Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB119



~


"Kok pada disini sih" Ucap seseorang hingga menghentikan tawa keluarga itu.


"Tukan Mia jadi keluar dan kita tidak berikan kejutan untuknya" Ucap Siska.


"Kejutan,,,,jadi kalian disini untuk berikan saya kejutan" Ucap Mia.


"Ya seharusnya begitu sayang,,,,bagaimana ujiannya" Ucap Santika mendekati putrinya.


"Berjalan lancar,,,,terimah kasih yaa kalian sudah datang disini" Ucap Mia memeluk Santika.


"Iya dong,,,,kaliankan sudah berhasil sampai ketitik ini" Ucap Handika.


"Mia sangat senang" Ucap Mia.


"Selamat yaa untuk kalian bertiga" Ucap Widya.


"Terimah kasih yaaa kak" Ucap Mia dan Siska.


"Sudah kita pulang yaa,,,sudah mau sore nih" Ucap Handika.


"Siska juga ikut dirumah yaa" Ucap Santika.


"Gak ah,,,Siska mau pulang saja tan. Terimah kasih loo ajakannya" Ucap Siska yang masih paksa senang.


"Sudah jangan menolak kau tau om tidak suka ditolak" Ucap Handika.


"Agh,,,,om seperti sedang mengatakan cinta saja" Ucap Siska membuat semuanya tertawa.


"Siska ikut kerumah yaa. Mia janji deh setelah dari rumah Mia akan menginap diapartemenmu" Ucap Mia.


"Serius Mi" Ucap Siska.


"Iya tante izinin kok,,,ayoo kita kerumah" Ucap Santika merangkul Mia dan Siska.


"Mario perintahkan pada Maxel dan juga Amel untuk cepat nyusul kerumah" Ucap Handika.


"Baik pa" Jawab Mario.


"Satu lagi,,,,kau juga harus ikut oke" Ucap Handika pada Widya.


"Tapi_" Ucap Widya terpotong.


"Om tidak suka penolakan" Ucap Handika lalu pergi.


"Sudah ikut saja,,,,dirumah ada kejutan untuk ketiga bocah itu" Ucap Mario.


"Merela sudah hampir wisuda,,,kenapa masih bocah seperti masih anak TK saja" Ucap Widya sedikit tertawa.


"Sudah ayoo" Ucap Mario dengan mengandeng tangan kekasihnya itu.


Mereka semua sudah tiba dikediaman Handika,,,dirumah sudah ada Wijaya Mirna Harris Herri Herdin dan Rere serta Marsel dan Rika yang sudah siapkan kejutan untuk Mia dan kedua temannya.


"Kejutaaaaaaannnnnnnnn" Teriak mereka pada saat Mia membuka pintu.


"Selamat cucuku akhirnya kau sudah berada diakhir studi" Ucap Mirna dengan memberikan kecupan dikening Mia.


"Terimah kasih oma" Ucap Mia dengan meneteskan air mata.


"Kau juga selamat yaaa,,,cucu angkatku. Tidak beh ada yang menangis" Ucap Mirna juga mengecium kening Siska.


"Terimah kasih Oma" Ucap Siska yang juga menangis.


"Masih bersama Maxel pa" Ucap Santika.


"Oh,,,salamat yaa untuk kalian berdua" Ucap Wijaya.


"Selamat yaaa akhirnya kalian bisa sampai dititik ini" Ucap Herri yang makin mahir dengan bahasa indonesianya.


"Terimah kasih loo,,,sepupuku" Ucap Mia memeluk Herri.


"Siska juga ucapkan terimah kasih" Ucap Siska.


"Sudah kita masuk dulu,,,setelah itu kita lanjut lagi ucapan selamatnya" Ucap Handika mengehentikan langkah Harri.


"Tidak adil,,,,,tunggu saya ucapkan selemat dulu pada ponakan cantikku ini" Ucap Harris memeluk Mia sekaligus dengan Siska.


"Kalian berdua selamat yaaa,,,,kalian mau kado apa om pasti akan berikan" Ucap Harris lalu melepaskan pelukannya.


"Om serius" Ucap Siska.


"Yaaa,,,,serius" Jawab Harris.


"Jalan jalan keliling dunia" Ucap keduanya kompak membuat Harris membelalak.


"******,,,,,penuhi permintaan mereka. Ayo masuk sayang" Ucap Handika lalu meninggalkan Harris.


"Paman akan kabulkan kan" Ucap Mia.


"Berdua sajakan" Ucap Harris.


"Bertigalah dengan saya" Ucap Amel yang baru tiba.


"Kamukan calonnya Maxel jadi biar dia yang membiayai dan Mia sayang papamu lebih banyak materinya mintahlah padanya paman biar Siska saja" Ucap Harris.


"Ohhj maaf saya tidak mau,,,,kau sudah mengatakan akan mengabulkan permintaan mereka jadi kau sendiri yang menanggungnya" Teriak Handika.


"Agh,,,,,paman harus tepati janjimu" Rengek Mia.


"Pokoknya jalan jalan seluruh dunia" Ucap Siska lalu masuk.


"Yeyeyeyeye keliling dunia" Ledek Amel juga langsung masuk.


"Paman yang sabar yaaa,,,,berdoa saja Mia tidak mengajak kami" Ucap Mario.


"Mia hanya bertiga yaaa" Teriak Harris.


"Tergantung paman,,,,kan bilangnya tidak ada batasnya" Jawab Mia.


"Papa katakan pada mereka bukannya saya tidak mampu membiayai perjalanan mereka tapi pasti banyak bahaya yang akan terjadi jika mereka keliling dunia" Ucap Harris pada Wijaya.


"Terserah kamu itu,,,,urus semua perjalanan mereka" Ucap Wijaya.


"Agh,,,,papa" Ucap Harris menghentakan kakinya.


"Selemat yaa" Ucap Rere.


"Terimah kasib ounty,,,,Haerdin sama kakak yaaa" Ucap Siska.


"Lah kamu juga disini?" Ucap kaget Santika.


jangan lupa like komen dan VOTE untuk terus mendukung karya ini dan thour terus semangat melanjutkan tulisannya🌹