
Pesta pernikahan Sean Dan Sashi telah selesai, saat ini mereka berdua sudah berada didalam kamar pengantin yang disiapkan hotel tempat diadakannya pesta pernikahan tadi.
Sean tengah menyandarkan kepalanya disandaran tempat tidur dan sibuk dengan ponselnya. Sashi yang baru selesai mandi, langsung duduk didepan meja rias untuk mengeringkan rambutnya.
Sean yang melihat Sashi sudah keluar dari kamar mandi, langsung mendekat dan mengambil hair dryer yang dipegang Sashi, lalu membantunya mengeringkan rambut.
.
~ Visual Sashi !
•
•
~ Kalo Visual Sean Bonus Ya ☺️
...******...
.
"Emm...Sean, biar aku aja." ucap Sashi.
"Gapapa aku bantuin, lebih cepat lebih bagus kan supaya kita langsung tidur." ujar Sean.
"Kalo kamu mau tidur duluan aja, nanti aku nyusul." jawab Sashi.
"Maunya tidur bareng kamu, ini kan malam kedua kita." ucap Sean tersenyum manja.
"Sean apaan sih." jawab Sashi tersenyum malu.
Sean langsung menggendong Sashi dan membaringkannya di atas tempat tidur.
Sashi menatap dalam wajah Sean, pria yang kini telah sah menjadi suaminya itu. Malam ini memang bukanlah malam pertama lagi bagi mereka melainkan Malam Kedua. Karena kejadian satu bulan yang lalu, membuat mereka terpaksa harus melakukannya duluan....
"Sas, kamu udah siap kan." tanya Sean.
"Emm i-iya." jawab Sashi gugup.
Sean langsung saja mencium bibir Sashi dengan sangat lembut, merasakan rasa manis dari bibir istrinya itu. Ciuman yang awalnya lembut, kini sudah berubah menjadi panas dan menuntut.
Sashi sampai kewalahan mengimbangi Sean yang sangat perkasa, malam kedua pasangan pengantin itu menjadi lebih indah seakan dunia hanya milik mereka berdua...
"Aaah..... Sean." lenguhan panjang Sashi yang mendapatkan puncaknya entah sudah keberapa kalinya.
Sean tersenyum senang, saat Sashi menyebut namanya. Sean semakin bersemangat menggempur Sashi, saat dirasa akan mencapai batasnya. Sean langsung menekan kuat juniornya kedalam tubuh bawah istrinya itu....
"Aaahh......!" lenguh Sean yang sudah berapa kali mendapatkan kepuasannya.
Sean benar benar menggempur habis istrinya itu semalaman, sampai tidak membiarkan Sashi untuk istirahat berlama lama.
Akhirnya kali ini Sean menuruti keinginan Sashi untuk tidur, karena dia pun sebenarnya sudah sangat kelelahan...
***
Pagi menjelang...
Mom Ariana, Dad Antonio, Tuan Taylor dan Ibu Vanya sedang menikmati sarapan mereka.
Tak berapa lama Viola dan Arsen yang baru saja datang, langsung ikut sarapan bersama.
"Kak Sean dan Kak Sashi mana?" tanya Viola.
"Biasa sayang kan pengantin baru, kita pun dulu gitu kan." jawab Arsen dengan tersenyum.
"issshh... Apaan sih!" ucap Viola dengan wajah yang memerah seperti kepiting rebus karena malu.
Semuanya tertawa terbahak bahak melihat tingkah pasangan muda yang lucu dan konyol itu...
.
Sean dan Sashi akhirnya turun, saat yang lain sudah menyelesaikan sarapan mereka. Sashi terlihat sedikit malu, saat semuanya menatap kearah mereka.
"Waaah waahhh waahhh.... Pengantin baru sarapannya jadi telat nih." ledek Viola.
"Apaan sih dek." jawab Sean.
"Gimana kak Sashi lancar malam pertamanya, hehehe." tanya Viola.
Sashi hanya senyum senyum saja, tidak menjawab apa yang dikatakan Viola.
"Vio, kamu itu ada ada aja, dasar anak ini." ucap Mom Ariana.
"Hehehehe Mom, kan Vio cuma nanya aja." jawab Viola.
Arsen, Dad Antonio, Tuan Taylor dan Ibu Vanya semakin tertawa saja melihat tingkah Viola.
•
•
•
•
•
•
** To Be Continued !