
California Amerika...
Aline, bang Jeremy sekuriti, Lexi dan Celine mereka semua tengah duduk bersama. Celine hanya tertunduk malu, tidak berani menatap langsung Aline.
"Sejak kapan kalian bersama." tanya Aline.
"Sayang, aku mohon maafkan aku." ucap Lexi.
"Aku tanya sejak kapan kalian bersama, tidak perlu mengatakan yang lain." tanya Aline.
"Sudah hampir satu tahun ini dan kami sudah lama mengenal, bahkan sebelum kamu menikah dengan Lexi." ucap Celine, yang akhirnya berani menatap wajah Aline langsung.
"Ohhh... Begitu, benarkah itu Lexi." tanya Aline.
"Iya, sayang maafkan aku, please." ucap Lexi.
"Berhentilah memanggil ku sayang, karena kau sangatlah menjijikkan. Kau dan Wanita Murahan ini memang cocok, satu Wanita Murahan dan satunya lagi Pria Brengsek, sangat cocok bukan." sarkas Aline.
"Aku tauh aku salah, maafkan kami. Tapi kamu juga harus tauh diri Aline, aku adalah kekasih Lexi sebelum kamu masuk dalam hidupnya, dan sekarang aku mengandung anaknya, sedangkan kau sampai detik ini belum bisa memberikan nya keturunan." ucap Celine.
"Dasar Wanita Murahan, Sialan kau. Aku akan membunuhmu, dasar ******." teriak Aline dan langsung menjambak rambut Celine, dia benar benar tidak terima Celine menghinanya melalui keturunan...
"Ah...Sakit rambutku, ah..." teriak Celine.
"Aline berhenti, apa yang kau lakukan, berhenti aku bilang." teriak Lexi yang langsung memeluk Celine yang sudah menangis kesakitan.
"Nona Aline, berhentilah nona." ucap Jeremy sekuriti yang memegangi Aline.
"Ah lepaskan aku." tepis Aline, kepada tangan Jeremy yang memegangi nya.
"Pak Jeremy, tolong bawah lah Aline keluar dulu. Celine sangat ketakutan." ucap Lexi.
"Hahaha, tidak perlu aku bisa keluar sendiri. Dan segeralah urus perceraian kita, karena aku sudah sangat muak dengan semua yang terjadi hari ini." sarkas Aline dan langsung berlalu pergi meninggalkan apartemen Celine.
Jeremy pun langsung bergegas pergi menyusul Aline, Jeremy melihat Aline di tangga darurat dan tengah menangis pilu. Hatinya benar benar sangat sakit, melihat Lexi lebih memilih Celine Wanita Murahan itu.
"Nona Aline, kenapa malah menangis disini." ucap Jeremy.
"Aku membencinya, aku benci Wanita Murahan itu." ucap Aline.
"Nona sabarlah, aku yakin akan ada kebahagiaan setelah kesakitan." jawab Jeremy.
"Thanks Jeremy." ucap Aline yang langsung memeluk erat Jeremy, saat tauh jika sekarang Lexi tengah melihatnya.
"Sama sama Nona Aline." jawab Jeremy.
Lexi yang melihat semuanya, langsung meradang dan pergi meninggalkan Aline dan Jeremy.
Pagi yang cerah dan Indah, secerah hati Aline yang tengah sarapan bersama Hans. Aline memakai dress yang sangat sexsi, belahan dada dan pahanya terpampang jelas. Itu sengaja Aline lakukan untuk memancing emosi Lexi, membuatnya marah dan cemburu itu yang disukainya.....
Setelah kejadian beberapa hari yang lalu, Aline sengaja menghindari Lexi dan memilih mengurung diri di kamar. Sehingga membuat Lexi resah dan memilih tidur di apartemen Celine.
Lexi telah kembali kerumah, bergegas memarkirkan mobilnya dan berlari masuk untuk menemui Aline. Saat baru sampai diruang tengah, rahangnya mengeras melihat Aline memakai pakaian yang tak senonoh dan sedang menyuapi Hans makan dengan begitu mesra.
"Maafkan aku tuan, aku tidak bermaksud apa apa." ucap Hans tertunduk malu.
"Hans pergilah dulu." jawab Aline.
"Baik Nyonya, tuan aku permisi dulu." ucap Hans, dan langsung berlalu pergi.
"Jangan bermain main di belakang ku, kau menghina Celine murahan, sedangkan kau pun jauh lebih Murahan." ucap Lexi.
"Hah aku Murahan?? Tapi aku tidak peduli, terserah kau mau bilang apa dan nemang nya aku bermain di belakang mu. Aku rasa tidak, malah sebaliknya kaulah yang berselingkuh di belakang ku dengan Wanita Murahan mu yang asli itu?" ucap Aline, tersenyum mengejek Lexi.
"Aline aku tidak mau bertengkar, aku datang untuk mengatakan suatu hal, aku akan segera menikahi Celine, usia kandungan nya sudah tujuh bulan." ucap Lexi.
"Terserah, apa peduliku, kau mau apa dengan nya ya bodoh amat." jawab Aline lalu berlalu pergi.
Lexi terus memandang Aline, tidak pernah dia bermaksud untuk terus menyakiti Aline, tetapi dia juga tidak bisa langsung untuk meninggalkan Celine, Celine telah memberinya keturunan.
Hanya tinggal selangkah lagi semua rencana yang sudah di susun nya dengan apik tercapai. Rencana Lexi, setelah Celine melahirkan, dia akan langsung meninggalkan Celine dan membawa anaknya hidup bahagia bersama Aline.
Tapi sekarang semua telah terjadi dan tidak sesuai dengan harapan dan keinginan nya, hati Lexi terasa sangat sakit sampai dia meneteskan air matanya menyesali semua kebodohannya.....
•
•
•
•
•
•
\*\* To be continued !
By : Alesya Arabella
IG : @alesya\_arabella