
Viola yang tidak mudah kehabisan akal, langsung saja melepaskan seluruh pakaiannya dan mendekati Arsen yang menutupi dirinya dengan selimut.
..."Hanya tinggal satu cara ini, jika tidak luluh juga ya sudah aku menyerah." ucap Viola didalam hati sambil terus menatap Arsen....
"Apa Oppa tidak mau ehem ehem gitu?" ucap Viola.
"Tidak, aku ngantuk. Lebih baik sekarang kau tidur, bukankah besok sore kita akan ke korea untuk melihat boy group BTS mu itu." ucap Arsen.
Viola terkekeh, sekarang dia paham dan yakin jika Arsen tengah cemburu. Karena dia terlalu mengidolakan Jeon Jungkook....
"Oppa cemburu kan, cemburu sama Golden maknae. Hahahaha." ledek Viola.
"Ngapain aku harus cemburu dengannya, aku jauh lebih tampan dari dia. Huh..." jawab Arsen.
Viola langsung mendekati tempat tidur dan menindih Arsen kembali.
..."Kali ini aku harus berhasil, masa iya aku udah menurunkan harga diri seperti ini dia gak goyah juga. Pokoknya gak boleh sampai gagal lagi, titik." ucap Viola didalam hati....
Arsen sebenarnya dari tadi sudah tidak tahan menahan hasratnya, tapi karena gengsinya terlalu tinggi dia tetap berusaha agar tidak tergoda dari semua hal mesum yang dilakukan istrinya itu...
Viola menarik selimut yang menutupi Arsen dengan sekuat tenaga, tapi tetap saja tidak bisa terbuka semuanya.
"Aku menyerah deh capek banget tauh, masa mau ehem ehem sama suami sendiri aja gak bisa. Huhhh... Lebih baik aku ehem ehem nya dengan pria lain saja ya, itu ide baguss kan." ucap Viola yang terus memanasi Arsen, hanya dengan trik kotor seperti inilah yang bisa membuat Arsen marah, jengkel lalu menyingkirkan selimut sialan itu.
Satu menit, lima menit, 10 menit pun berlalu, tetap saja tidak ada respon apapun dari Arsen. Viola yang kesal langsung menarik selimut Arsen dengan kasar, Viola terkejut sampai melototkan matanya melihat jika suami tampannya itu tengah tertidur pulas.
"Malah tidur, huhh...!" ucap Viola lesu, lalu beranjak bangun dari atas tempat tidur.
Saat Viola sudah berdiri sambil menatap Arsen, tiba saja tumbuh perasaan jahil untuk mengerjai suaminya itu.
"Sepertinya aku harus mengerjainya malam ini, biar tauh rasa. Hehehe..." ucap Viola setengah berbisik.
Viola mulai menggelitiki telapak kaki, pinggang dan perut suaminya itu.
Arsen yang merasa tidurnya terganggu langsung mengibas ngibaskan tangannya di udara dengan mata yang masih terpejam. Sontak saja itu membuat Viola terkekeh geli melihatnya. Tapi itu tak berlangsung lama karena akhirnya Arsen kembali tidur lagi.
"Eummm..." lenguh Arsen yang merasa terganggu sekaligus geli atas perlakuan istrinya itu lalu.
Saat dirasa Viola sudah cukup untuk mengganggu suaminya itu, dia langsung bangun dan berniat untuk segera pergi tanpa menyadari jika Arsen telah membuka matanya.
Viola yang bahkan belum berdiri seimbang, harus terjatuh saat Arsen menarik tangannya.
"Ahh..." teriak Viola.
"Setelah menggodaku dari tadi, terus seenaknya mau pergi begitu saja, hemm tidak bisa." ucap Arsen dengan seringai liciknya.
"Emmm... Apa yang akan Oppa lakukan?" ucap Viola.
"Memakan habis Istri Genit sepertimu ini." jawab Arsen lalu \*\*\*\*\*\*\* rakus bibir Viola.
Arsen akhirnya membajak sawah dan bercocok tanam agar padinya kelak tumbuh dengan subur.....
•
•
•
•
•
•
\*\* See you ❤️