
Sean Arthur langsung diantarkan oleh Alex ke rumahnya dengan menggunakan mobil Golf kembali dan setelah sampai rumahnya dia pun langsung membersihkan badannya dan langsung beristirahat karena dia merasa sangat lelah seharian beraktivitas.
Malam itu Gunawan dan Timnya tidak beristirahat karena mereka mengerjakan tugas mereka salah satunya menghapus keberadaan anak buah rico yang memprovokasi pengunjung diskotik Komori seperti yang mereka lakukan di diskotik Quantico sehari sebelumnya.
Dan sebelumnya tepat tengah malam Gunawan sudah berhasil membuat satu anak perusahaan kecil Sean Arthur kembali bangkrut namun bukan hanya perusahaan itu saja melainkan dia membuat perusahaan perusahaan milik Tomi dan Bayu nyaris bangkrut karena angka saham mereka menurun drastis.
Gunawan sengaja tidak membuatnya langsung bangkrut karena dengan seperti itu pihak perusahaan Tomi dan Bayu harus menanggung kerugian yang lebih besar dari pada langsung bangkrut.
Anggota Tim cyber Gunawan juga malam itu berhasil menemukan bukti bukti baru untuk menjerat Tomi dan Bayu serta beberapa bukti untuk memenjarakan Tomo.
Tepat jam 06.00 Wib semua anggota Tim cyber beserta Gunawan memilih untuk beristirahat dan Gunawan sebelumnya mengirim pesan ke Sean Arthur jika dia dan Tim nya baru beristirahat jam 06.00 wib agar Sean Arthur tidak mencarinya di pagi dan siang hari.
Sean Arthur yang sudah terbangun dari tidurnya tidak membalas pesan singkat Gunawan untuk membiarkan agar Gunawan dan Tim Cybernya bisa beristirahat dengan nyenyak.
Tepat jam 07.00 wib Sean Arthur dengan alex dan Rico pun menikmati hidangan sarapan pagi mereka bersama di ruang makan Sean Arthur.
"Bos apa rencana anda hari ini" ucap Rico setelah mereka selesai menikmati sarapannya dan masih di meja makan.
"Aku tidak ada rencana keluar untuk hari ini, lagi pula seharusnya Ardhi sudah masuk kantor hari ini jadi kau bisa bersantai" ucap Sean Arthur sambil menyalakan sebatang rokoknya.
"Siap Bos, namun jika anda berubah pikiran kabari saja saya" ucap Rico kembali.
"Rico bagaimana kinerja anak buah mu semalam" ucap Sean Arthur dengan ramah.
"Beres Bos, provokasi mereka berakhir dengan terbakarnya diskotik Komori dan mereka sekarang sudah ke luar kota semuanya menghindari ada yang mengenali mereka" ucap Rico sambil tersenyum lebar.
"Baguslah karena meskipun rekaman cctv sudah di hapus oleh tim cyber Gunawan namun biar bagaimana pun juga pihak keamanan diskotik Quantico dan Komori melihat mereka masuk beberapa saat sebelum kejadian takutnya akan ada kecurigaan dari geng serigala" ucap Sean Arthur sambil kembali menghisap rokoknya setelahnya.
"Bos jangan khawatir mereka sudah jauh dari kota Bandung ini dan mereka juga berkelompok jadi seandainya ada masalah mereka akan bisa mengatasinya namun untuk sementara waktu kita tidak akan bisa menggunakan jasa mereka" ucap Rico kembali.
"Tidak masalah berikan saja mereka libur semau mereka, kita gunakan teknik lain untuk tiga diskotik sisanya" ucap Sean Arthur dengan ramah.
"Bos, ada informasi jika geng serigala juga memiliki beberapa usaha ilegal seperti kasino bawah tanah kenapa Bos tidak menggunakan itu saja untuk menekan mereka" ucap Alex dengan sangat hormat.
"Itu memang target ku selanjutnya, dengan hancurnya dua diskotik terbesar mereka maka kasino mereka akan semakin curang dan hal ini akan mengundang banyak penjudi datang kita akan memanfaatkan kesempatan ini" ucap Sean Arthur.
"Bos jika mereka curang kenapa jadi banyak penjudi yang datang?" Tanya Rico.
"Bos bukankah kasino mereka ada yang dua puluh empat jam kenapa tidak yang itu saja kita laporkan ke pihak kepolisian" ucap Rico.
"Rico tidak bisa semudah itu untuk menghancurkan sebuah kasino kita harus menggunakan trik trik khusus terlebih dulu, Alex dan anak buahnya baru tidur jam 6 pagi tadi jadi mereka baru akan bekerja sore atau malam ini, dan nanti kalian berdua lihatlah apa yang akan terjadi" ucap Sean Arthur dengan ramah sambil menyalakan sebatang rokok lagi karena yang sebelumnya sudah habis.
"Bos apa perlu anak buah saya memantau langsung ke kasino Kasino mereka" ucap Alex dengan sangat hormat dan bersemangat.
"Itu tidak diperlukan saat ini kehadiran kita di publik sebaiknya kita hindari terlebih dahulu, sudah empat anak perusahaan ku yang aku bangkrutkan dan ini akan memicu banyak pertanyaan dari geng serigala karena saham mereka terbesar di empat perusahaan ini, jika tidak ada informasi pergerakan kita bukankah mereka akan semakin panik" ucap Sean Arthur.
"Benar Bos mereka akan mengira jika bos benar benar bangkrut dan mungkin mereka akan berpikir ada grup lain yang menjatuhkan Bos" ucap Alex.
"Alex itulah peran anak buahmu, membuat berita seakan akan ada kekuatan besar baru di Indonesia ini" ucap Sean Arthur.
"Bos apakah anda ada saran nama untuk kita hembuskan" ucap Alex.
"Grup singa sepertinya itu lebih baik" ucap Rico mendahului Sean Arthur.
"Masyarakat jawa barat lebih mengenal harimau atau macan jadi hembuskan saja berita adanya grup harimau di kota Bandung ini, buat seolah olah ke empat anak perusahaan ku itu berhutang banyak kepada mereka" ucap Sean Arthur.
"Bos apakah itu tidak akan merusak nama baik anda dikalangan para pengusaha nantinya" ucap Alex.
"Tentu saja tidak, itu hanya anak perusahaan ku saja yang bangkrut lagi pula semua rekanan bisnis grup naga ku tahu aku tidak memiliki satu sen pun hutang ke siapapun" ucap Sean Arthur
"Baiklah Bos, saya akan meminta anak buah saya menghembuskan berita grup harimau itu" ucap Alex.
"Bos, Apakah perlu anak buah saya juga ikut menghembuskan berita tersebut" ucap Rico.
"Anak buah mu masih ada yang di luar?" Tanya Sean Arthur.
"Masih Bos masih ada kurang lebih satu juta orang jika di jumlahkan" ucap Rico dengan bangga.
"Ya jika demikian maka manfaatkanlah mereka semua untuk menghembuskan berita ini agar sampai terdengar oleh Geng Serigala" ucap Sean Arthur.
"Oh iya Bos saya hampir saja lupa, salah seorang anak buah saya kemarin mengikuti sebuah jip hitam yang dua kali melintasi kediaman kita ini dan saat di ikuti ternyata jip hitam itu mengisi villa dekat kita ini, disana ada sepuluh jip yang sama, kami yakin jika itu adalah orang orang geng serigala" ucap Alex.
"Kita tidak bisa gegabah karena jarak terlalu dekat sebaiknya pelajari siapa pemilik villa itu dan pelajari juga status dari mobil mobil mereka jika menunggak pembayaran tagihan maka hubungi saja pihak penyedia kredit mobil mereka, dan jika mereka membawa senjata ilegal maka hubungi saja pihak kepolisian" ucap Sean Arthur.