
jangan lupa like komen dan vote😍
~~
"Waalaikum salam" Jawab Wijaya.
Para cewe cewe itu sudah pergi meninggalkan kediaman Handika. Mereka akan menujuh Salon terlebih dahulu, Salon keluarga Wijaya.
Dikampus.
Mia dan mahasiswa lainnya sudah melakukan aktifitas lagi sebagai meraih ilmu termaksud dengan Rika yang sudah semester akhir lagi.
Mia dan Rika tidak sengaja bertemu diparkiran pada saat Mia diturunkan oleh Mario.
"Nyonya Wijaya" Ucap Rika.
"Siapa yaa,,,seperti penah melihatmu tapi dimana yaa" Ucap Mia dengan bingung dan berusaha mengingat muka itu.
"Tidak pelub repot repot,,,selamat yaa akhirnya ibumu masih hidup saya turut senang sih" Ucap Rika dengan mengulurkan tangannya kepada Mia,,Mia yang sudah mengigat siapa dia rasanya enggan untuk berjaba tangan.
"Miaaaaaa" Teriak Siska dan Amel.
"Datang dengan siapa,,,,atau kamu bawa mobil yang lain?" Tanya Siska.
"Agh,,,,iya terimah kasih yaa" Ucap Mia dengan menerima uluran tangan Rika.
"Tadi bang Mario yang mengantarku,,,,Ayo jalan" Ucap Mia langsung berjalan tapi ditahan oleh Rika.
"Kenapa buru buru,,,,,saya mau minta maaf mengenai yang dibandara itu. Sebe_" Ucap Rika terpotong oleh Amel.
"Mia,,,,,ini siapa emangnya?" Tanya Amel.
"Plisss yaaa,,,,saya belum selesai bicara kau sudah memotongnya" Kesal Rika.
"Kok ngegas sih" Ucap Siska.
"Tau,,,,sok cantik banget deh" Lanjut Amel.
"Sudah,,,,maaf yaa kami sudah mau masuk kelas" Ucap Mia dengan mekepaskan genggaman Rika.
"Iya tapi sebentar yaaa,,,,saya ini bukan kekasih Raka. Kemarin saya hanya mau lihat seberapa cintanya kamu sama dia" Ucap Rika membuat Mia berhenti dan menoleh kepada Rika.
"Saya serius,,,setelah kelas kita bertemu lagi yaa. Saya ada ujian akhir bayyyy" Ucap Rika langsung berjalan meninggalkan Mereka.
"Bukan kekasih Raka,,,maksudnya apa sih Mi?" Tanya Amel.
"Sudah ayoo masuk" Ucap Mia.
"Mia jelaskan dulu" Ucap Siska.
"Bentar saja,,,,kita akan terlambat" Jawab Mia.
"Agh,,,,,siapa sih tadi. atau jangan jangan dia itu" Ucap Siska dengan berhenti berjalan.
"Entahlah pastinya bentar saja" Ucap Siska.
prukkkkk
"Awww,,,,,,,sakit *****" Ucap Siska dengan memegang kepalanya.
"Terserah,,,,buruan entar kamu terlambat gak akan diizinin masuk kamu mau" Ucap Amel langsung meninggalkan Siska.
"Salah ucap kali yaa" Ucap Siska dengan berjalan menyusul Mia dan Amel.
Mereka tiba dengan selamat didepan kelas,,,belum ada dosen yang mengisi pelajaran itu.
"Aaaaaaaaaaa" brukkkk Teriak Mia langsung pingsan.
"Astaga,,Mi,,,Mia mapus deh" Ucap Siska.
"Mia,,,,Mia kenapa ini" Ucap Cire teman kelas mereka.
"Ini yang simpan disini siapa?" Ucap Amel dengan tegas melihat kearah teman kelasnya.
"Bima,,,iya tadi Bima yang menyimpan bunga itu" Ucap Dodi diujung kelas mereka.
"Haa,,,,Bimaaaaaaa" Teriak Siska.
"Sudah kalian bantuin kita bawa Mia diruang UKS" Ucap Amel.
"Iya sini kita angkat" Ucap Cire.
"Re hati hati" Ucap Siska dengan sedikit ngosngosan.
"Amel,,,kamu cari Bima yaaa" Teriak Siska.
"Iya aman itu" Jawab Amel langsung berjalan mencari keberadaan Bima. Bima adalah teman seSMA mereka memang sejak dulu dia menyimpan perasaan pada Mia,,,tapi dia tidak pernah berani menyampaikan perasaan itu. Bahkan sekarang dia juga masih sekelas dengan Mia. Baru hari ini dia berani menyimpan bunga dibangku Mia. Bima tidak tau kalau Mia pobia sama bunga.
prukkkkkk
"Bimaaaaaaaa" Teriak Amel dengan memukul meja Bima yang dikantin,,menbuat semua yang ada dikantin melihat kearah mereka.
"Apaan sih,,,,bikin malu saja" Ucap Bima.
"Mia pingsan gara gara kamu,,,,,karena kamu kami akan mendapatkan omelan panjang hari ini" Ucap Amel dengan nada suara tinggi.
"Maksud kamu,,,Mia pingsan dimana?Tanya Bima dengan sangat khawatir.
"Siapkan saja nyawa keduamu,,,,,kau mungkin akan mati dan ini adalah makanan terakhirmu" Ucap Amel langsung pergi meninggalkan Bima.
"Nyawa kedua,,makanan terakhir maksudnya apa sih" Ucap Bima dengan bingung.
Jangan lupa like komen dan vote yaa😍