Sean Arthur | Bandung Mafia

Sean Arthur | Bandung Mafia
Mengumpulkan anak buah 4



"Rico suruh mereka berhitung sisa berapa sekarang yang ada di sini" ucap Sean Arthur sambil berjalan menuju meja untuk mengambil tas yang berisi uang yang sebelumnya di ambil oleh Alex dari brankas yang ada di villa itu.


Rico langsung menyuruh mereka berhitung dan ternyata saat ini ada lima ratus sepuluh orang yang masih berada di sana dan Rico mengetahui jika ada seratus orang anak buahnya yang tidak datang sama sekali ke sana.


Rico pun langsung menemui Sean Arthur dan Alex yang telah kembali berdiri di samping Sean Arthur.


"Bos semuanya ada lima ratus sepuluh orang dan ada seratus anak buah saya yang tidak datang sama sekali, saya akan membereskan mereka nanti" ucap Rico dengan sangat hormat.


"Bos anak buah saya juga ada lima puluh orang yang tidak datang kesini namun saya sudah memerintahkan agar mereka diurus dengan baik" ucap Alex.


"Soal itu aku percaya kan kepada kalian, sekarang bagikan masing masing satu juta untuk mereka untuk yang sepuluh orang kasih dua juta" ucap Sean Arthur dengan ramah sambil memberikan tas kecil dan tas ransel yang berisikan uang tunai itu ke Alex dan Rico.


"Baik bos" ucap mereka berdua kompak sambil menerima tas itu dan Sean Arthur langsung berjalan ke kursinya lagi untuk duduk sampai pembagian uang itu selesai.


Tidak sampai setengah jam pembagian uang itu pun selesai dan Sean Arthur kembali berdiri di depan mereka semua.


"Bisnis baruku adalah kafe dan restoran yang akan aku mulai dalam empat sampai lima hari lagi dan kalian akan terlibat didalamnya, kalian semua tidak harus menjadi tenaga keamanan namun boleh bekerja di bidang lain jika kalian mampu oleh karena itu kalian silahkan memisahkan diri dari barisan untuk yang ingin berhenti jadi tenaga keamanan, ingat kesempatan ini hanya berlaku satu kali dan ingatlah anak dan istri kalian pastinya tidak ingin bukan kalian hanya menjadi tenaga keamanan ya jika memang kalian masih ingin menjadi tenaga keamanan silahkan toh sudah bukan lagi tenaga keamanan diskotik yang harus selalu dikhawatirkan oleh anak dan istri kalian bukan, tenang saja aku tidak akan marah apapun pilihan kalian tapi sebelum mengambil keputusan aku ingatkan pikirkan baik baik keputusan kalian semua" ucap Sean Arthur dengan ramah sambil tersenyum hangat ke mereka semua.


Mereka semua tampak berpikir keras menentukan jalan hidup mereka kedepannya karena mereka semua tahu jika Sean Arthur hanya akan memberikan kesempatan seperti ini satu kali kepada mereka dan mereka juga sangat nyaman bekerja untuk Sean Arthur yang selalu memenuhi kebutuhan hidup mereka dan keluarga mereka.


Satu per satu mulai berdiri dan pindah ke samping helipad tempat di mana Sean Arthur menembak mati lima orang yang menunjukkan tanda pengkhianatan.


Bahkan kini semuanya sudah berpindah tempat termasuk juga yang sepuluh orang itu yang menandakan mereka ingin perubahan dalam hidup mereka untuk masa depan anak dan istri mereka.


Sean Arthur hanya tersenyum puas melihat hal ini dan dia benar benar merasa jika keputusannya ini adalah keputusan yang baik.


Sean Arthur langsung mendekati mereka dan tetap di ikuti oleh Alex dan Rico.


"Coba beritahu aku kau ingin kerja apa dan kenapa?" Ucap Sean Arthur ke salah seorang yang berbaris paling depan.


"Bos besar, saya seorang koki yang sempat di pecat namun sehingga menjadi tenaga keamanan bos Alex untuk menyambung hidup keluarga saya dan anda bukan hanya membantu saya menyambung hidup bahkan anda membuat hidup baru untuk saya dan keluarga saya jadi saya rasa dengan kesempatan kedua ini mungkin Bos Besar mengijinkan saya untuk menjadi koki kembali" ucap pria berusia empat puluh lima tahun itu dengan sangat hormat sambil menundukkan kepalanya tidak berani melihat mata Sean Arthur.


"Kau ingin kerja apa dan apa alasanmu" ucap Sean Arthur ke seorang pemuda yang berusia sama dengannya.


"Bos besar saya lebih baik jadi cleaning service atau pelayan tidak apa apa setidaknya ibu saya tidak khawatir lagi jika saya berangkat kerja, saya sebenarnya memiliki ijazah ekonomi namun semua saya serahkan kepada anda saja" ucap pemuda itu dengan sangat hormat sambil menundukkan kepalanya juga.


"Apa keinginan ibumu itu, apakah dia pernah menyampaikannya kepadamu" ucap Sean Arthur dengan ramah.


"Bos besar, ibu saya susah payah menyekolahkan saya sampai kuliah karena ingin saya kerja kantoran namun persaingan sangat tinggi dan saya bersyukur bisa mengenal Bos Rico sehingga meskipun saya hanya tenaga keamanan saya bisa membahagiakan ibu saya selama ini" ucap pemuda itu dengan sangat hormat dan tetap menundukan kepalanya.


"Oke, kau akan bekerja kantoran seperti keinginan ibumu namun buktikan nanti kinerjamu" ucap Sean Arthur dengan ramah sambil berjalan menuju ke arah dalam barisan dan dia memang ingin secara acak.


"Terima kasih Bos besar" ucap pemuda itu dengan sangat hormat dan terdengar suara bahagianya.


"Anda sudah berusia di atas lima puluh tahun apa yang anda inginkan dan apa alasannya" ucap Sean Arthur dengan sangat ramah.


"Bos besar, jika diperbolehkan saya hanya ingin menjadi koki saja, saya sangat senang membuat kue kue dan ini adalah salah satu keahlian saya yang ingin saya kembangkan" ucap pria paruh baya itu dengan sangat hormat sambil menundukkan kepalanya juga.


"Jika saya meminta anda untuk menjadi manager sebuah kafe saya apakah anda berminat jadi anda masih bisa membuat kue kue yang anda inginkan di kafe tersebut" ucap Sean Arthur dengan ramah sambil tersenyum hangat ke pria paruh baya tersebut.


"Saya siap apapun keputusan Bos besar dan saya tidak akan mengecewakan anda" ucap pria paruh baya tersebut dengan sangat hormat dan terdengar sangat bahagia.


"Alex dan Rico berikan mereka kertas dan ballpoint aku minta kalian semua menulis data diri dan juga jenis pekerjaan kalian dan jangan bimbang karena itulah yang akan kalian kerjakan nantinya untukku, anggap saja ini adalah cara kalian mengabulkan keinginan keluarga kalian" ucap Sean Arthur dengan ramah sambil berjalan menuju kursinya kembali.


Alex langsung mendekati salah seorang bawahannya yang berdiri di dekat helipad dan menyuruh mengambil banyak kertas dan juga ballpoint untuk mereka semua.


"Kalian semua sangat beruntung aku harap kalian semua bisa menjaga kepercayaan yang diberikan oleh bos besar kepada kalian dan aku harap apa yang terjadi disini tetap disini apa kalian paham" ucap Rico dengan sangat tegas.


"Siap Bos" ucap semuanya dengan sangat kompak dan hormat.