Oppa Lee I Love You

Oppa Lee I Love You
Ternyata Kau Lagi ?



Hari ini adalah hari terakhir Viola dan Arsen berada di Maladewa, besok pagi mereka sudah harus pulang ke Indonesia.


Viola sudah rapi dan bersiap siap untuk membeli hadiah oleh oleh untuk teman dan keluarga nya.


"Oppa ayo, kita pergi cari oleh-oleh untuk teman teman ku, Mama, Mommy dan kak Sean." ucap Viola sambil menarik-narik selimut Arsen.


"Sayang ini masih sangat pagi, aku masih ngantuk dan sangat lelah." jawab Arsen dan menarik lagi selimutnya.


"Sangat pagi apanya, ini udah waktunya makan siang tauh." ucap Viola kesal.


"Hah benarkah." ucap Arsen panik dan langsung duduk sambil mengucek matanya.


"Makanya, Oppa kalo ngajak gelud, gak bisa sekali mau nya keterusan, lelah kan jadinya." ledek Viola sambil tersenyum.


"Ehhh... Kalo begitu aku mandi dulu, terus kita makan dan pergi." ucap Arsen, lalu mendekati Viola dan mecium sekilas bibirnya dan segera menuju kamar mandi.


Viola tersenyum melihat tingkah Arsen, yang menurutnya sekarang seperti bocah.


"Terimakasih tuhan, akhirnya pria yang aku cintai juga mencintaiku, aku berdoa semoga kebahagiaan ini selamanya." ucap Viola yang tengah berdiri  menatap hamparan laut indah didepannya...


***


Arsen dan Viola sedang menikmati makan siang di restoran tempat mereka menginap. Saat sedang asyik menyantap makanan nya, tiba tiba perut Viola terasa sakit.


"Aduhh perut ku, aku ke toilet dulu, sepertinya aku akan bab." ucap Viola pada Arsen dan langsung berjalan dengan cepat meninggalkan Arsen yang tengah melongo melihatnya.


"Baru kali ini aku melihat wanita yang ceplas-ceplos dan tidak tauh malu, istriku memang berbeda dan sangat spesial." ucap Arsen sambil tersenyum.


***


Viola sudah selesai dari toilet, saat berjalan menuju tempat duduk Arsen, terdengar suara seorang pria yang memanggil namanya.


"Viola." ucap pria itu yang tak lain adalah Gio.


Viola menoleh dan melihat Gio dengan setelan jas rapi, tengah berjalan mendekatinya.


"Gio, sedang apa disini." ucap Viola tersenyum.


"Aku sedang ada pekerjaan disini, maafkan aku tidak bisa datang ke pernikahan mu waktu itu." jawab Gio yang juga tersenyum.


"Kamu pemilik Resort ini." ucap Viola.


"Ya, kamu disini bersama suami mu?" ucap Gio, yang ternyata sudah melihat Arsen mendekati Viola.


"Hemm...Kami sedang honeymoon." jawab Viola setengah berbisik di samping telinga Gio.


"Aku sudah sering bilang, jangan terlalu dekat dengan pria lain, kenapa masih juga tidak mendengarkan, hah." ucap Arsen.


"Oppa maaf, tapi dia adalah teman ku." ucap Viola yang sedikit terkejut.


Gio tersenyum menatap Arsen, tetapi muka tidak bersahabat yang malah Arsen tunjukkan.


"Ternyata kau lagi." ucap Arsen.


"Aku Gio teman Viola." ucap Gio, dan menjulurkan tangannya, tetapi Arsen tidak membalas uluran tangannya.


"Ayo kita pergi, bukankah tadi kamu bilang akan berbelanja oleh-oleh." ucap Arsen kepada Viola.


"Ohh iya." jawab Viola.


"Aku pergi dulu Gio, sampai jumpa lagi." ucap Viola.


"Ya." jawab Gio singkat.


***


Viola sudah menenteng begitu banyak paper bag yang berisi bermacam macam aksesoris dan parfum untuk di berikan nya.


"Ayo Oppa kita ke sana lagi, aku akan lihat hiasan dinding itu." ucap Viola.


"Sayang, kamu sudah membeli begitu banyak oleh oleh. Kita harus segera kembali ke Resort untuk istirahat, sudah lima jam kita disini." ucap Arsen.


"Oke oke, tunggu 15 menit lagi. Aku akan beli hiasan dinding ini dulu, untuk di pajang di ruang tamu apartemen mu." jawab Viola.


"Hah terserahlah, asal kamu senang dan jangan lebih dari 15 menit, aku sudah benar benar lelah." ucap Arsen.








** To be continued !