Oppa Lee I Love You

Oppa Lee I Love You
Bertemu Aline



Viola sibuk berjingkrak-jingkrak mengikuti alunan lagu BTS, sedangkan Arsen yang duduk sendiri ditengah keramaian para penonton.


"Waaaaahhhh Jungkook the best!" ucap Viola.


Dua jam telah berlalu, konser pun juga sudah selesai. Aline tengah duduk berjongkok sambil meminum air mineral.


"Waaah penampilan BTS tadi benar benar kiyowo kan Oppa?" ucap Viola.


"Heemm.... Terus suamimu ini kiyowo gak?" tanya Arsen.


"Hahaha...Tentu dong, udah pasti. Hehehe." jawab Viola.


"Ayooo pulang, suamimu ini sudah sangat Lelah." ucap Arsen.


"Ayooo....Ayooo....?" jawab Viola.


Viola dan Arsen berjalan dengan bergandengan tangan, semua mata orang yang berada disana menatap iri melihat keromantisan mereka. Bahkan beberapa diantara mereka, malah mengira Arsen dan Viola adalah kalangan artis atau selebriti Korea. Hahahah....!!


"Oppa aku kebelet nih mau pipis, cepat antar aku ke toilet." ucap Viola.


"Ayoo kesana." tunjuk Arsen yang melihat toilet wanita, tak jauh dari mereka berdiri.


Viola langsung sedikit berlari bahkan meninggalkan Arsen yang melongo lalu tersenyum melihat istrinya itu.


"Kamu selalu menggemaskan." lirih Arsen.



Aline yang juga sedang berada dikawasan tempat diadakannya konser BTS, tengah berjalan menuju toilet wanita dengan menundukkan kepalanya.



Sampai tak sadar jika sudah menabrak seseorang yang tengah berdiri didepannya,



"Aduh, maaf maaf." ucap Aline sambil terus menundukkan wajahnya.



"Tidak apa apa." jawab Arsen.



Aline yang sangat mengenali suara pria yang tengah berdiri didepannya, langsung mengangkat wajahnya dengan penuh keterkejutan lalu menatap sendu.



"Aline?" ucap Arsen yang sangat terkejut melihat wanita yang masih ada dihatinya sampai saat ini.



Aline tidak menjawab dan malah bergegas lari meninggalkan Arsen, saat seorang wanita datang dan memanggil manggil nama Arsen.



"Oppa, ke apa aku panggil diam aja, huhh aku sudah selesai ayo pulang." ucap Viola.



"Ayo." jawab Arsen dengan raut wajah yang sudah berubah.



"Oppa kenapa? Apa tadi aku terlalu lama." ucap Viola.




"Hemm....Dia kenapa sih, kadang romantis kandang marah. Dasar gak jelas." lirih Viola.



Arsen dan Viola sudah kembali ke hotel, Viola langsung saja merebahkan tubuhnya dan mulai tertidur.


Arsen melepaskan semua pakaiannya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, didalam kamar mandi jantung Arsen masih berdebar saat mengingat jika tadi dia sudah Bertemu Aline.


"Hah, perasaan apa ini. Kenapa jantungku tetap berdebar kepadanya, aku tidak boleh seperti ini. Aku sudah memiliki Viola, dia hanyalah masa laluku." ucap Arsen lalu menghidupkan kran shower dan membasahi seluruh badannya dengan air dingin.


Arsen yang baru keluar dari kamar mandi hanya menutupi tubuhnya sebatas dengan handuk dililitkan kepinggang.


Saat berjalan menuju lemari untuk memakai pakaiannya, mata Arsen tertuju pada Viola yang tertidur dengan nyenyak sambil membuka mulutnya. Terlihat senyuman indah dari bibir Arsen saat melihat istrinya itu.


"Dasar gadis aneh, bisa bisanya dia tidur seperti itu." ucap Arsen lalu naik keatas tempat tidur dan memeluk erat Viola.




Pagi menjelang, Viola tengah sibuk menata sarapan yang baru saja diantarkan pelayan hotel. Saat masuk kedalam kamar untuk membangunkan Arsen, tenyata dia telah bangun.



"Tumben banget Oppa cepat bangun, biasanya harus aku bangunin dulu." ucap Viola.



"Kita harus pulang ke Indonesia sayang." ujar Arsen.



"Ohhh... Kenapa? Harusnya masih 3 hari lagi kan kita disini." ucap Viola.



"Ya, tapi ada masalah di perusahaan cabang. Aku harus cepat menanganinya." jawab Arsen.



"Ya baiklah, sekarang ayo kita sarapan dulu." ucap Viola lesu.



"Hemm....!" jawab Arsen.








\*\* To Be Continued !