
waahhh kalian semua terbaik masih tetap baca karyaku,,,,,terimah kasih banyak yaa🙏silahkan tinggalkan jejak kalian dengan cara VOTE like dan komen.😍
~~
"Selamat pagi semua" Ucap Maxel yang diikuti Mia dibelakangnya.
"Pagi sayang,,,duduklah kita sarapan" Ucap Santika.
Semua sudah selesai sarapan,,,semuanya juga sudah memulai aktifitas mereka masih masing. Marsel Maxel dan Handika sudah menuju kantor mereka masing masing. Mia juga sudah pergi kekampus tersisa Rika Santika dan Mirna yang juga sudah bersiap menujuh rumah sakit.
"Apa kau sudah siap sayang?" Ucap Santika pada Rika.
"Sudah bu" Jawabnya.
"Mari kita berangkat rasanya saya sudah tidak sabar memberi tahu kabar baik ini kepada suamiku" Ucap Mirna.
"Kalian semua mau kemana?" Tanya Wijaya.
"Kerumah sakit,,,,mau mastiin kita akan bercicit atau belum" Ucap Mirna membuat Rika pucat.
"Wah,,,,kenapa kanar baik ini baru diberi tahu kepadaku ha" Ucap Wijaya dengan sangat senang.
"Agh,,,,astaga saya kecoplosan. Sudahlah suamiku jangan dulu beri tahu siapapun yaa" Ucap Mirna.
"Mari jalan" Ucap lagi Mirna langsung meninggalkan suaminya.
"Pa kami jalan yaa,,Assalamualaikum" Ucap Santika langsung menyalami Wijaya yang diikuti Rika.
"Bawah pulang kabar baik yaa" Ucap Wijaya pada Rika.
"Waalaikum salam pergilah hati hati dijalan" Ucap Wijaya lalu mereka semua berjalan menyusul Mirna.
Disingapura.
Hari ini Raka akan melakukan perjalan pulang keJakarta karena ada pekerjaan disana.
Hati Raka sebenarnya sangat senang tetapi Raka masih bingung bagaimana caranya mengembalikan Mia bersamanya.
Kabar Widya ditembak juga dia dengar dan Raka juga sangat kenal dekat dengan Widya mereka sempat satu SMP bersama dengan Mario.
"Tuan Raka semua sudah siap" Ucap Biro asisten baru Raka.
"Baiklah,,,,saya percayakan perusahaan kepadamu Biro" Ucap Raka lalu pergi.
"Tuan itu,,,,,terlihat sangat santai tapi nyatanya dia sangat rapu" Ucap Biro yang tau masalah Raka dengan Mia.
Dirumah Sakit.
Santika Mirna dan juga Rika sudah tiba dirumah sakit,,,mereka langsung menuju dokter kandungan andalan keluarga itu.
"Ibu Oma kak Rika" Ucap Mia yang tak sengaja bertemu dengan ketiga wanita itu.
"Sayang kau juga disini" Ucap Santika.
"Iya bu,,,apa kalian juga ingin menemui kak Widya?" Tanya Mia.
"Iya sayang,,,tapi sebentar kami akan kedokter Susi dulu" Ucap Mirna.
"Dokter Susi,,,ngapain Oma sakit" Ucap Mia penuh khawatir.
"Tidak sayang hanya periksa saja,,,,yaa jaga jaga saja" Ucap Mirna.
tingggg.
"Terlihat ada yang aneh deh" Ucap Siska.
"Agh,,,,kau ini selalu saja begitu. Orang oma hanya mau periksa kesehatan" Ucap Amel.
tingggg.
"Sudahlah Mia ayo" Ucap Amel lalu keluar.
"Assalamualaikum kakak Widy" Ucap semangat Siska dan Amel.
"Waalaikum salam" Jawab Widya dan Mario.
"Cihhh bang Mario kencangggggg" Ledek Siska.
"Mia sayang,,,masukk sayang" Ucap Widya yang melihat Mia hanya bingung didelan pintu.
"Agh,,,,maaf kak" Ucap Mia lalu masuk.
"Kakak bagaimana?" Tanya Mia.
"Sudah sangat baikkk,,,,,kalian dari kampus yaa" Ucap Widya yang melihat pakaian mereka Rapi.
"Iya kak Widy,,,,rasanya sudah bosan tapi mau bagaimana" Keluh Siska.
"Hidupmu hanya mengeluh yaa" Ucap Mario.
"Huuuu bang Mario,,,,,coba saja kamu diposisi kami. Capekkkkkk da" Ucap Siska.
"Bisa diam lo gak" Ucap Amel.
"Bang,,,Dokter Susi. Dokter apa yaa?" Tanya Mia.
"Itu dokter kandungan sayang" Jawab Widya membuat Mia Siska dan Amel.
"Kandungan" Ucap ketiganya dengan mata membulat.
"Memangnya kenapa ha?" Tanya Mario.
"Tadi ibu oma dan Kak Rika pergi kedokter Susi" Ucap Mia.
"Tapi masa iya kak Rika sudah hamil sih" Ucap Amel.
"Atau ibu loh hamil lagi Mia" Ucap polos Siska.
"Jangan berasumsi sendiri,,,,kita tunggu mereka dulu aja" Ucap Widya.
"Tapi masih iya ibu hamil lagi sih" Ucap Mia masih bingung.
"Yaa masih bisa lah secarakan ibu loo masih punya suami Mia" Ucap Amel.
"Tapi kata oma,,,dia mau periksa. Apa jangan jangan" Ucap Siska membuat semuanya menatap tajam.
"Jangan bilang oma saya hamil yaa Sis" Ucap kesal Mia. Membuat Widya tertawa.
"Kakak kenapa ketawa?" Ucap Amel melihat aneh pada Widya.
jangan lupa like komen dan VOTE😍