Sean Arthur | Bandung Mafia

Sean Arthur | Bandung Mafia
Tugas Baru anak buah Alex



Sean Arthur mengambil ponselnya dan melihat pesan singkat yang ternyata dikirim oleh Gunawan yang berisi sebuah link rekaman CCTV yang langsung di buka olehnya.


Sean Arthur kemudian mengambil remote televisi dan menghubungkan ponselnya dengan televisi besar itu lalu menayangkan rekaman cctv yang dikirimkan oleh Gunawan berbarengan dengan masuknya Rico ke ruang tamu lalu duduk di samping Alex.


Rekaman cctv itu adalah proses pihak kepolisian yang memeriksa mobil mobil jip hitam di daerah Sukajadi.


Mereka semua melihat ratusan petugas memeriksa mobil mobil jip berwarna hitam itu dan jalanan juga di tutup oleh pihak kepolisian sehingga tidak ada yang bisa melarikan diri.


Mereka melihat jika pihak kepolisian mendapatkan banyak senjata api dari dalam mobil mobil Jip hitam itu dan orang orangnya langsung di tangkap dan di bawa oleh pihak kepolisian.


"Kalian lihat kita cukup duduk dan menonton saja, sekarang para pemimpin geng serigala akan sangat pusing bukan lihatlah setiap mobil itu berisi lima orang dan semuanya kini di tahan oleh pihak kepolisian" ucap Sean Arthur sambil mematikan koneksi ponselnya dengan televisi besar itu karena ada sebuah pesan masuk yang langsung di lihat olehnya.


Pesan masuk itu di kirim oleh Gunawan yang menginformasikan jika dia mengirim pesan ke pihak kepolisian jika ada orang orang membawa senjata api dan mereka semua menggunakan mobil jip berwarna hitam.


Sean Arthur tidak membalas pesan itu melainkan langsung menghubungi Gunawan melalui ponselnya itu.


"Kerja bagus, lalu bagaimana dengan yang di Setiabudi apakah sama sama di tangkap oleh pihak kepolisian juga" ucap Sean Arthur melalui ponselnya dan ketiga anak buahnya hanya diam tidak ada seorang pun yang berani berbicara mengganggu pembicaraan telepon Sean Arthur.


"Benar Bos, mereka juga di tangkap pihak kepolisian apa saya perlu mengirimkan rekaman cctv yang di Setiabudi ke Bos" jawab gunawan melalui ponsel.


"Benar kirimkan saja kepadaku dan jika kau memerlukan sesuatu jangan sungkan untuk mengabariku, oh ya aku lupa tanya, apakah uang operasional mu cukup segitu" ucap Sean Arthur melalui ponselnya.


"Baik Bos, uangnya lebih dari cukup Bos, saya dan anak buah saya masih memeriksa semua ponsel yang bos bawakan tadi sementara belum ada satupun hal menarik" jawab Gunawan melalui ponsel.


"Baiklah lanjutkan aku masih ada yang harus aku kerjakan" ucap Sean Arthur sambil mematikan panggilan telepon itu lalu menyimpan ponselnya kembali ke atas meja.


"Gunawan bekerja sangat cepat benar benar seorang profesional" ucap Rico dengan sangat hormat dan tampak sangat menghormati sosok seperti Gunawan.


"Benar, dan kalian berdua ganti ponsel kalian dengan ini, lalu simpan atau musnahkan ponsel kalian yang lama" ucap Sean Arthur sambil memberikan dua ponsel untuk Alex dan juga Ardhi.


"Baik Bos, bos tahu saja ponsel saya sudah sangat tua" ucap Alex dengan gembira menerima ponsel itu.


"Bos, ponsel lama saya kenapa tidak boleh saya gunakan, disini banyak data perusahaan kita" ucap Ardhi sambil menerima ponsel barunya.


Mereka bertiga mengikuti Sean Arthur dan Rico tidak lupa membawa tujuh ponsel yang tersisa.


Di ruang kerjanya Sean Arthur langsung menghidupkan televisi besarnya dan menghubungkan televisi besar itu dengan ponselnya lalu membuka semua link penyadapan kamera dan suara dari ponsel ponsel milik delapan serigala.


Mereka bertiga melihat rekaman kamera dari delapan ponsel dan masing masing ponsel itu menayangkan dua video hasil tangkapan kamera depan dan belakang ponsel.


"Inilah yang sedang di kerjakan oleh Gunawan dan ini juga kenapa aku mengganti ponsel kalian, kalian lihat kita bisa melihat semua yang di tangkap oleh kamera ponsel mereka tanpa mereka ketahui dan Alex siapkan delapan orang mu untuk memantau hasil penyadapan ini dan gunakan saja ruang bawah tanah ku, Ardhi apakah biaya operasional Alex sudah kau berikan" ucap Sean Arthur sambil mematikan kembali televisi besar itu.


"Baik Bos, nanti akan saya siapkan delapan orang untuk mengawasi rekaman ini dan bos Ardhi sudah memberikan biaya operasional untuk saya" ucap Alex dengan sangat hormat sambil mengeluarkan simcard ponselnya lalu memasukan ke ponsel barunya demikian juga Ardhi.


"Bos saya permisi dulu hendak menemui anak buah saya, jika boleh saya membawa Lamborghini anda ya" ucap Rico sambil menyerahkan tujuh ponsel yang tersisa dan meletakkannya di atas meja kerja Sean Arthur.


"Pergilah tapi ingat pesanku dan isi kembali bahan bakarnya awas saja jika sampai kosong" ucap Sean Arthur dengan sangat tegas.


"Baik Bos, oh ya Bos Ardhi mana uang operasional ku" ucap Rico dengan ramah sambil tersenyum di depan Ardhi.


"Kau ini jika soal uang saja cepat, ayo ikut dengan ku dan kau akan menyesal jika sudah melihat mobil pengganti mu" ucap Ardhi sambil berdiri dan melangkah keluar dari dalam ruang kerja Sean Arthur di ikuti oleh Rico.


"Bos bisakah anda kirimkan link rekaman video itu ke saya jadi saya nanti bisa mengirimkannya ke anak buah saya" ucap Alex dengan hormat yang telah mengaktifkan ponsel barunya itu.


Sean Arthur hanya mengangguk dan langsung mengirimkan link link rekaman kamera ponsel delapan serigala ke Alex.


"Alex, perketat penjagaan semua kediamanku dalam radius lima kilometer karena aku tidak ingin kecolongan lagi, dan selalu waspada karena mereka bisa menyusup kapan saja" ucap Sean Arthur sambil menyimpan kembali ponselnya di atas meja kerjanya.


"Baik Bos untuk puncak Dago ini sudah aman nanti saja akan membuat pengaturan juga untuk rumah rumah anda lainnya" ucap Alex dengan hormat.


"Dan kurangi satu persatu anak buah geng serigala, lemahkan mereka lalu ambil juga wilayah wilayah di kota Bandung ini yang mereka kuasai seperti diskotik dan juga kasino Kasino bawah tanah yang ada" ucap Sean Arthur dengan sangat santai sambil menyalakan sebatang rokoknya.


"Baik Bos, nanti saya akan menyusun strategi yang baik untuk mengurangi jumlah mereka dan mengambil wilayah wilayah kekuasaan mereka namun hal ini tidak akan saya lakukan dengan segera karena saya tidak ingin berurusan dengan pihak kepolisian" ucap Alex dengan sangat hormat sambil memeriksa pesan singkat yang dikirim oleh Sean Arthur.


"Alex kita sudah mengurangi ratusan anak buah geng serigala dan aku yakin mereka tidak akan tinggal diam melainkan akan sangat intens mengganggu kita oleh karena itu aku harap kau bisa lebih waspada, nanti malam mereka akan kehilangan salah satu saham perusahaan mereka dan hal ini akan memicu pergerakan mereka juga jadi rekaman ponsel mereka akan menjadi petunjuk untuk kita dalam mengambil keputusan kedepannya" ucap Sean Arthur dengan santai sambil tetap menghisap rokoknya kembali.