
jangan lupa like komen dan vote💜
~~
"Darrrrrrr"
"Eh ayammmmm" Ucap Siska dengan memegang dadanya.
"Ihhhhh bang Maxel" Ucap Siska melihat kebelakangnya.
"Kelebayan loh" Ucap Maxel.
"Eh,,,ada nyonya Maxel juga disini" Ucap Maxel pada Amel.
"Huuu,,,belum juga nikah sudah pake nyonya nyonyaan" Ucap Siska.
"Iri bilang bos" Ledek Maxel.
"Abang dari mana?" Tanya Mia.
"Dari kantor sayang" Jawab Maxel.
"Cel,,,,lihat Marsel ga?" Tanya Rika.
"Tadi sudah pulang bareng saya" Jawab Maxel.
"Kenapa memangnya rindu yaaa" Ucap Maxel dengan menunjuk Rika.
"Kalau iya emangnya kenapa,,,,,sudah halal juga " Ucap Rika dengan menjulukkan lidanya.
"Wahhhh,,,,rame yaa" Ucap Marsel dari belakang.
"Bang Marsel tuh" Ucap Mia pada Rika.
"Kenapa sayang,,,,apa ada yang menanyakan saya" Ucap Marsel.
"Istri abang menayakanmu" Ucap Siska.
"Saya mau bicara,,ayo" Ucap Rika langsung menarik tangan Marsel.
"Kalau kabar baik,,,jangan bicara berdua saja umumkan juga pada keluarga" Teriak Maxel pada Rika dan Marsel.
"Babang ganteng mau bersih bersih dulu yaa" Ucap Maxel lalu pergi.
"Mia kami juga pulang yaaa sudah mau malam nih" Ucap Amel.
"Buru buru amat sih Mel,,,,nginap saja yaa" Ucap Mia.
"Yaaa tidak bisa,,,,saya ada kegiatan" Ucap Siska.
"Sok sibuk loo" Ucap Amel.
"Ehh,,,biar kuberi tahu yaaa. Sayakan sudah masuk diorganisasi BEM jadi ada banyak kegiatan didalamnya apalagi bentar lagi akan dilakukan widusah jadi setiap fakultas itu harus menunjukan satu pertunjukan" Ucap Siska.
"Sudahlah,,,,susah jelaskan sama kalian pulang yu Mel" Ucap Siska langsung mengambil tasnya.
"Bayyy Mia" Ucap Amel.
"Hmmm,,,bay hati hati" Ucap Mia membalas lambaian tangan Amel.
Dikamar Marsel dan Rika.
"Mau bicara soal apa sih?" Ucap Marsel.
"Banyak hal,,,duduklah" Ucap Rika.
"Ada apa istriku" Ucap Marsel lalu duduk disamping Rika.
"Tadi dirumah sakit ada papa dan ibu dan tidak sengaja mereka membahas orang yang menyelakai Widya,,,kata papa orang itu sudah menjadi urusan kalian terserah kalian mau apakan dia" Ucap Rika.
"Trusss masalahnya dimana?" UcaOK Marsel.
"Jangan bunuh dia yaa" Ucap Rika.
"Kenapa,,,,,kenapa kau meminta itu" Ucap Marsel dengan mengerutkan keningnya.
"Yaa jangan saja,,,siksa saja tapi jangan membunuhnya. Mengenai jarinya pliss hentikan" Ucap Rika.
"Dia siapa kamu sampai harus bermohon begini?" Tanya lagi Marsel.
"Bukan siapa siapa,,,,,hanya saja saya tidak mau kamu berdosa menyiksa orang sampau begitunya" Ucap Rika dengan muka sedih.
"Baiklah,,,,tidak akan ku bunuh" Jawab Marsel.
"Apa,,,coba ulangi" Ucap Marsel.
"Terimah kasih" Ucap Rika.
"Bukan itu yang terakhir" Ucap Marsel.
"Suamiku" Bingung Rika.
cuppp
Marsel langsung mencium bibir tipis Rika yang sexari tadi iya melihatnya begitu menggoda.
"Apaan sih main yosor saja" Ucap Rika dengan mengatur nafasnya.
"Kau sangat menggoda jika terus berbicara" Ucap Marsel.
"Apaan sih,,,,,pergilah mandi" Ucap Rika dengan pipi yang sudah merona.
"Mandilah denganku" Ucap Marsel.
"Ogah,,,,mandilah lebih dulu" Ucap Rika kau sudah tau maksus Marsel.
"Ayolah,,,,kita lakukan sore ini yaaa" Ucap Marsel.
"Apaan sih,,,,tidak mau" Ucap Rika dan Marsel langsung menggendongnya.
"Saya tidak mau mandi apaan sih" Ngeyel Rika diatas gendongan.
"Kau sudah membangunkan ayamku" Ucap Marsel.
"Ayam ayam,,,,suruh tidur ini sudah mau malam" Ucap Rika ya g sudah didudukan dalam bak mandi.
"Hahaha susah sayang" Ucap Marsel langsung masuk kedalam bak mandi itu.
Marsel menaklukan Rika dengan mudah,,Rika yang sudah tak berdaya dengan perlakuan lembut Marsel dia hanya bisa berserah diri.
"Apa kau suka dengan gayaku" Ucap Marsel dengan melucuti tubuh Rika.
"Aaaaa" Ucap Rika.
"Lakukanlah jika kau ingin lakukan" Ucap Rika yang sudah tidak tahan lagi.
"Saya masih ingin menikmati tubuhmu sayangku" Ucap Marsel dengan mencium semua bangian tubuh Rika.
Semua pakaian mereka sudah basa dan sudah berkeletak dilantai,,,Marsel masih melum memasukan juniornya dilubang goa,,,dia masih menjelajahi berbagai wisata yang ada ditubuh Rika.
Hampir 2 jam mereka dikamar mandi dan terendam dalam air,,,Marsel baru memasuki juniornya dalam goa Rika.
"Uhhh,,,masuk dah" Ucap Rika membuat Marsel senyum.
Marsel sudah melepaskan cairannya didalam goa itu dengan harapan agar bisa berbuah manis.
Rika sudah berbaring lemas susah tak kuasa bangun lagi,,,Marsel memandikan Rika yang sudah sangat lemas setelah mandi Marsrl mengangkatnya dan membarikannya diranjang.
"Maafkan saya yaa,,,tapi kau sangat baik" Ucap Marsel dengan mengecup kening Rika yang sudah terlelap tidur.
tokk tokkk
"Sebentar" Ucap Marsel lalu menutupi tubuh Rika yang masih telanjang itu.
clekk
"Ada apa bi?" Tanya Marsel pada Rina.
"Nyonya memanggil untuk makan malam tuan" Ucap Rina.
"Agh,,,,beritahu pada ibu kalau saya dan Rika akan makan dikamar saja. Bawakan saja disini yaa" Ucap Marsel lalu menutup pintunya.
"Sayang, sayang" Ucap Marsel dengan mengoyang tubuh Rika.
"Aaa,,,Aku lapar" Ucap Rika yang masih menutup matanya.
"Tunggulah sebentar Bi Rina akan membawakan kita makanan" Ucap Marsel.
"Tuan makanan sudah tiba" Ucap Rina Dibalik pintu.
"Berikan padaku" Ucap Marsel dengan menerimah makanan itu.
"Terimah kasih yaa" Ucap Marsel lalu menutup pintu.