
“Michael, tetap cari informasi, karena jika mereka bisa mendapatkan barang barang yang susah dan terbatas pasti ada kontak mereka seperti aku yang menghubungi mu dan kau menghubungi supplier mu.” Ucap Sean Arthur.
“Baik Bos, itu pasti akan tetap saya selidiki.” Ucap Michael.
“Michael apa kau pernah mendengar tentang kelompok yang menggunakan gambar pistol di mobilnya.” ucap Sean Arthur.
“Bos saya pernah mendengarnya, informasinya dulu naik turun dan saya akan menyelidikinya lagi, apakah mereka yang hendak membunuh anda.” Ucap Michael.
“Benar, dan aku ingin mereka musnah dalam segera.” Ucap Sean Arthur.
“Baik, saya nanti malam sudah sampai indonesia lagi dan akan langsung mengurus hal ini, jika benar ini adalah kelompok yang saya duga maka saya akan langsung menghabisi mereka.” Ucap Michael.
“Oke, segera kembali jika di sana sudah selesai dan jangan lupa kirimkan sekarang juga mobil mobil itu.” Ucap Sean Arthur.
“Siap Bos.” Ucap Michael dan panggilan telepon itu langsung diakhiri oleh Sean Arthur.
“Bos sepertinya ada sedikit masalah di depan.” Ucap Doni.
“Jika demikian kita berhenti saja, mumpung di kiri dan kanan kita perkebunan teh namun dekati lagi jalan alternatif nya.” Ucap Sean Arthur.
“Baik Bos.” Ucap Doni sambil mengambil radio komunikasinya.
“Lihat di kiri dan kanan jika ada jalur alternatif langsung berhenti saja.” Ucap Doni melalui radio komunikasi.
“Baik Bos, monitor.” Ucap salah seorang pengawal pribadi Sean Arthur melalui radio komunikasi.
“Doni yang naik motor suruh berpencar agar bisa kembali mengepung mereka lagi.” Ucap Sean Arthur dan Doni terlihat langsung mengambil ponselnya.
“Amankan SItuasi, mulai berpencar, kita kepung lagi mereka.” Ucap Doni melalui ponselnya dan tidak lama kemudian menyimpan kembali ponselnya itu
“Ini seperti tadi, tidak ada satu pun kendaraan lagi yang lewat.” Ucap Roni sambil memarkir mobil karena mobil yang ada di depan sudah berhenti dan para pengawal Sean Arthur langsung memarkirkan mobil menutup mobil yang di naiki oleh Sean Arthur.
“Kita berolahraga lagi.” Ucap Sean Arthur sambil mengambil Steyr Augnya dan langsung turun dari dalam mobilnya itu demikian juga dengan Doni dan Roni.
“Doni, Roni langsung berpencar dan siaga, lebih baik kita menunggu mereka daripada kita yang di tunggu.” Ucap Sean Arthur yang kemudian berlari ke seberang jalan karena memang di seberang jalan kontur tanahnya lebih tinggi dan akan cocok untuknya menyerang para penyerang.
Doni dan Roni langsung mengumpulkan para pengawal pribadi Sean Arthur dan memberikan arahan kepada mereka semua agar bisa menghabisi musuh mereka dan tidak ada lagi korban di pihak mereka.
Satu jam berlalu dan kini terlihat jika dari kedua arah jalan ada rombongan mobil Dodge Journey kembali yang langsung berhenti lima puluh meter dari lokasi rombongan Sean Arthur.
“Jadi ini prosedur mereka untuk berhenti jauh dari target.” Ucap Sean Arthur dalam hatinya sambil mengambil radio komunikasinya.
“Tunggu mereka turun dulu saja, baru serang dan habisi mereka semua.” Ucap Sean Arthur melalui radio komunikasi.
Lima menit berlalu dan kini orang orang yang ada di dalam Dodge Journey itu sudah keluar dari dalam mobil mereka dan nampak sangat waspada.
Sean Arthur kemudian membidik salah satu mobil di rombongan sebelah kanan dan yang menjadi targetnya adalah tangki bensin mobil Dodge journey yang berada di tengah.
Dooorrrrr suara tembakan teredam terdengar dan booooooom suara ledakan terdengar saat salah satu mobil Dodge Journey itu meledak dan membakar banyak musuhnya yang memang berada di sekitar mobil itu.
Kepanikan terjadi dan Dooorrrrr suara tembakan teredam kembali terdengar dan booooooom satu mobil Dodge Journey di rombongan sebelah kiri meledak yang juga membakar banyak musuhnya.
“Habisi mereka namun jaga jarak.” Ucap Sean Arthur melalui radio komunikasi.
Sean Arthur kemudian kembali menembak tangki mobil mobil Dodge Journey itu dan satu persatu mulai meledak namun hanya yang berada di bagian belakang saja sedangkan sisanya dibiarkan tetap utuh karena dia tahu jika mobil mobil itu juga telah terpasang Bom seperti mobil dalam penyerangan pertama.
Satu persatu suara letusan senjata kini terdengar bersahut sahutan dan Sean Arthur pun membantu anak buahnya dengan menghabisi banyak musuhnya itu karena dari posisinya saat ini yang sangat strategis dia dimenangkan sehingga bisa menembak mereka semua.
“Jadi mereka melihat menggunakan drone.” Ucap Sean Arthur berbicara sendiri yang kini melihat ada dua drone di atas mobil mobil dodge journey itu.
Sean Arthur pun langsung menembak ke arah Drone Drone itu dan bukan untuk menjatuhkannya saja melainkan menghancurkannya sekaligus.
Dooor doooor doooor doooor empat letusan senjata teredam terdengar saat Sean Arthur menembak drone drone yang mengawasi penyerangan ini.
Setengah jam berlalu dan kini sudah tidak ada lagi suara letusan senjata terdengar dan Sean Arthur melihat jika kini musuh musuhnya sudah terbaring di atas aspal jalan dan tidak lagi bernafas.
“Doni, perintahkan dua orang untuk mengambil dompet dan senjata serta ponsel mereka.” Ucap Sean Arthur melalui radio komunikasinya sambil terus mengawasi musuh musuhnya itu karena tidak ingin jika ada yang masih hidup dan bisa melukai anak buahnya.
“Baik Bos.” Ucap Doni terdengar di radio komunikasi.
Tidak sampai lima menit dan Sean Arthur melihat jika kini ada dua orang anak buah Doni yang mendekati rombongan mobil Dodge Journey sebelah kanan dan dua orang tampak mendekati rombongan mobil sebelah kiri mereka langsung menjalankan tugas mereka dengan mengambil semua dompet, senjata juga ponsel musuhnya itu dengan sangat cepat.
“Doni, perintahkan mereka untuk sekalian melihat jika masih ada yang bisa kita interogasi maka bawa orang orang itu sekalian habisi mereka yang tidak bisa kita interogasi.” ucap Sean Arthur kembali menggunakan radio komunikasinya sambil terus mengawasi sekitarnya dengan teliti.
“Siap Bos.” Jawab Doni melalui radio komunikasi.
Tidak berselang lama dan terlihat jika ada enam orang anak buah Doni yang mendekati mobil musuhnya yang di sebelah kanan dan lima orang terlihat mendatangi rombongan musuh yang ada di sebelah kiri.
Sepuluh menit lagi berlalu dan semua anak buah Doni ini sudah kembali lagi dan mereka berhasil membawa empat orang musuhnya yang hanya mengalami luka ringan dan masih bisa di sembuhkan.
“Bos ada Empat orang yang bisa kita interogasi.” Ucap Doni melalui radio komunikasi.
“Oke, semuanya bersiap kembali ke mobil, aku akan meledakkan semua mobil Dodge Journey itu.” Ucap Sean Arthur melalui radio komunikasi dan setelah memastikan tidak ada anak buahnya yang di dekat rombongan Dodge Journey itu dia langsung menembak satu persatu tangki bensin mobil mobil itu.