
Dua hari telah berlalu, Viola dan teman temannya sudah berada di Jakarta setelah seminggu berlibur ke Bali. Sekarang sudah waktunya Viola bekerja dan meneruskan karir nya.
Hari ini adalah hari peresmian dan pembukaan pertama Klinik Kecantikan Violett milik Viola.
Mom Ariana dan Dad Antonio tengah menyambut tamu yang berdatangan.
Sedangkan Viola sekarang berada di ruang kerja nya bersama teman temannya.
"Vio selamat ya, sekarang klinik lho udah jadi." ucap Tere dan Clara.
"Thanks my friend, walaupun Jovanka dan Alice gak bisa datang, tapi aku udah bahagia karena kedatangan kalian berdua." jawab Viola.
.
Sean yang mencari Viola di ruang kerjanya langsung saja menemuinya.
"Viola kamu didalam." tanya Sean dari luar pintu.
"Ya kak, Vio lagi bersama teman Vio dulu." jawab Viola.
"Vio kita ke bawah dulu ya mau makan makan." ucap Tere.
"Ohh baiklah nanti gw menyusul kalian.
Ketika pintu ruangan Viola terbuka, Tere dan Clara melihat Sean tengah berdiri.
"Hemm kami turun dulu kak." ucap Tere dan Clara
"Ohh ya." jawab Sean yang langsung segera masuk kedalam ruangan Viola.
"Vi selamat ya dek Klinik Kecantikan Violett yang kamu impikan sudah terwujud, Kakak berdoa semoga semuanya selalu dilancarkan dan penuh keberkahan." ucap Sean.
"Makasih doanya Kakak ku sayang." jawab Viola sambil memeluk Sean.
Sean hanya tersenyum dan membalas pelukan Viola.
***
Banyak sekali karangan bunga ucapan selamat dari para rekan bisnis dan klien perusahaan Kendrich.
Satu karangan bunga super Mewah yang menarik perhatian banyak orang, karangan bunga yang bertuliskan ucapan selamat itu pemberian dari teman, sekaligus rekan bisnis keluarga Kendrich, Lee Joon Jae pemilik perusahaan terbesar nomor satu "Sky Hyarn Grup"
Tak berapa lama, datang dua orang pria yang membuat banyak pasang mata terutama kaum wanita terpesona, mereka adalah Arsen dan Papa nya Lee Joon Jae.
"Terimakasih kalian sudah mau datang ke acara yang tidak lah besar ini." ucap Antonio.
"Kau selalu saja merendah begitu, di mana putra dan putri mu, aku sudah lama tidak melihatnya lagi, terakhir aku bertemu Sean satu tahun yang lalu dan Vio sepertinya aku sudah lama sekali tidak pernah bertemu dengannya lagi." ujar Joon Papanya Arsen.
"Sebentar lagi mereka pasti turun, barusan saja tadi Sean naik keruang kerja putriku. mungkin ada sesuatu yang di kerjakan nya disana." jawab Antonio.
Arsen yang dari tadi hanya mendengar saja percakapan keduanya, kini mulai menyapa.
"Selamat Tuan Antonio atas peresmian klinik terbaru nya." ucap Arsen.
"Terimakasih Arsen, wajahmu memang benar benar foto copy nya Joon." jawab Antonio.
"Ya tentu lah dia kan putraku." jawab Joon tertawa.
Ariana sangatlah senang mendapat karangan bunga super Mewah dari pengusaha sukses nomor satu di Indonesia sampai Asia, yang bahkan teman sekaligus rekan bisnis suaminya itu Tuan Lee Joon Jae.
.
Tak berapa lama Viola dan Sean turun dan berjalan ke arah Mom dan Dad nya...
"Dad, Mom..." ucap Sean dan Viola.
"Hai sayang nya Mommy, apakah semuanya sudah selesai." ucap Ariana.
"Sudah Mom." jawab Viola dan Arsen.
Sean yang melihat tuan Lee tengah berdiri bersama Dad nya, langsung saja menyapa.
"Selamat sore Tuan Lee, terimakasih sudah berkunjung ke acara kami, bagaimana kabar nya Tuan." tanya Sean sambil menjabat kan tangan nya.
"Kabar baik Sean dan tidak perlu terlalu formal, kita tidak sedang diskusi kerja sama kan." jawab Joon yang langsung membalas jabatan tangan Sean sambil tersenyum.
"Hahaha baiklah Tuan, perusahaan Tuan semakin maju dan terus saja berkembang pesat, benar benar menakjubkan." ujar Sean.
"Itu semua hasil dari kerja keras putraku selama lima tahun ini, dia mau meneruskan perusahaan saja aku sudah sangat bersyukur." jawab Joon.
"Tuan Lee datang bersama Tuan Arsen?" tanya Sean.
"Iya dia lagi ke toilet sebentar." jawab Joon.
"Oh ya Lucas, dia Viola putrimu kan." tanya Joon.
"Ya benar dia Viola putriku." jawab Antonio.
"Kamu benar benar semakin bertambah cantik saja nak" ucap Joon.
"Terimakasih tuan Lee." jawab Viola.
"Mulai sekarang Sean dan Viola Panggil Om saja, tidak apa apa." ucap Joon.
.
Arsen yang sekarang tengah berdiri di belakang Viola, langsung saja bersuara.
"Maaf semuanya saya harus segera pergi, karena ada urusan yang harus saya kerjakan lagi di perusahaan." ucap Arsen.
Viola yang mendengar suara Arsen, langsung saja menolehkan kepalanya.
"Oppa Lee." ucap Viola dengan terkejut.
"Kenapa kau disini." tanya Arsen yang sudah melototkan matanya
"Viola sudah mengenal putra om." jawab Joon.
"Ohh jadi Oppa Lee putra nya om ya?" jawab Viola
"Ternyata dunia ini sangatlah sempit Lucas." ujar Joon sambil tertawa.
"Iya hahahaha...!" Antonio dan Ariana juga ikut tertawa.
Arsen, Viola dan Sean hanya diam saja, karena tidak mengerti tentang apa yang sudah di tertawakan kedua orang tua mereka.
***
Acara peresmian Klinik Violett telah selesai, Vio langsung bergegas pulang kerumahnya dengan mengendarai mobilnya sendiri....
Sean, Mom Ariana dan Dad Antonio mereka berada di satu mobil yang sama dan sudah sampai di depan rumah.
.
Ditengah perjalanan pulang menuju rumah nya, Viola berhenti sebentar ke pasar swalayan, ada yang ingin di beli nya.
Viola yang tak sengaja melihat Arsen bersama seorang wanita sexsi menuju hotel di seberang jalan tempat Viola tengah berdiri langsung saja menggelengkan kepalanya, ia tahu jika wanita yang sedang bersama arsen saat ini bukanlah yang ia lihat di mall maupun waktu di Bali.
"Huuuh..........!" Viola akhirnya menghela nafas panjangnya.
"Ternyata Oppa Lee memiliki banyak koleksi wanita cantik dan sexsi. Dua Minggu yang lalu pertama kali bertemu, dia bersama wanita cantik juga, terus di Bali juga dan ini juga. Hah sudahlah kepala ku makin pusing memikirkan nya." kesal Viola.
***
Tanpa terasa sudah 8 bulan Klinik Kecantikan Violett dibuka, kini hari hari Viola sangatlah sibuk. Viola juga sudah tidak pernah lagi bertemu Arsen yang sudah membuat nya jatuh cinta pada pandangan pertama, terakhir mereka bertemu 8 bulan yang lalu di peresmian Klinik Kecantikan Violett.
.
Customer yang datang untuk melakukan serangkaian perawatan kecantikan di klinik nya sangat lah banyak, dalam waktu delapan bulan saja klinik itu sudah sangat terkenal dan terus berkembang.
Viola mempunyai 25 karyawan, 5 di antaranya ada dokter ahli bedah kecantikan, surgery, dan bermacam keahliannya yang dia pekerjakan dari Seoul, Korea langsung.
Ditengah rasa lelah dan ngantuk nya, tiba tiba ruangan Viola di ketuk seseorang. Sontak saja itu membuat Viola jengkel, dengan perasaan kesal nya ia membuka pintu ruangannya. Nampak lah Ery asisten nya Viola yang seperti tengah kesal juga.
"Ada apa Ery?" tanya Viola dengan raut wajah yang sangat ramah, padahal mah aslinya ia tengah jengkel.
"Eh Mba Vio, itu di bawah ada customer yang cukup menjengkelkan. Dia sih emang habis melakukan berbagai macam perawatan yang ada di klinik ini, tapi malah bilang tidak puas dengan pelayanan dari klinik ini. Kami dibawah semuanya dia maki, wanita itu bilang mau bertemu pemilik kliniknya langsung, maka dari itu aku kesini Mba." ucap Ery asisten Viola.
"Hmmm ok baiklah kamu bisa kembali, aku akan turun sebesar lagi. Ingat tidak usah di ladeni orang seperti itu, biar kita lihat dulu apa mau nya dia." jelas Viola.
"Oke Mba, siap." jawab Ery.
.
Dilantai bawah, terdengar suara seorang wanita yang tengah ribut ribut...
"Asal kalian tahu, saya ini adalah model terkenal. Bagaimana bisa klinik yang sudah sangat terkenal dan berkembang seperti ini, tidak ada pelayanan Special yang bisa didapatkan customer. Sekarang juga cepat panggil pemilik klinik ini, saya akan komplain. Daripada nanti pacar saya datang, bisa habis klinik ini dia tutup dengan segera, cepat panggilkan." teriak wanita dengan pakaian sexsi itu.
"Tidak baik berteriak teriak ditempat orang Nona, ini ada klinik bukan tempat cari keributan." seru Viola
"Kamu siapa, jangan ikut campur urusan ku. saya hanya mau bertemu dengan pemilik klinik ini, dan saya juga akan komplain. Apa kamu tidak lihat muka saya jadi jerawatan seperti ini, saya itu seorang model terkenal. Dan pacar saya adalah pengusaha sukses nomor satu di negara ini, kamu bisa apa hah?" sarkas Emily.
"Maaf atas ketidak nyamanan Nona, saya Viola pemilik klinik ini, saya akan mengganti semua kerugian Nona." ucap Viola dengan ramah.
"Ohh jadi kamu pemilik klinik Abal Abal ini, saya tidak butuh ganti rugi kamu. Saya mau kamu tutup saja klinik ini, dari pada nanti merugikan orang lain lagi, buat apa." tutur Emily dengan tatapan sinis nya.
"Kami sebelumnya tidak pernah menerima komplain apapun dari para customer kami, hanya baru anda saja yang komplain Nona." ucap Viola.
"Kamu sekarang bisa sombong, tapi tunggu saja, sebentar lagi pacar saya datang dan akan merobohkan bangunan klinik mu ini." sarkas Emily.
"Iya silahkan Nona, jika memang kami salah silahkan lakukan sesuka hati anda." jelas Viola.
Semua karyawan dan Dokter Viola, tampak cemas. Bagaimana jika memang klinik ini mereka robohkan, dan memang benar benar di tutup. bagaimana ini ?
•
•
•
•
•
~ See you tomorrow ❤️