
Booooooooooom booooooooooooooooom booooooooooooooom
Tiga ledakan terdengar sangat keras dari musuh yang ada di sebelah kanan, dan Sean Arthur melihat jika mobil mobil musuhnya kini terbakar sangat hebat, api membumbung tinggi menerangi area yang memang sangat minim penerangan jalan itu.
“Semuanya, Munduuuuuuuuuuuuuuuuuur.” Teriak Sean Arthur melalui radio komunikasi.
Booooooooooom booooooooooooooooom booooooooooooooom Booooooooooom booooooooooooooooom booooooooooooooom Booooooooooom booooooooooooooooom booooooooooooooom ledakan demi ledakan terus terdengar kini semua mobil dodge journey di rombongan musuhnya itu mulai meledak.
“Semuanya jangan mendekat, tetap jaga jarak, awasi dari jauh, ada yang masih hidup, langsung habisi mereka.” Ucap Sean Arthur kembali melalui radio komunikasi sambil berdiri dan memeriksa sekitarnya.
Hutan karet yang sebelumnya gelap kini menjadi terang benderang karena semua dodge journey itu terbakar dan ledakan ledakan kecil tetap terdengar dari peluru peluru di senjata orang orang yang ada di dalam dodge journey itu.
“Doni, Roni kesini yang lain tetap periksa dari jauh pastikan jika mereka semua sudah mati.” Ucap Sean Arthur melalui radio komunikasi.
“Siap Bos Mengarah.” terdengar suara Doni di radio komunikasi.
“Baik Bos” terdengar juga suara Roni di radio komunikasi.
Sean Arthur tetap berdiri dan melihat sekelilingnya dan dia bukan hanya mencari musuhnya namun dia menari apakah ada orang lain yang meledakkan mobil mobil dodge journey yang di gunakan musuhnya itu atau memang meledak karena di ledakkan oleh orang orang yanga ada di dalam mobil itu sendiri.
“Boss” ucap Doni dan Roni kompak yang kini sudah di hadapan Sean Arthur.
“Doni dan Roni apakah ada jalur untuk kita pergi dari sini?.” Tanya Sean Arthur.
“Ada Bos, sudah kami temukan dan mobil kita bisa melewatinya.” Ucap Doni.
“Apakah ada korban di pihak kita?.” Tanya Sean Arthur kembali.
“Hanya luka tembak saja Bos namun tidak parah hanya tersempet saja, dan sudah diberikan pengobatan sementara.” ucap Doni kembali.
“Roni perintahkan beberapa orang anak buah mu untuk tetap disini mengawasi dari kejauhan agar kita tahu yang terjadi selanjutnya, sisanya agar mengikuti kita saja, ayo kita pergi.” Ucap Sean Arthur sambil berjalan melangkah menuju mobilnya.
“Enam orang bertahan disini lihat dan perhatikan dari jauh apa yang selanjutnya terjadi, sisanya ayo kita pergi.” Ucap Roni melalui radio komunikasi sambil berjalan di belakang Sean Arthur menuju mobil.
Para pengawal Sean Arthur kini terlihat berlari dan membentuk pagar betis untuk Sean Arthur dengan senjata yang masih di tangan dan terlihat sangat waspada karena ditakutkan masih ada musuh disana.
Mereka langsung menaiki kendaraan mereka dan karena Roni sebelumnya sudah memberikan jalur untuk rute pelarian maka kini dua mobil pengawal Sean Arthur berada di paling depan dan mobil yang di naiki Sean Arthur berada di urutan ketiga, selain itu di kiri dan kanan rombongan Sean Arthur dan para pengawal pribadinya itu terlihat banyak motor yang melindungi dan satu motor dinaiki dua orang dengan penumpangnya tetap memegang senjata mereka.
“Bos kenapa semua mobil dodge journey itu meledak sendiri ya?.” Tanya Doni.
“Antara dua, di ledakan dari jauh atau memang mereka meledakan diri sendiri agar tidak ada yang tertangkap oleh kita, Sebentar aku akan menghubungi Gunawan terlebih dulu.” Ucap Sean Arthur sambil melepas magazine yang terpasang Steyr Aug yang digunakannya lalu menyimpan Steyr Aug dan magazine tersebut di kursi sebelah kanan karena dia duduk di sebelah kiri.
Sean Arthur kemudian mengambil ponselnya dan langsung melakukan panggilan telepon ke Gunawan.
“Malam Bos, syukurlah anda selamat.” Ucap Gunawan yang memulai percakapan telepon seluler itu.
“Gunawan apa kau berhasil menemukan siapa pemilik seratus dodge journey itu?.” Tanya Sean Arthur.
“Bos maaf semua mobil itu tidak terdaftar namun sepuluh menit lalu banyak polisi yang menuju lokasi pertempuran dan akan sampai disana paling cepat dalam satu jam karena kini jalan sangat padat dan kedua arah tidak bergerak sama sekali.” Ucap Gunawan.
“Hebat benar benar hebat, seratus dodge journey itu benar benar bisa di sembunyikan datanya, apa kau bisa melacak siapa yang menghubungi polisi?.” Ucap Sean Arthur.
“Nomornya tidak dapat di lacak Bos, ada ahli yang memblokir semua akses ke pemilik dodge journey dan juga data penelpon itu Bos, tapi ini saya yakin sudah di rencanakan dengan matang Bos.” Ucap Gunawan.
“Ya kau benar, tetap cari informasi jika perlu periksa data pengiriman mobil dodge journey ke indonesia ini, jika memang diselundupkan maka data manifest kapal pasti tidak bisa ditutupi bukan.” Ucap Sean Arthur.
“Saya sudah sampai kesana juga bos, baik laut maupun udara namun tidak ada yang masuk dalam jangka waktu tiga tahun ini, ini benar benar di luar dugaan Bos, sepertinya ada kekuatan besar yang berperan dalam hal ini.” Ucap Gunawan.
“Ya kau benar, ini adalah sumber masalah yang sebenarnya jadi kau harus bekerja ekstra dalam hal ini, aku juga minta lima ratus pembunuh mu dan kirim mereka ke Villa Naga, aku sementara akan disana saja, karena hanya disana yang benar benar aman untuk ku istirahat saat ini.” Ucap Sean Arthut.
“Iya Bos akan saya segera kirim mereka ke Villa Naga dan bergabung dengan yang lainnya, oh iya Bos apakah anda mengetahui senjata mereka, jika jenisnya khusus maka akan dapat coba lacak.” Ucap Gunawan.
“Senjata api yang mereka gunakan jenis Glock 19 dan ini sangat mudah di dapatkan jadi aku kira ini juga susah di lacak olehmu, kecuali kau mau mengurut cctv jalanan.” Ucap Sean Arthur.
“Semua cctv nya juga mati Bos, mereka sangat ahli bahkan bukan hanya cctv jalan raya sampai cctv jalan tol juga ikut padam semua.” Ucap Gunawan.
“Benar benar hebat ternyata ikan besar ini, oh ya anak buah roni sedang dalam perjalanan kesana untuk mengantarkan ponsel dari para penguntit ku, coba kau lacak nanti ya, terus periksa dengan teliti orang orang di perusahaan grup serigala serta kedua komisaris dan juga delapan direksi pengkhianat itu, aku yakin ikan besar ini sejak awal adalah bos mereka.” Ucap Sean Arthur.
“Baik Bos, saya akan melaksanakan perintah anda namun anda tetap hati hati bos, karena sekarang saya tidak bisa lagi menjadi mata anda untuk sementara.” Ucap Gunawan.
“Iya tidak masalah, kami pasti selamat jika mereka hanya membawa mobil namun jika mereka membawa Tank bisa jadi kami tinggal nama saat ini, kalian yang di villa dago juga hati hati dan jangan lengah.” Ucap Sean Arthur.