan."


"Iya papi sayang, kalau aku nolak juga kamu bakal maksa kan?"


"Karena tubuh mami udah jadi candu buat papi," jawabnya.


Baby Bian tak menghiraukan perdebatan oma dan opanya karena ia masih sibuk dengan mainan kertas yang ada didepannya.


Bersambung


📌Nafsu Atau Cinta (On going) Cerita Mami Gloria dan Papi Arthur.


Jangan lupa like + komen + vote dan masukkan ke daftar favorit kalian ya. Share juga novel ini ya. Makasih😊😊😊


Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏