Oppa Lee I Love You

Oppa Lee I Love You
Junior Sialan....



Viola masih menggerutu kesal, kenapa Mom dan Dad nya tidak pernah menceritakan tentang pernikahan Sean yang sangat mendadak.


"Sayang, kau sangat jelek jika terus menggerutu seperti itu." ujar Arsen.


"Oppa gak tauh kan perasaan aku gimana, kak Sean juga tidak pernah mengatakan jika dia akan menikah besok pagi. Bukankah aku ini masih keluarga mereka kan?? Membahas ini semakin membuatku bertambah kesal saja." ucap Viola.


"Ya udah dong marah marahnya, sekarang lebih baik kita tidur, besok pagi kan pernikahan kakakmu sayang." ucap Arsen dengan tersenyum


"Hem ya ya ya." jawab Viola yang langsung menaiki tempat tidur, lalu berbaring menyamping membelakangi Arsen.


Arsen langsung saja memeluk erat Viola dari belakang, mencium tengkuk leher nya dan mengusap usap pinggang istrinya itu.


"iiishh,, Oppa aku mau tidur. Berhentilah menggangguku, karena malam ini gak ada jatah buat Oppa." ucap Viola, langsung menepis tangan Arsen dan beranjak bangun dari tempat tidur dengan menjauhi Arsen.


"Sayang satu kali ya, please ya ya." rengek Arsen yang sudah seperti bocah minta susu kehausan.


"Gak ada." jawab Viola.


"Sayang, kamu tega ya. Nih liat juniorku gak bisa diajak kompromi." ujar Arsen sambil menunjukkan bagian bawahnya.


"Astaga, dasar junior Sialan." ucap Viola dengan mata melotot menatap Arsen, lalu menghela nafas panjangnya.


"Sayang, aku janji deh satu kali aja." ucap Arsen.


"Awas ya bener kan satu kali aja, gak ada tambahannya." ucap Viola.


"Hem." jawab Arsen lalu dengan semangatnya langsung menggendong Viola menuju tempat tidur.


Mereka mulai melakukannya....


Arsen yang memang sudah tidak pernah lagi tidur dengan para wanita koleksinya itu, selalu membuat Viola kewalahan menghadapi kemauan Arsen ditempat tidur.


Seperti saat ini, Arsen masih saja menggempur Viola yang entah sudah keberapa kalinya. Padahal tadi Arsen sudah janji sama Viola hanya satu kali saja melakukannya, tetapi dia tidak menepatinya dan malah masih asyik menjelajahi setiap inci tubuh istrinya itu, Viola hanya bisa diam dan pasrah saja...




Pagi harinya...


Arsen bangun terlebih dahulu dari Viola, dia yang sudah selesai mandi merasakan tubuhnya terasa segar dan wajahnya cerah berseri seri.



Saat berjalan mendekati lemari pakaian, mata Arsen tertuju kepada istrinya yang masih tertidur dengan sangat pulas. Arsen lalu tersenyum, dia tauh Viola pasti sangat kelelahan karena semalaman telah menggempurnya.



Arsen berbalik arah dan malah mendekati istrinya ditempat tidur, Arsen mengecup bibir Viola sekilas lalu menatap lekat wajah cantiknya meski tanpa makeup sedikitpun. Lagi lagi Arsen tersenyum, sedikit flashback pada keputusannya dulu menerima perjodohan dan menjadikan Viola istrinya adalah keputusan terbaik, juga hal terindah dari Tuhan untuknya....



"Sayang bangun, udah jam 06.00 sekarang." ucap Arsen yang masih mengelus wajah cantik istrinya itu.



"Eumm..." lenguh Viola.



"Udah pagi sayang, ayo bangun. Apa kamu gak mau menghadiri akad nikah kakakmu." ucap Arsen.



Viola langsung membuka matanya dan langsung bangun.




"Hem." jawab Arsen tersenyum.



"Hoho aku mandi sekarang." ucap Viola dan langsung berdiri.



"Ahhh...." teriak Viola sambil memegangi bagian sensitifnya.



"Kenapa." ucap Arsen yang langsung mendekati Viola.



"Pake nanya kenapa? Ini aku tuh jadi sakit dan perih semua gara gara Oppa semalam." teriak Viola.



"Tapi bukannya kamu juga menikmatinya sayang." jawab Arsen sambil tersenyum.



"Dasar gak tauh malu, ini semua gara gara junior sialan mu itu." ucap Viola sambil menunjuk kearah bagian bawah Arsen yang hanya ditutupi handuk sebatas pinggangnya saja.



"Ehhh...." jawab Arsen sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.



"Huhhh....." ucap Viola menghembuskan nafas kasarnya lalu berjalan pelan menuju kamar mandi.



Arsen yang melihat Viola yang masih kesakitan langsung saja menggendong istrinya itu menuju kamar mandi.



"Ahhh...Apa yang Oppa lakukan, cepat turunkan aku." teriak Viola.



"Udag diamlah, aku tauh kamu sudah berjalan kan." ucap Arsen lalu menaruh Vios di bathtub dan memandikannya....








\*\* Hallo semuanya, dukung karyaku ya.. Silahkan berikan like dan komen ya. See you ❤️