Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB117



~


"Saya sih yes" Ucap seseorang membuat Mia Siska dan Amel membulatkan mata mereka.


"Bang Maxel" Ucap Siska.


"Iya sayang,,,,ini abangmu tercinta" Ucap Maxel lalu mendekat.


"Abang kapan disini?" Tanya Mia.


"Baru saja,,,,tadi abang ada kerjaan disurabaya karena kamu ada sini jadi abang kesini saja" Ucap Maxel lalu duduk disamping Amel dan Mia.


"Kamu pasti senangkan sayang?" Ucap Maxel pada Amel.


"Senanglah" Ucap Amel.


"Cihhh,,,,,bau bau kita akan jadi obat nyamuk nih" Sindir Siska membuat Amel dan Maxel ketawa.


"Abangko tidak bilang bilang sih?" Ucap Mia yang sebenarnya tidak suka liburan kali ini diikuti oleh keluarganya.


"Karena semuanya sangat mendadak adik cantikku" Ucap Maxel.


"Amel jangan bilang kamu tau kalau bang Maxel mau kesini?" Ucap Siska.


"Tidaklah,,,,saya juga baru tau kali" Ucap Amel.


"Sudahlah,,,,mba makasih yaa makanannya enak" Ucap Mia lalu berjalan meninggalkan mereka.


"Siska susul Mia yaa,,,,terimah kasih mba makanannya wenakke" Ucap Siska lalu peegi.


"Bang Mia sepertinya marah deh" Ucap Amel.


"Sudah nanti abang yang jelasin kita keliling saja ayooo" Ucap Maxel menarik Amel.


"Makasih yaa mba makanannya" Ucap Amel lalu pergi sedanglan Maxel mengedipkan matanya pada Yanti.


"Itu pacar den Maxel yaaa, cantik juga" Ucap Yanti.


"Mia,,,,ko main pergi saja sih" Ucap Siska dengan degesah gesah.


"Yaaa kali lama lama disana,,,,entar bisa jadi nyamuk benaran saya" Ucap Mia.


"Agh,,,,,,Mia kesana yuk" Ucap Siska dengan menunjuk suatu objek yang sangat bangus.


Tidak disangka disana ada satu laki laki yang duduk,, Siska dan Mia tidak memperdulikan dia mereka sangat bahagia menikmati pemandangan kota.


"Dingin yaa Sis" Ucap Mia yang kebetulan dia hanya menggunakan baju tidur saja.


"Yaa Luu sih belum juga tidur sudah pakai itu" Ucap Siska.


"Tapi ini bangus sih,,,,,,pikiran sangat tenang" Ucap Siska.


"Iya,,,,,jadi kayak gak ada beban saja" Timpal lagi Mia.


"Pemandangan ini tidak akalah dengan memandangmu" Ucap Raka dari belakang membuat Mia dan Siska kaget.


"Lah kak Raka" Ucap Siska.


"Ya,,,,kenapa harus kaget gitu sih" Ucap Raka langsung berdiri disamping Mia.


"Auuuu,,,,,,tetap saja masih jadi nyamuk" Ucap Siska.


"Siska bisa tinggalin kami berdua ga?" Tanya Raka.


"Trusss,,,saya harus gimana?" Bingung Siska.


"Yaa,,,jangan berani pergi" Ketus Mia.


"Kalau begitu,,,,baiklah Siska kamu disini saja yaaa" Ucap Raka.


"Mia,,,,,maaf yaa saya kesini tidak menghubungimu dulu" Ucap Raka.


"Tidak penting juga,,,,lagian ini tempat umumkan" Ketus Mia.


"Saya ingin memperbaiki hubungan kita Mi,,,,kasih kesempatan yaa" Ucap Raka.


"Perbaiki hubungan apa,,,,,kita juga tidak ada apa apa kan" Ucap Mia.


"Kalau begitu kita pacaran lagi yaaa,,,,,,plissss jangan begini saya tidak bisa dicekin terus sama kamu. Saya janji tidak akan mengulangi kesalahan apapun itu" Ucap Raka membuat Mia menangis.


"Sudahlah,,,,,cewe itu masih sangat cantik dibandingkan saya" Ucap Mia dengan nada yang sedu.


"Mia dia itu bukan siapa siapa saya,,,,,dia hanya menyebakku. Dia hanya mencintai hartaku Mia. Plissss yaa" Ucap Raka.8


"Saya janji tidak akan mengulangi kesalahan kemarin Mia,,,,iya yaa,,,kita ulangi lagi kita perbaiki lagi semuanya. Satu kesempatan saja" Ucap Raka.


"Terimah saja kali Mi" Ucap Amel.


"Iya sayang,,,,,berikan saja dulu kesempatan kedua,,,nanti kalau dianyakitin lagi abang yang akan selesaikan dia" Ucap Maxel.


"Siska juga siap menghajar kok" Ucap Siska membuat semuanya tertawa.


"Gimana,,,,iya ya" Ucap Siska.


"Tapi setelah ini tidak akan ada lagi kesempatan" Ucap Mia.


"Horeeeeeee,,,,,akhirnya balikan lagi" Ucap Siska penuh kebahagiaan.


"Mari sayang,,,biarkan mereka berdua saja" Ucap Maxel merangkul pinggang Amel lalu mereka berjalan meninggalkan Mia Raka dan Siska.


"Tunggu,,,,tukan sama saja jadi nyamuk lagi" Rengek Siska.


"Tenang saja,,,,ada yang temanin kok kalau jadi nyamuknya" Ucap Raka.


"Raka saya inj sudah besar,,,,dibujuk pake makanan juga saya tetap tidak mau" Ucap Siska.


"Coba lihat disana" Tunjuk Raka pada Biro.


"Dia siapa?" Tanya Mia.


"Dia Biro,,,pergilah disana ajak dia cerita" Ucap Raka.


"Astaga,,,, Rakaaaaaaaaa" Teriak Siska membuat Raka dan Mia tertawa.


"Kamu kita saya ini perempuan apaan haaa,,,,,yaa gengsilah datangi laki laki duluan" Ucap Siska.


"Yaa sudah disini saja" Ucap Mia.


"Ayo,,,,ikut saya" Ucap Biro dengan dingin membuat Siska kaget.


"Ogahhh" Ucap Siska lalu pergi menuju kamar.


"Makasih yaa Sis" Teriak Raka.


jangan lupa tinggalkan jejak baca kalian yaa dengan cara like yang banyak dan kemen yang membangun dan bisa memperbaiki karya saya😍sertakan juga dengan VOTE agar untuk mendukung karya saya untuk tetap lanjut🌹