
Zico asisten yang belum lama ini dipekerjakan oleh Sean, sedang membahas pembangunan properti terbaru untuk kalangan menengah keatas dengan perusahaan Taylor Johnson.
"Aku setuju dan ini berkasnya saya sudah menandatangani surat kerjasama nya, oh ya aku mengundangmu tuan Zico dan juga tuan Sean untuk datang ke pesta ulang tahunku nanti malam jam 10 di Club Cleopatra, saya harap kalian bisa datang." ucap Jhonson.
"Baik tuan Jhonson, akan kami usahakan untuk datang." jawab Zico.
"Oke baiklah, semuanya berarti sudah selesai." ucap Jhonson, lalu tersenyum devils.
"Senang bisa bekerja sama dengan anda tuan." ucap Zico lalu mengulurkan tangannya dan tersenyum.
"Sama sama tuan Zico." jawab Jhonson yang langsung menjabat tangan Zico dan juga membalas senyumannya.
"Baik tuan, kalo begitu saya permisi." jawab Zico.
"Ya hati hati dijalan." jawab Jhonson.
Zico sudah kembali ke perusahaan Kendrich, meeting kerjasama dengan perusahaan Taylor Jhonson sudah selesai.
Saat baru memasuki ruang kerjanya, Sean datang dengan terburu-buru mendekati Zico.
"Bagaimana hasil meeting nya apa sudah beres kali ini?" tanya Sean.
"Semua nya sudah beres dan lancar tuan, nanti malam tuan Jhonson menginginkan tuan datang ke acara pesta ulang tahun nya di Club Cleopatra." ucap Zico.
"Oke, tidak mengapa kita harus datang nanti malam." jawab Sean, dan berlalu pergi meninggalkan Zico.
"Baik tuan, pukul 22.00 malam nanti saya akan menjemput anda." ucap Zico.
"Oke." jawab Sean.
Sean pulang kerumah sedikit lebih cepat, membuat Mommy Ariana dan Daddy Antonio saling pandang.
"Sayang, kamu tumben pulang sore?" tanya Ariana.
"Ya Mom, nanti malam jam 10 aku akan ada acara pergi ke pesta ulangtahun tuan Johnson." jawab Sean.
"Ohh baiklah sayang." ucap Ariana.
"Kamu tetap harus berhati-hati dan jangan sampai lengah, karena kita tidak pernah tauh, yang mana lawan atau kawan sebenarnya?" ucap Antonio, yang sebetulnya merasa tidak tenang Sean akan pergi menghadiri pesta dari pewaris utama keluarga Taylor itu.
Karena sedikit banyak Antonio mengetahui tentang keluarga Taylor yang licik dan selalu haus akan kekuasaan.
"Iya Dad, Sean akan berhati-hati. Maka dari itu aku pergi bersama Zico dan beberapa orangnya Daddy yang akan berjaga jaga." jawab Sean.
"Hem baiklah." ucap Antonio.
"Ayo Sean kita makan malam dulu." ucap Ariana.
"Ya mom." jawab Sean.
Tak terasa langit pun sudah sangat gelap, jam juga sudah menunjukkan pukul 21.00 malam. Sean yang baru selesai mandi langsung pergi menuju walk in closed untuk memakai koleksi setelan jas mahalnya.
Tak butuh waktu lama, kini Sean sudah menuruni anak tangga menuju kedua orangtuanya yang masih santai sambil menonton televisi.
"Ya sayangku, hati hati." ucap Ariana.
"Ya berhatiti hatilah." ucap Antonio.
Diparkiran samping rumah keluarga Kendrich, Zico sudah menunggu. Saat baru akan mematik korek api nya untuk merokok, Sean malah sudah datang.
"Oh... Tuan sudah datang, mari kita pergi." ucap Zico.
"Ok ayolah." jawab Sean.
Tak berapa lama Sean dan Zico sudah berada di parkiran basemen Club Cleopatra, saat Sean sudah mulai masuk kedalam Club. Satu mobil yang sudah berisi 4 orang nya dad Antonio, menunggu tak jauh dari mobil Sean
Sean dan Zico memasuki ruangan VVIP tempat diadakannya pesta ulang tahun Jhonson, terlihat sedikit remang remang dan penuh dengan para tamu undangan Jhonson.
Saat jarak pandang Sean dan Zico sedikit terganggu dengan cahaya dalam ruangan yang tidak terlalu terang, akhirnya Jhonson datang mendekati mereka.
"Wah tuan Sean, terimakasih sudah datang ke pesta ulangtahun ku. Ayo mari kita duduk di sana, ucap Jhonson menunjuk arah bar mini yang tersedia diruang VVIP itu.
Jhonson memesankan tiga gelas wine untuknya, Sean dan Zico.
"Mari kita sekalian merayakan peresmian kerja sama perusahaan kita. Cheeerssss...." ucap Jhonson sambil mengangkat gelas nya keatas dan mendentingkan nya.
"Cheeerssss." ucap Sean dan Zico.
Leon dan Zico menenggak habis tanpa sisa wine mereka, Jhonson semakin menyunggingkan senyun devils nya karena terlalu senang. Karena malam ini dia yang akan menghancurkan grup Kendrich dengan berita Skandal seorang pewaris utama keluarga Kendrich....
Sean yang merasakan seluruh tubuhnya panas, keringat dingin bercucuran dan jantungnya berdegup kencang. Sean langsung paham dengan apa yang terjadi pada dirinya, saat Sean menoleh kearah Zico, ternyata Zico telah tertidur pulas karena efek obat tidur yang dicampurkan Jhonson kedalam minumannya sangatlah kuat....
"Siaal, kau menjebak ku...." teriak Sean yang sangat murka.
"Hahaha...Ya ya ya kau benar." jawab Jhonson.
"Antar dia sekarang, kekamar 506." ujar Jhonson kepada bawahan nya yang sudah siap membawa Sean.
"Baik tuan." ucap Melky bodyguard Jhonson.
"Lepaskan aku." sarkas Sean, tetapi karena yang memegangi nya sangat lah banyak akhirnya mau tidak mau Sean terpaksa menurut saja.
"Selamat bersenang-senang disana tuan Sean, wanita itu sudah menunggu mu dan akan memuaskan mu sepanjang malam...." ujar Jhonson.
Sean benar benar sangat lemah, tubuhnya terasa sangat tidak nyaman. Yang dia inginkan sekarang adalah melarikan diri dari orang orang bodoh yang tengah menahannya ini....
•
•
•
•
•
•
** To be continued !