Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB92



jangan lupa like komen dan bote💜


~~


"Kalau tidak ditutup namanya bukan kejutan sayang" Ucap Marsel.


Semuanya sudah keluar dari rumah Handika menujuh gedung pertungangan Marsel dan Rika yang sudah disiapkan oleh Ranaya.


Semua sudah dalam perjalan,,kota pada saat ini sangatlah macet.Mobil Mia sengaja dibuat tiba terlambat.


Digedung pertunangan.


"Apa kau degdegan sayang?" Tanya Ranti pada Rika.


"Iya tante,,,,,,apakah semua sudah sempurnah,,,atau ada yang kurang" Ucap Rika dengan memperhatikan dirinya fidepan cermin.


"Kau sudah sangat sempurnah,,,,,percayalah Marsel tidak akan pangling melihat kecantikanmu" Ucap Ranti dengan memegang kedua tangan Rika.


"Ponakanku memang sangat cantik" Ucap Ranaya.


"Agh,,,,,paman. Apa Raka belum juga tiba?" Tanya Rika pada Ranaya.


"Dia sudah berada diluar,,,,dia saya tugaskan untuk menyambut keluarga Handika" Ucap Ranaya.


"Sepertinya keluarga Handika sudah tiba,,,,biar saya cek dulu yaa" Ucap Ranaya lalu pergi.


Diluar sudah banyak keluarga Handika,,tersisa Mia Marsel Mario dan Maxel yang belum ada karena mereka memang sengaja untuk datang terlambat.


"Selamat yaa tidak lama lagi kalian akan menimang cucu" Ucap Ranaya menyambut Handika.


"Ini juga masih tunangan Ran,,,tapi kau juga selamat sudah menjalankan kewajibanmu" Jawab Handika.


"Silahlan masuk,,,biar kita tunggu mereka didalam" Ucap Ranaya,,,semua langsung masuk dan duduk dikursi yang disiapkan.


Gedung iti dihias dengan begitu sederhana tapi sangat elegan, tidak ada bunga sedikitpun didalam gedung itu.


"Mel,,,,ini iti acara apaan sih. Perayaan ulang tahun tapi seperti acara pertunangan" Ucap Santika.


"Saya juga bingung Sis,,,Mia juga belum datang sejak tadi" Ucap Amel dengan melebarkan pandangannya mencari keberadaan Mia.


"Mel apa jangan jangan" Ucap Siska dengan kaget.


"Apaan sih" Ucap kesal Amel.


"Mia akan dipertunangankan dengan Raka" Tebak Siska.


"Tidak mungkinlah,,,,coba kita kesana" Ucap Amel dengan menuntuk suatu panggung kecil. Pada saat tiba didepan panggung itu mata mereka membelalalk melihat nama yang tertulis disana.


"Marsel & Rika" Ucap kompak keduanya.


"Whatt,,,,,,,apa kau melihat apa yang saya lihat Mel" Ucap Siska.


"Maaf nona,,silahkan duduk disana mempelai pria sudah tiba" Ucap seorang pelayan,,,keduanya langsung duduk dengan kebingungan mereka.


"Bang,,,Mia dimana sih sebenarnya" Ucap Mia masih dengan mata tertutup,,Mario dan Maxel menuntun Mia sampai dikursi yang sudah disiapkan. Duduk bersampingan dengan Marsel Santika dan Handika sedangkan Mario Maxel duduk dibelakang.


"Bersiaplah matamu akan kita buka" Ucap Marsel langsung membuka tutupan mata Mia.


"Taraaaaaaa" Ucap Maxel dari belakang,,,sedangkan Mia masih belum bisa membaca tulisan didepan karena matanya kelamaan ditutup.


Setelah beberapa detik Mia dibuat kaget dengan tulisan itu,,,tidak berhenti melihat arah Marsel kembali lagi melihat tulisan itu begitu terus seterusnya.


"Mia tidak bermimpikan" Ucap Mia.


"Tidak sayang,,,,,,ini adalah permintaanmu abang jadikan kado ulang tahunmu"Ucap Marsel membuat Mia meneteskan air mata.


"Sayang,,,,jangan menangis ini hari bahagia Marsel" Ucap Santika.


"Terimah kasih bang,,,,bang Marsel sudah memilih yang terbaik" Ucap Mia langsung memeluk Marsel.


"Baiklah,,,,,karena keluarga pria sudah tiba,,,kita akan memulai pertungan ini" Ucap Hots membuat Marsel dan Mia kaget.


"Untuk mempelai pria dipersilahkan naik diatas panggung menyampaikan maksudnya" Ucap Lagi host. Dengan perasaan degdegan Marsel berdiri.


"Assalamualaikum" Ucap Marsel.


"Waalaikum salam" Jawab semuanya.


"Mohon maaf,,,untuk mempelai wanita silahkan duduk dikursi yang sudah kami sediakan" Ucap Host.


Rika keluar dari sebuah ruangan dengan sangat anggun dan cantik membuat semua orang kagum melihatnya,,,terutapa Marsel, dia sudah tidak bisa mengontrol senyumnya melihat kagum kecantikan sitomboy itu.


'kau sangat cantik' Batin Marsel.


"Silahlan,,,,sampaikan maksud anda" Ucap Host membuat Marsel kaget.


"Bissmillah,,,ucapan pertama saya ucapkan terimah kasih kepada keluarga saya yang sudah memiliihkan wanita yang begitu sempurnah untukku" Ucap Marsel membiat Rika malu dan tunduk tak kuasa menatap Marsel."Saya hanya sampaikan maksid saya,,,yaitu untuk menyempurnahkan ibadah,saya ingin meminang putri bapa karena Allah illlahi" Ucap Marsel membuat semuanya terharu termaksud Rika.


"Baiklah mempelai wanita silah naik dan ucapkan keputusanmu" Ucap Host.


Rika naik dipanggung yang ditintun oleh Ranti dengan begitu canti menggunakan kebaya berwarna biru yang sangat elok ditubuhnya itu.


"Bis_millah,,,,,lamarannya saya terimah karena Allah illahi" Jawab Rika tanpa basa basi,,,,gedung itu dipenuhi dengan tepukan yang meriah tanda bahagia kepada kedua keluarga.


"Terimah kasih" Ucap Marsel denga. menatap Rika sedangkan Rika tak kuasa menatap mata Marsel rasanya jantungnya. akan copot.


"Baiklah,,,acarah selanjutnya adalah penentuan tanggal pernikahan" Ucap Host.


"Kalau tidak ditutup namanya bukan kejutan sayang" Ucap Marsel.


jangan lupa like komen dan vote😍