
jangan lupa like komen dan vote😍
~~
"Nyawa kedua,,makanan terakhir maksudnya apa sih" Ucap Bima dengan bingung.
"Agh,,,,,,kenapa,,,,Apa maksus semuanya" Lanjutnya juga dengan meremas rambutnya.
Di UKS kampus.
"Mia,,,bangun dong. Nyawa kami tergantung kamu Mi" Ucap Siska dengan memegang tangan Mia. Mia memang tidak bisa bertemu dengan bunga,,dampaknya Mia akan pingsan dan itu akan berpengaruh pada tubuhnya.
"Siska,,,Mia bagaimana?" Tanya Amel yang baru tiba.
"Masih begini Mel" Jawab Siska.
"Hubungi bang Mario saja kali Sis,,,saya takut kalau dia tetap disini akan berdampak buruk sama kesehatannya" Ucap Amel.
"Hubungi bang Maxel sajalah,,,,,minimal dia tidak akan menceramai kita dijalan" Ucap Siska.
"Tapi bang Cel masih ada rapat penting,,,,saya takut mengganggu" Ucap Amel.
"Nona Mia,,,,kalian ikut kami,,,kita akan membawa Mia kerumah sakit" Ucap Jori yang baru tiba.
"Tapi,,,,,bang Mario akan ngebacot" Ucap Siska.
"Sudah kalau kalian tidak mau ikut" Ucapnya langsung gemdong Mia.
"Dan satu lagi,,,,hubungi keluarga Nona Mia" Ucapnya lagi lalu meninggalkan UKS itu.
"Agh,,,,,,,bagaimana caranya mau ngomong coba" Ucap Amel.
"Hubungi saja Mel" Ucap Siska.
"Ayoo,,,,,kita susul Mia" Ucap Siska lagi, lalu mereka peegi.
Siska dan Amel sudah diparkiran sedangkan Mia sudah pergi bersama Jori.
"Kalian berdua saja,,,,Mia mana?" Tanya Rika.
"Mia menujuh rumah sakit" Jawab Siska.
"Rumah sakit,,,siapa yang sakit?" Tanya Rika.
"Mia,,,,,tadi dia pingsan pada saat tiba dikelas" Jawan Amel.
"Ayoll Amellll" Teriak Siska.
"Mia pingsan tapi kenapa,,,,apa dikampus ini ada musuh dia. Tapj setauku identitasnya disembunyikan sama Mario" Ucap Rika dengan sendiri.
"Agh,,,,saya ikuti haa" Ucap Rika langsung masuk dalam mobilnya.
Dirumah sakit.
"Susterrrr,,,,,cepat kemari" Teriak Jori,,,,kebetulan Mario dan Widya lewat dilobi itu.
"Disini mas" Ucap Suster.
"Berikan pelayanan dan dokter terbaik rumah sakit ini" Ucap Jori.
"Urus administrasinya dulu yaa pa,,,biar kita bisa melakukan tindakan" Ucap seorang suster.
"Agh,,,,,kalian semua terlalu lancang. Pasien itu adalah Mia Ayunda Wijaya yang punya rumah sakit ini" Ucap Jori.
"Maksud kamu itu adik saya?" Tanya Mario.
"Maaf tuan,,,,Nona Mia pingsan karena tadi dikampus bertemu dengan bunga" Ucap Jori dengan tunduk.
"Mia mana?" Tanya Siska denga nafas yang tergesa gesa.
"Agh,,,,bang Mario" Lanjutnya juga dengan takut.
"Siska,,,,,Mia diapain sama bunga sampai sampai dibisa sampai pingsan ha?" Tanya Widya mengundang tawa dari Mario.
"Hahaha,,,,sudah kalian tunggu diruang UGD saja yaa" Ucap Mario kepada Siska dan Amel.
"Mario,,,,kenapa ketawa" Ucap Widya.
"Kalian jelaskan kesaya apa yang terjadi pada Mia?" Ucap Widya pada Siska dan Amel.
"Jadi gini kak,,,Mia itu pobia sama bunga,,,jadi dia pingsan" Jawab Amel.
"Ohhh,,,jadi Mia phobia pantas saja dia tadi ketawa,,,dasar" Kesal Widya.
"Sudahlah,,,,mari kita keruangan UGD" Ucap lagi Widya.
"Ayo kak" Ucap Amel.
"Siska Amel,,,,,,Mia mana" Teriak Handika.
"Mampussss dah" Ucap Siska.
"Agh,,,,,,om Handika. Mia ada diUGD om" Jawab Siska dengan sangat takut.
"Baikalah,,,tunggulah Santika disini tidak lama lagi dia akam tiba" Ucap Handika lalu pergi.
"Huuu,,,,syukurlah kita aman Mel" Ucap Siska dengan membuang nafas legah.
"Kalau begitu saya duluan yaa" Ucap Widya.
"Siap Kak" Jawab keduanya. Widya langsung pergi meninggalkan remaja itu.
"Tante,,,,disini" Teriak Amel dan melambaikan tangan kepada Santika dan yang lainnya.
jangan lupa like komen dan vote yaa😍