Oppa Lee I Love You

Oppa Lee I Love You
Honeymoon



Seminggu sudah berlalu, Arsen dan Viola sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Arsen yang berada di dalam ruangan kerjanya, sedang sibuk mondar-mandir karena panggilan telepon nya belum juga di angkat istri nya itu.


"Sedang apa dia, kenapa sampai tidak bisa mengangkat telepon ku. Huhh, baru sebentar berpisah, aku sudah kangen, apa benar aku telah jatuh cinta dengan istriku." ucap Arsen sambil tersenyum menatap bingkai foto pernikahan nya dengan viola yang ada di atas meja kerjanya.


Tanpa di sadari Arsen, Zilvana masuk keruangan nya dan langsung duduk di pangkuan Arsen.


"Apa yang kau lakukan." ucap Arsen dengan berteriak.


"Arsen aku hanya duduk di pangkuan mu, kenapa harus berteriak seperti itu." ucap Zilvana.


"Dengar baik baik Zilvana, aku tidak mau kejadian seperti tadi terulang lagi, kau tauh kan jika aku sudah menikah." ucap Arsen.


"Yaa, aku tauh, dan pernikahan mu itu hanya pernikahan yang bersifat bisnis kan, kau tidak benar-benar mencintai nya kan Arsen." ucap Zilvana.


"Jangan sok tauh tentang diriku, aku memang mencintai istriku dengan setulus hati ku, jadi lebih baik segera keluar dari ruangan ku." seru Arsen dan menunjuk Zilvana untuk segera pergi.


Zilvana yang kesal dengan Arsen langsung pergi meninggalkan ruangan itu.


***


Viola yang baru selesai menangani customer nya yang mau perawatan muka dengan nya saja dan tidak mau dengan dokter lain, terpaksa harus menerima permintaan nya.


"Huh...Lelah sekali, tiap malam aku tidak bisa tidur dengan nyenyak, suamiku selalu minta jatah, dan pagi nya aku juga harus datang ke klinik untuk bekerja." ucap Viola kepada asisten nya Ery.


"Mba Vio, bukan nya seneng suami setampan tuan Arsen terus minta jatah sama istri sendiri. Mbak rela jika suami mbak gak puas sama mba dan memilih tidur di luar sana dengan gadun gatal." ucap Ery nyerocos saja.


"Hey Ery mulut mu ya." jawab Viola kesal.


"Ehh... Maaf ya mba Vio, mulut ku ini suka nyerocos tanpa henti mba." ucap Ery, jadi gak enak dengan Viola.


"Hemm..." jawab Viola singkat.


"Mba Ery, istirahat ya udah waktunya nih." ucap Ery.


"Yaa pergilah sana." jawab Viola.


"Mba mau titip makanan gak." ucap Ery.


"Gak, aku mau tidur saja, cape dan ngantuk jadi satu." ucap Viola yang langsung berbaring di sofa panjang ruangan kerja nya.


"Hemm, dasar pengantin baru. Dihajar terus, sampai ngantuk berat. Kasian juga mba Vio." ucap Ery yang berjalan sambil menoleh terus kearah Viola sampai menabrak seseorang.


"Aduh hidungku patah nih." ucap Ery sambil mengangkat wajahnya menatap siapa orang yang sudah di tabrak nya.


"Ehhh... Tuan Arsen, maaf kan saya tuan. Saya jalan tidak hati hati." ucap Ery yang sudah ketakutan.


Arsen yang menatap Ery hanya diam saja dan berlalu pergi.


"Ehh... Buset, Tumben tuan Arsen gak marah. Mba Viola memang hebat, udah merubah sifat tuan Arsen menjadi lebih baik." ucap Ery.


***


Arsen sudah berada di dalam ruang kerja Viola dan melihat istrinya itu tengah terlelap tidur dengan sangat nyenyak.


"Apa aku terlalu sering bercinta dengan nya, sampai dia kelelahan begini." ucap Arsen yang tidak tega melihat Viola yang tengah tertidur.


Arsen membaringkan Viola yang masih tertidur, menyelimuti nya dan ikut berbaring di samping Viola sambil memeluk erat istrinya. Tak berapa lama Arsen juga ikut tertidur.


Satu jam, dua jam dan tiga jam telah berlalu. Akhirnya Viola membuka matanya dan melihat Arsen tengah tertidur juga sambil memeluk nya, Viola tersenyum dan menusukkan jari nya di pipi Arsen agar segera terbangun.


Saat Viola kembali akan menusuk pipi Arsen lagi, tenyata Arsen sudah mengeluarkan suaranya, tetapi mata nya masih terpejam.


"Sayang jangan menyentuh ku seperti itu, kau bisa membangkitkan junior ku." ucap Arsen dan langsung membuka matanya dengan tersenyum.


"Benarkah??" jawab Viola.


"Mau aku kasih bukti." ucap Arsen sambil menunjuk junior nya yang sudah menegang.


Viola yang melihat nya tentu saja langsung merasa malu dan beranjak bangun dari tempat tidur, tetapi Arsen menarik nya kembali untuk berbaring.


"Kamu harus tanggung jawab dulu sayang, untuk menidurkan nya." ucap Arsen dan langsung ******* bibir mungil Viola.


Mereka melakukan percintaan. lagi sore ini di klinik Viola.....


***


Viola dan Arsen sudah kembali rapi karena sudah mandi.


"Sayang, ini buka lah." ucap Arsen sambil memberikan kotak persegi panjang berwarna navi kepada Viola.


.


"Apa ini?" jawab Viola malah bertanya.


"Buka dulu, nanti pasti tauh kan didalamnya ada apa." ucap Arsen.


Viola segera membuka isi kotak itu dan menemukan satu buah kertas bertuliskan Honeymoon ke Maldives selama 10 hari.


"Makasih sayang." ucap Viola langsung memeluk Arsen dengan erat.


"Sama sama, selama 10 hari kita disana, pulang nya semoga cepat tumbuh mahluk kecil di perut mu sayang." ucap Arsen penuh harap.


Viola juga berharap agar dia bisa secepatnya hamil, agar kebahagiaan nya bersama Arsen semakin lengkap.








** See you ❤️