Oppa Lee I Love You

Oppa Lee I Love You
Pria Malam Itu ?



Viola benar benar sangat kesal dengan tingkah Arsen yang malah mematikan ponsel nya, padahal dia menelpon supaya pergi bersama ke butik untuk fitting gaun pengantin yang di suruh oleh Mama nya sendiri.


"Dasar sialan, apa yang dia sedang lakukan, kenapa ponselnya tidak aktif aktif. Bang Ega pulang duluan saja, nanti kalo Vio udah mau pulang, Vio hubungi." ucap Viola kepada sopir baru keluarganya.


"Baiklah nona, kalau begitu." jawab Ega.


***


Viola terus saja menggerutu dan mengumpat Arsen, berjalan dengan sangat cepat, hingga tidak menyadari bahwa ponselnya telah jatuh.


Seorang pria tampan melihat ponsel Viola terjatuh, segera mengejar dan memanggilnya, tetapi Viola tidak mendengar. Sampai akhirnya pria itu menyentuh bahu Viola.


Merasa bahu nya di tepuk seseorang, Viola langsung saja menoleh ke belakang.


Pria itu mengerutkan keningnya, seperti sedang memikirkan sesuatu. Sampai akhirnya....


"Viola." ucap pria itu yang tak lain adalah Gio.


"Kau mengenal ku." jawab Viola sedikit bingung.


"Kamu benar-benar tidak mengingat ku?" ucap Gio terlihat sedih.


Viola langsung saja berpikir untuk mengingat siapa pria yang tengah berdiri di depan nya ini. Dan akhirnya....


"Kamu pria malam itu? Yang mau membantu ku mencari taksi waktu itu kan?" ucap Viola yang sudah meningkat Gio.


"Ya benar itu aku." ucap Gio.


"Waah aku gak nyangka kita bisa berjumpa lagi." jawab Viola.


"Sedang apa kamu disini." ucap Gio.


"Aku akan ke butik yang berada di seberang jalan ini." jawab Viola.


"Ayoo aku antar." ucap Gio.


"Kamu mau menemani ku." jawab Viola senang.


"Sepertinya begitu." ucap Gio tersenyum.


***


Arsen dan Zilvana sudah berpakaian rapi lagi, mereka bersiap untuk pergi dari hotel.


"Ayo Zi, aku akan mengantar mu pulang, mobil mu biar nanti orangku yang mengantar nya kerumah mu." ucap Arsen.


"Ayo, tapi sebelum kita pulang aku ingin membeli jam tangan mewah untuk mommy ku yang sedang berulang tahun." jawab Zilvana.


"Oke dengan senang hati, biar aku yang membelikan nya." ucap Arsen.


"Thanks Arsen." jawab Zilvana tersenyum.


Arsen dan Zilvana menuju ke toko jam mewah dulu, setelah nya baru mengantar kan Zilvana pulang kerumahnya.


Di tengah perjalanan mereka. Mata Arsen melihat Viola tengah bersama seorang pria yang lain lagi keluar dari butik gaun pengantin, rahang nya mengeras dan matanya menatap tajam ke arah Viola dan pria itu.


***


Viola sudah selesai fitting gaun nya, walaupun tidak bersama Arsen. Tapi dia tidak perduli, karena ada Gion yang menemaninya.


Viola dan Gio tengah makan siang bersama, walaupun sebenarnya ini bukan makan siang lagi, karena hari sudah mulai sore.


"Thanks ya Gio udah menemani aku fitting gaun pengantin tadi." ucap Viola.


"Aku senang bisa bareng kamu Vi, selamat ya, jangan lupakan undang aku." ucap Gio tersenyum kecut.


"Tenang aja, pasti aku undang." jawab Viola.


"Oke aku tunggu." ucap Gio.


Viola melihat Arsen dengan seorang wanita sexy baru saja keluar dari toko jam tangan mewah di seberang jalan tempat nya duduk, Viola benar benar terkejut melihatnya. Ternyata Arsen sedang bersama wanita koleksi nya, sampai tidak mengangkat telepon dan mematikan ponsel supaya tidak terganggu.


"Dasar casanova sialan, menyebalkan." ucap Viola dengan suara pelan, tapi masih bisa terdengar Gio.


"Siapa casanova sialan, aku bukan orang seperti itu." ucab Gio sambil tersenyum.


"Ehh...Ah! Tidak tidak aku hanya salah bicara saja." ucap Viola yang tidak enak dilihat Gio.


"Ya sudah lah, lebih baik sekarang cepat makan nya dan segera pulang." jawab Gio.


"Hemm...Oke." ucap Viola.


***


Arsen tengah mengangkat telepon dari Mama nya, Gina yang mengira Viola tengah bersama Arsen sibuk  menanyakan nya.


"Viola mana? Kalian udah selesai kan fitting baju nya?" ucap Gina.


Arsen yang akhirnya paham, kenapa tadi Viola sampai menelpon nya, langsung saja bingung bagaimana menjawab pertanyaan sang Mama.


"Udah kok Ma, Viola udah Arsen antar pulang. Arsen harus balik kantor lagi Ma, ada pekerjaan yang masih mau di selesaikan."ucap Arsen.


"Oke, tapi besok kamu harus jemput Viola buat cari cincin nikah. Masa Viola terus yang jemput kamu, tadi kan dia udah." jawab Gina.


"Ya baiklah, udah dulu ya ma, ini Arsen masih di jalan." ucap Arsen.






** To Be Continue **


** By : alesya_arabella